Jakarta-Bitcoin kembali mencuri perhatian pasar kripto pada Senin, 21 September 2026. Berdasarkan tangkapan layar Google Finance yang Anda kirim, Bitcoin berada di Rp1.517.950.307 per BTC sekitar pukul 20.33 WIB. Harga tersebut menunjukkan kenaikan 5,02 persen dalam satu jam, atau sekitar Rp72,54 juta.
Pergerakan tersebut terjadi setelah Bitcoin menguat tajam di pasar global. Data pasar yang dipublikasikan hari ini menunjukkan BTC sempat menembus US$85.000, level tertinggi dalam sekitar delapan bulan. The Block juga melaporkan Bitcoin naik lebih dari 5 persen dalam 24 jam.
Jika melihat grafik pada Google Finance, harga Bitcoin sebelumnya bergerak di sekitar Rp1,44 miliar hingga Rp1,46 miliar. Setelah itu, harga mengalami lonjakan dan mendekati Rp1,52 miliar. Data BTC/IDR lainnya juga menunjukkan Bitcoin sempat mencapai sekitar Rp1,53 miliar pada perdagangan 21 September.
Penguatan Bitcoin juga terlihat di pasar internasional. Bitcoin diperdagangkan di atas US$81.000 hingga kemudian bergerak menuju US$85.000. Sejumlah laporan pasar mengaitkan reli tersebut dengan membaiknya sentimen risiko, perkembangan regulasi aset digital, serta arus dana institusional.
Salah satu faktor penting adalah aktivitas likuidasi posisi short. The Block melaporkan lebih dari US$750 juta posisi kripto dilikuidasi dalam 24 jam, dengan sekitar US$648,3 juta berasal dari posisi short. Kondisi seperti ini dapat mempercepat kenaikan harga ketika trader yang bertaruh pada penurunan harus menutup posisi.
Kenaikan Bitcoin juga terjadi setelah pasar melewati periode tekanan pada pertengahan September. Bitcoin sebelumnya berada di sekitar US$75.000 pada 15 September sebelum kembali menembus US$80.000. Pergerakan tersebut menunjukkan tingginya volatilitas aset kripto dalam beberapa hari terakhir.
Bagi investor Indonesia, perubahan kurs rupiah ikut memengaruhi harga Bitcoin dalam denominasi rupiah. Karena itu, harga BTC/IDR dapat berbeda dari konversi langsung harga BTC/USD. Pergerakan Bitcoin dan nilai tukar rupiah perlu diperhatikan ketika membaca harga aset kripto dalam rupiah.
Meski Bitcoin sedang menguat, kenaikan tajam dalam waktu singkat juga berarti risiko volatilitas tetap tinggi. Harga dapat berubah cepat ketika terjadi aksi ambil untung, perubahan sentimen pasar, pergerakan dolar AS, kebijakan bank sentral, atau perubahan arus dana institusional. Karena itu, data harga pada artikel ini sebaiknya dibaca sesuai waktu pengambilan data, bukan sebagai jaminan pergerakan berikutnya.
Data Bitcoin 21 September 2026
| Indikator | Nilai |
|---|---|
| Harga BTC/IDR pada screenshot | Rp1.517.950.307 |
| Perubahan 1 jam | +5,02% |
| Kenaikan nominal | ±Rp72,54 juta |
| Waktu screenshot | 20.33 WIB |
| Harga BTC global | di atas US$85.000 pada perdagangan hari ini |
| Kondisi pasar | Menguat |
FAQ Harga Bitcoin Hari Ini
Berapa harga Bitcoin hari ini 21 September 2026?
Pada screenshot Google Finance yang Anda kirim, Bitcoin berada di Rp1.517.950.307 per BTC sekitar pukul 20.33 WIB.
Berapa kenaikan Bitcoin hari ini?
Dalam tampilan tersebut, Bitcoin naik 5,02 persen dalam satu jam, setara sekitar Rp72,54 juta.
Apakah Bitcoin sudah menembus Rp1,5 miliar?
Ya. Data pada screenshot menunjukkan harga Bitcoin sudah berada di atas Rp1,5 miliar per BTC.
Mengapa harga Bitcoin naik tajam?
Reli hari ini berlangsung bersamaan dengan membaiknya sentimen pasar, penguatan BTC di atas US$80.000, serta tingginya likuidasi posisi short.
Apakah kenaikan Bitcoin akan terus berlanjut?
Tidak ada kepastian. Bitcoin merupakan aset dengan volatilitas tinggi sehingga harga dapat berubah cepat mengikuti kondisi pasar global. (*)
Editor : Fanda Yosephta









