Hanya Sepekan, PLN Beri Diskon 50 Persen Token Listrik

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 18 November 2025 - 05:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAYONEWS-Kabar baik kembali datang bagi pelanggan PLN. Pemerintah bersama PLN resmi memberikan diskon 50 persen untuk pembelian pulsa listrik prabayar atau token listrik.

Program ini kembali digulirkan untuk meringankan beban operasional rumah tangga masyarakat, terutama menjelang akhir tahun. Kebijakan ini berlaku selama periode 17–23 November 2025 dan dapat dinikmati seluruh pelanggan prabayar di Indonesia.

Nominal token listrik yang tersedia tetap beragam, mulai dari Rp 20.000, Rp 50.000, Rp 100.000, hingga Rp 1 juta. Setiap token yang dibeli akan dikonversikan menjadi kilowatt hour (kWh) saat pelanggan memasukkan kode token ke meteran di rumah, dan jumlah kWh akan langsung muncul sesuai daya yang dimiliki pelanggan.

Harga token listrik antara pelanggan rumah tangga, bisnis, dan industri berbeda, bergantung pada golongan tarif serta besar daya volt ampere (VA). PLN juga merilis tarif dasar listrik lengkap yang berlaku selama periode program.

Baca Juga :  Mengintip Keunggulan All New Hilux Rangga, Pickup Serbaguna untuk Kebutuhan Usaha

Untuk pelanggan rumah tangga, tarifnya dimulai dari Rp 1.352 per kWh bagi golongan 900 VA-RTM, Rp 1.444,70 per kWh untuk daya 1.300 VA dan 2.200 VA, hingga Rp 1.699,53 per kWh untuk pelanggan 3.500–5.500 VA dan di atas 6.600 VA. Sementara untuk pelanggan bisnis, tarif berkisar dari Rp 1.444,70 per kWh hingga Rp 1.114,74 per kWh.

Pada sektor industri, tarifnya berada pada kisaran Rp 1.114,74 per kWh untuk industri berdaya di atas 200 kVA dan Rp 996,74 per kWh bagi industri besar dengan daya lebih dari 30.000 kVA. Fasilitas pemerintah serta penerangan jalan umum dikenakan tarif Rp 1.522,88 hingga Rp 1.699,53 per kWh, sesuai golongan daya.

Baca Juga :  Alarm Token Listrik Bunyi Terus? Ini Kode Rahasia Meteran yang Jarang Diketahui

Untuk pelayanan sosial, tarif listrik lebih rendah, mulai dari Rp 325 hingga Rp 925 per kWh. Sementara pelanggan rumah tangga yang mendapat subsidi tetap menggunakan tarif khusus, yakni Rp 415 per kWh untuk daya 450 VA dan Rp 605 per kWh untuk daya 900 VA.

Program diskon besar-besaran ini diharapkan memberi ruang bagi masyarakat untuk mengatur kembali pengeluaran rumah tangga, terlebih dengan kebutuhan listrik yang semakin meningkat. Pemerintah menegaskan bahwa bantuan harga ini menjadi langkah nyata dalam menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendorong efisiensi energi.(***)

Berita Terkait

Fenomena Blood Moon Akan Terangi Langit Indonesia Awal Maret
PT Bank Maybank Indonesia Tbk Raup Laba Bersih Rp1,70 Triliun Sepanjang 2025
Revisi UU ASN 2026 Hapus PPPK Paruh Waktu, Ini Syarat Jadi Penuh Waktu
Harga Emas Antam di Pegadaian Hari Ini 27 Februari 2026 Naik, 1 Gram Tembus Rp3,283 Juta
Anak Usaha BRI Sumbang Rp10 Triliun Laba
Resmi Masuk Indonesia, Ini Harga Galaxy S26, S26 Plus, dan S26 Ultra
LPDP Terapkan Sanksi, Empat Alumni Kembalikan Dana ke Kas Negara
Bukan 31 Maret, ASN Harus Lapor SPT Paling Lambat 28 Februari
Berita ini 81 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 28 Februari 2026 - 03:02 WIB

Fenomena Blood Moon Akan Terangi Langit Indonesia Awal Maret

Jumat, 27 Februari 2026 - 18:00 WIB

PT Bank Maybank Indonesia Tbk Raup Laba Bersih Rp1,70 Triliun Sepanjang 2025

Jumat, 27 Februari 2026 - 14:00 WIB

Revisi UU ASN 2026 Hapus PPPK Paruh Waktu, Ini Syarat Jadi Penuh Waktu

Jumat, 27 Februari 2026 - 09:53 WIB

Harga Emas Antam di Pegadaian Hari Ini 27 Februari 2026 Naik, 1 Gram Tembus Rp3,283 Juta

Jumat, 27 Februari 2026 - 08:04 WIB

Anak Usaha BRI Sumbang Rp10 Triliun Laba

Berita Terbaru

Internasional

Hasil Drawing 16 Besar Liga Champions 2025/2026: Duel Raksasa Tersaji

Sabtu, 28 Feb 2026 - 06:05 WIB

Nasional

Fenomena Blood Moon Akan Terangi Langit Indonesia Awal Maret

Sabtu, 28 Feb 2026 - 03:02 WIB

Teknologi

Layak Ganti? Ini Beda Galaxy S26 Ultra dan S25 Ultra

Jumat, 27 Feb 2026 - 23:30 WIB