Harga Kripto Hari Ini 26 Juni 2026: Bitcoin Tergelincir di Bawah US$60.000, Ethereum Ikut Melemah

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 26 Juni 2026 - 23:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta-Pasar aset kripto global kembali berada di zona merah pada perdagangan Jumat, 26 Juni 2026. Tekanan jual masih mendominasi setelah Bitcoin kehilangan level psikologis US$60.000, sementara sejumlah altcoin utama seperti Ethereum dan Binance Coin juga mencatat pelemahan. Kondisi ini dipengaruhi sentimen negatif dari pasar global, termasuk meningkatnya permintaan lindung nilai menjelang jatuh tempo kontrak opsi kripto bernilai miliaran dolar.

Bitcoin (BTC) diperdagangkan di kisaran Rp1,077 miliar atau sekitar US$59.790 per koin. Dalam 24 jam terakhir, aset digital terbesar di dunia itu turun sekitar 1,58 persen. Kapitalisasi pasarnya berada di kisaran US$1,20 triliun, meski Bitcoin masih mempertahankan dominasinya di pasar kripto global.

Ethereum (ETH) juga belum mampu keluar dari tekanan. Kripto terbesar kedua berdasarkan kapitalisasi pasar tersebut diperdagangkan di sekitar Rp27,94 juta atau US$1.569. Dalam sehari terakhir, ETH terkoreksi sekitar 2,67 persen, sehingga kapitalisasi pasarnya turun menjadi sekitar US$189 miliar.

Sementara itu, Binance Coin (BNB) bergerak di kisaran US$559,50 setelah melemah sekitar 0,53 persen. Berbeda dengan aset berisiko lainnya, dua stablecoin utama tetap stabil. Tether (USDT) berada di sekitar Rp18.005 atau US$0,9985, sedangkan USD Coin (USDC) bertahan di level US$0,9996.

Baca Juga :  Kripto Kembali Diburu Investor, Coin yang Banyak Dipantau Juni 2026

Analis menilai pelemahan pasar kali ini dipicu kombinasi beberapa faktor. Selain masih adanya arus keluar dana dari produk Bitcoin Exchange-Traded Fund (ETF), investor juga memilih mengurangi eksposur terhadap aset berisiko menjelang kepastian arah kebijakan suku bunga global. Di sisi lain, pasar juga menantikan hasil penyelesaian kontrak opsi Bitcoin dan Ethereum senilai sekitar US$11 miliar, yang berpotensi meningkatkan volatilitas harga dalam jangka pendek.

Meski sempat muncul sentimen positif akibat meredanya ketegangan geopolitik di Timur Tengah beberapa hari lalu, pelaku pasar masih memilih bersikap hati-hati. Aksi ambil untung dan ketidakpastian ekonomi global membuat pergerakan harga kripto cenderung fluktuatif.

Bagi investor jangka panjang, kondisi seperti ini sering dipandang sebagai fase konsolidasi. Namun, trader jangka pendek disarankan tetap memperhatikan level support dan resistance penting, terutama pada Bitcoin yang kini berada di bawah US$60.000, karena pergerakan berikutnya akan sangat dipengaruhi sentimen makro dan arus dana institusional.

Baca Juga :  Prediksi Harga Emas dan Bitcoin Juni 2026: Peluang Cuan Besar atau Saatnya Waspada?

FAQ

1. Mengapa harga Bitcoin turun di bawah US$60.000?
Penurunan dipicu oleh kombinasi arus keluar dana ETF Bitcoin, ketidakpastian suku bunga global, serta meningkatnya aktivitas lindung nilai menjelang jatuh tempo kontrak opsi kripto.

2. Apakah Ethereum juga mengalami penurunan?
Ya. Ethereum turun sekitar 2,67 persen dalam 24 jam terakhir dan diperdagangkan di kisaran US$1.569.

3. Mengapa stablecoin seperti USDT dan USDC tetap stabil?
Karena nilainya dipatok terhadap dolar Amerika Serikat sehingga volatilitasnya jauh lebih rendah dibanding Bitcoin atau Ethereum.

4. Apakah saat ini waktu yang tepat membeli Bitcoin?
Keputusan investasi bergantung pada profil risiko masing-masing. Banyak investor jangka panjang memanfaatkan koreksi sebagai peluang akumulasi, tetapi tetap perlu mempertimbangkan kondisi pasar.

5. Apa yang perlu diperhatikan investor selanjutnya?
Investor sebaiknya memantau kebijakan bank sentral, arus dana ETF Bitcoin, data inflasi global, serta perkembangan pasar derivatif kripto yang dapat memengaruhi volatilitas harga. Tim

Berita Terkait

Bitcoin Hari Ini 28 September 2026: BTC di US$84.150, SPX, KAITO dan POPCAT Jadi Sorotan
Bitcoin Price Today: BTC Around $86,000 as September Rally Continues
Harga Bitcoin Hari Ini 23 September 2026 Turun 1,83%, BTC Kembali ke Rp1,50 Miliar
Bitcoin Hari Ini 21 September 2026 Tembus Rp1,51 Miliar, Naik 5,02 Persen dalam 1 Jam
Harga Bitcoin Hari Ini 19 September 2026 Tembus Rp1,44 Miliar, BTC Naik
Harga Bitcoin Hari Ini 19 September 2026 Tembus US$80 Ribu, Short Seller Rugi US$183 Juta
Bitcoin Price 2026: How the Fed Rate Hike Could Impact BTC and Crypto Investors
Harga Bitcoin Hari Ini 16 September 2026 Tembus Rp1,34 Miliar, BTC Naik 0,67 Persen
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 10:24 WIB

Bitcoin Hari Ini 28 September 2026: BTC di US$84.150, SPX, KAITO dan POPCAT Jadi Sorotan

Jumat, 25 September 2026 - 01:01 WIB

Bitcoin Price Today: BTC Around $86,000 as September Rally Continues

Rabu, 23 September 2026 - 23:45 WIB

Harga Bitcoin Hari Ini 23 September 2026 Turun 1,83%, BTC Kembali ke Rp1,50 Miliar

Senin, 21 September 2026 - 21:00 WIB

Bitcoin Hari Ini 21 September 2026 Tembus Rp1,51 Miliar, Naik 5,02 Persen dalam 1 Jam

Sabtu, 19 September 2026 - 21:00 WIB

Harga Bitcoin Hari Ini 19 September 2026 Tembus Rp1,44 Miliar, BTC Naik

Berita Terbaru