Bank Mandiri Pastikan Kredit dan Tabungan Tetap Aman Meski BI Rate Resmi Naik Jadi 5,25 Persen

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 21 Mei 2026 - 09:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta-Kebijakan terbaru Bank Indonesia menaikkan BI Rate menjadi 5,25 persen langsung menjadi perhatian masyarakat, terutama nasabah perbankan dan pelaku usaha. Di tengah gejolak ekonomi global, keputusan ini dinilai penting untuk menjaga stabilitas rupiah, inflasi, dan sektor keuangan nasional. Bank Indonesia resmi menaikkan suku bunga acuan sebesar 50 basis poin dalam Rapat Dewan Gubernur periode 19-20 Mei 2026.

Kenaikan BI Rate tersebut mendapat respons positif dari Bank Mandiri atau BMRI. Corporate Secretary Bank Mandiri, Adhika Vista, mengatakan kebijakan itu menjadi langkah strategis untuk menjaga kestabilan ekonomi Indonesia di tengah tekanan nilai tukar rupiah dan ketidakpastian pasar global. Menurutnya, kondisi inflasi domestik yang masih terkendali membuat sektor perbankan tetap mampu menjaga fungsi intermediasi secara optimal.

Bank Mandiri memastikan layanan kredit, tabungan, hingga pembiayaan usaha tetap berjalan normal meski suku bunga acuan mengalami kenaikan. Perseroan menegaskan penyesuaian bunga kredit maupun bunga simpanan akan dilakukan secara terukur agar tidak memberatkan nasabah dan tetap mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Kenaikan BI Rate menjadi 5,25 persen diprediksi akan berdampak pada bunga pinjaman seperti Kredit Pemilikan Rumah (KPR), kredit kendaraan, hingga bunga kartu kredit. Selain itu, bunga deposito perbankan juga berpotensi naik sehingga menjadi peluang menarik bagi masyarakat yang ingin menempatkan dana di instrumen simpanan berbunga tinggi.

Baca Juga :  Sony Hadirkan AC Mini Portabel, Bisa Dipakai di Leher dan Tahan 15 Jam

Di sisi lain, kebijakan suku bunga tinggi biasanya dilakukan untuk menahan laju inflasi dan menjaga nilai tukar rupiah agar tidak terus melemah terhadap dolar AS. Langkah ini juga bertujuan mempertahankan kepercayaan investor asing terhadap pasar keuangan Indonesia di tengah kondisi ekonomi global yang masih penuh tekanan.

Bank Mandiri menegaskan akan terus mendukung sektor produktif melalui penyaluran kredit secara selektif namun tetap agresif. Perseroan juga memastikan likuiditas perbankan masih aman sehingga kebutuhan pembiayaan masyarakat dan pelaku usaha tetap dapat terpenuhi sepanjang tahun 2026.

Sejumlah analis menilai kenaikan BI Rate kali ini akan membuat masyarakat lebih berhati-hati dalam mengambil pinjaman baru. Namun di sisi lain, instrumen investasi berbasis deposito dan tabungan berjangka diprediksi semakin diminati karena menawarkan imbal hasil yang lebih tinggi dibanding sebelumnya.

Baca Juga :  Harga BBM Pertamina Terbaru 28 Maret 2026, Pertamax Cs Naik Tipis

Dengan kondisi tersebut, masyarakat disarankan mulai mengatur strategi keuangan secara lebih bijak, terutama bagi yang memiliki cicilan berbunga mengambang. Sementara bagi investor dan penabung, momentum kenaikan suku bunga bisa menjadi peluang untuk mendapatkan keuntungan lebih besar dari produk simpanan perbankan.

FAQ

Apa itu BI Rate?

BI Rate adalah suku bunga acuan yang ditetapkan Bank Indonesia untuk menjaga stabilitas ekonomi, inflasi, dan nilai tukar rupiah.

Mengapa BI Rate naik menjadi 5,25 persen?

Kenaikan dilakukan untuk menjaga stabilitas pasar keuangan, mengendalikan inflasi, dan memperkuat nilai tukar rupiah di tengah tekanan global.

Apakah cicilan KPR dan kredit kendaraan akan naik?

Kemungkinan bisa naik secara bertahap, terutama untuk kredit dengan bunga mengambang mengikuti kebijakan suku bunga bank.

Apakah bunga deposito juga ikut naik?

Ya, kenaikan BI Rate biasanya membuat bunga deposito dan tabungan berjangka ikut meningkat.

Apakah tabungan nasabah tetap aman?

Perbankan nasional termasuk Bank Mandiri memastikan likuiditas dan layanan perbankan tetap aman serta stabil. (Tim)

Berita Terkait

Resmi! Pendapatan Driver Gojek Naik, Potongan Aplikasi Tinggal 8 Persen
Harga Emas di Pegadaian Hari Ini Kamis 21 Mei 2026: Antam, UBS dan Galeri24 Kompak Jadi Buruan
Kredit Mobil Diprediksi Lebih Mahal Mulai Juni 2026 usai BI Rate Naik 5,25 Persen
Bunga Deposito Terbaru Bank Digital Mei 2026 Makin Tinggi, Mana yang Paling Untung?
Dolar AS Tembus Rp17.700 Harga iPhone Naik hingga Rp500 Ribu sementara BBM Subsidi Tetap Aman
Daftar Bank Digital Indonesia 2026, Ini Pilihan Terbaik dengan Gratis Transfer dan Bunga Tinggi
PT Tren Gen Horizon Resmi Kantongi HAKI DJKI, Peluang Bisnis Periklanan Digital dan Media Online Kian Besar
Sony Hadirkan AC Mini Portabel, Bisa Dipakai di Leher dan Tahan 15 Jam
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 10:30 WIB

Resmi! Pendapatan Driver Gojek Naik, Potongan Aplikasi Tinggal 8 Persen

Kamis, 21 Mei 2026 - 09:53 WIB

Bank Mandiri Pastikan Kredit dan Tabungan Tetap Aman Meski BI Rate Resmi Naik Jadi 5,25 Persen

Kamis, 21 Mei 2026 - 07:01 WIB

Harga Emas di Pegadaian Hari Ini Kamis 21 Mei 2026: Antam, UBS dan Galeri24 Kompak Jadi Buruan

Kamis, 21 Mei 2026 - 05:30 WIB

Kredit Mobil Diprediksi Lebih Mahal Mulai Juni 2026 usai BI Rate Naik 5,25 Persen

Kamis, 21 Mei 2026 - 05:00 WIB

Bunga Deposito Terbaru Bank Digital Mei 2026 Makin Tinggi, Mana yang Paling Untung?

Berita Terbaru

Ekonomi

Purbaya Ungkap Gaji dan THR ASN Cair Rp126,9 Triliun

Kamis, 21 Mei 2026 - 08:03 WIB