Jakarta-Harga BBM Pertamina hari ini, Sabtu 22 Agustus 2026, masih mengacu pada penyesuaian harga yang berlaku sejak 1 Agustus 2026. Namun, harga BBM nonsubsidi berbeda antara Jambi, Sumatera Barat, dan Riau. Pertamina melakukan penyesuaian berdasarkan harga minyak dunia, nilai tukar rupiah, serta ketentuan pemerintah.
Untuk Provinsi Jambi, harga Pertamax turun menjadi Rp16.300 per liter. Sebelumnya, harga Pertamax berada di Rp16.650 per liter. Pertamax Turbo juga turun dari Rp19.750 menjadi Rp18.700 per liter.
Harga BBM diesel di Jambi tidak mengalami perubahan. Dexlite tetap Rp20.150 per liter, sedangkan Pertamina Dex bertahan Rp21.650 per liter. Pertalite juga tetap Rp10.000 per liter dan Biosolar subsidi Rp6.800 per liter.
Sementara itu, harga BBM Pertamina di Sumatera Barat berada pada kelompok harga yang sama dengan Riau dan Kepulauan Riau. Pertamax ditetapkan Rp16.650 per liter, sedangkan Pertamax Turbo menjadi Rp19.100 per liter setelah turun Rp1.050 per liter.
Untuk Sumatera Barat dan Riau, Dexlite tercatat Rp20.550 per liter. Pertamina Dex berada di Rp22.100 per liter. Adapun Pertalite tetap Rp10.000 per liter dan Biosolar tetap Rp6.800 per liter.
Dengan demikian, pengendara di tiga provinsi perlu memperhatikan wilayah saat mencari informasi harga Pertamax. Harga Pertamax di Jambi lebih murah Rp350 per liter dibandingkan Sumatera Barat dan Riau. Perbedaan tersebut berkaitan dengan pengenaan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor di masing-masing wilayah.
Berikut daftar harga BBM Pertamina yang berlaku sejak 1 Agustus 2026 dan masih menjadi acuan pada 22 Agustus 2026. Jambi: Pertalite Rp10.000, Biosolar Rp6.800, Pertamax Rp16.300, Pertamax Turbo Rp18.700, Dexlite Rp20.150, dan Pertamina Dex Rp21.650 per liter. Sumatera Barat dan Riau: Pertalite Rp10.000, Biosolar Rp6.800, Pertamax Rp16.650, Pertamax Turbo Rp19.100, Dexlite Rp20.550, dan Pertamina Dex Rp22.100 per liter.
Penurunan harga BBM nonsubsidi tersebut menjadi kabar penting bagi masyarakat karena dapat mengurangi biaya pengisian kendaraan. Sebelum mengisi BBM, konsumen tetap disarankan mengecek harga terbaru melalui kanal resmi Pertamina atau aplikasi MyPertamina. Harga dapat kembali berubah mengikuti evaluasi berkala dan kondisi pasar energi. (Tim)
Editor : Fanda Yosephta









