Harga LPG 12 Kg Naik Drastis April 2026, Ini Rincian Terbaru dan Dampaknya ke Masyarakat

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 19 April 2026 - 18:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Jakarta-Kenaikan harga LPG 12 kg resmi berlaku mulai 18 April 2026 dan langsung menjadi sorotan publik. Melalui PT Pertamina Patra Niaga, harga Bright Gas kini berada di kisaran Rp228.000 hingga Rp285.000 per tabung, tergantung wilayah distribusi.
Penyesuaian harga ini terutama dirasakan masyarakat di Pulau Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara Barat yang kini harus membayar sekitar Rp228.000 per tabung. Angka tersebut mengalami lonjakan cukup signifikan dibanding harga sebelumnya yang masih berada di kisaran Rp192.000.
Kenaikan harga LPG 12 kg ini berlaku untuk pembelian isi ulang di tingkat agen resmi. Kebijakan tersebut diterapkan untuk wilayah yang berada dalam radius sekitar 60 kilometer dari Stasiun Pengisian Bulk Elpiji atau SPBE.
Sementara itu, masyarakat yang tinggal di wilayah lebih jauh dari SPBE harus menghadapi harga yang lebih tinggi. Hal ini disebabkan adanya tambahan biaya distribusi yang menyesuaikan dengan jarak dan kondisi geografis.
Untuk wilayah luar Pulau Jawa, harga LPG 12 kg bahkan bisa mencapai Rp285.000 per tabung. Beberapa daerah di Indonesia timur seperti Papua, Maluku, dan Sulawesi menjadi wilayah dengan harga tertinggi akibat tantangan distribusi.
Meski demikian, pemerintah memastikan bahwa LPG bersubsidi ukuran 3 kg tetap aman dan tidak mengalami kenaikan harga. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa gas subsidi tetap dilindungi untuk masyarakat kecil.Kebijakan ini memicu beragam reaksi dari masyarakat, terutama kalangan rumah tangga dan pelaku usaha kecil yang sangat bergantung pada LPG 12 kg.
Banyak yang mulai mencari alternatif atau beralih ke ukuran gas lain untuk menekan biaya pengeluaran.Dengan kondisi ini, masyarakat diimbau untuk lebih bijak dalam penggunaan energi serta mempertimbangkan opsi yang lebih hemat. Kenaikan harga LPG juga menjadi pengingat pentingnya efisiensi dalam konsumsi energi rumah tangga.
FAQ (Pertanyaan yang Sering Dicari)
1. Kenapa harga LPG 12 kg naik?Harga LPG nonsubsidi mengikuti mekanisme pasar serta biaya distribusi dan operasional.
2. Apakah LPG 3 kg ikut naik?
Tidak. LPG 3 kg tetap disubsidi pemerintah dan harganya dijaga stabil.
3. Berapa harga LPG 12 kg terbaru?Berkisar Rp228.000 hingga Rp285.000 per tabung, tergantung wilayah.
4. Kenapa harga di luar Jawa lebih mahal?
Karena biaya distribusi lebih tinggi akibat jarak dan akses wilayah.
5. Kapan harga baru ini berlaku?
Mulai 18 April 2026 di seluruh Indonesia. (Tim)
Baca Juga :  The Fed Naikkan Suku Bunga, Kapitalisasi Pasar BEI Turun Rp180 Triliun

Berita Terkait

Bank Mandiri Beri Kredit Rp40 Triliun kepada Perusahaan Haji Isam
Bansos Digital Perlinsos Segera Diluncurkan, Begini Cara Registrasi Calon Penerima
BI Longgarkan GWM Bank Konvensional dan Syariah, Ini Dampaknya bagi Kredit
Investasi AI Membesar, Microsoft Buka Program Pengunduran Diri Sukarela
Meta Siapkan Saham Khusus Mark Zuckerberg, Antisipasi Pajak Miliarder
The Fed Diprediksi Tahan Suku Bunga Oktober 2026, Rupiah dan IHSG Jadi Sorotan
Daerah Kesulitan Bayar Gaji Pegawai, Mendagri dan Kemenkeu Siapkan Solusi
Elon Musk Prediksi 200 Perusahaan AI Bangkrut, SpaceX Siapkan Utang Rp 640 Triliun
Berita ini 63 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 03:00 WIB

Bansos Digital Perlinsos Segera Diluncurkan, Begini Cara Registrasi Calon Penerima

Kamis, 29 Oktober 2026 - 01:00 WIB

BI Longgarkan GWM Bank Konvensional dan Syariah, Ini Dampaknya bagi Kredit

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Investasi AI Membesar, Microsoft Buka Program Pengunduran Diri Sukarela

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Meta Siapkan Saham Khusus Mark Zuckerberg, Antisipasi Pajak Miliarder

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:00 WIB

The Fed Diprediksi Tahan Suku Bunga Oktober 2026, Rupiah dan IHSG Jadi Sorotan

Berita Terbaru