GIIAS 2026: BAIC Raih 407 SPK, BJ30 HEV Sumbang 201 Unit

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 16 Agustus 2026 - 07:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OTOMOTIF-BAIC Indonesia mencatat 407 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) selama GIIAS 2026. SUV hybrid BAIC BJ30 HEV menjadi model dengan kontribusi pemesanan terbesar.

BAIC Indonesia membukukan hasil positif selama penyelenggaraan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Pabrikan otomotif tersebut mencatat total 407 SPK sepanjang pameran yang berlangsung selama 11 hari.

Dari total pemesanan tersebut, perhatian konsumen cukup besar tertuju pada kendaraan elektrifikasi. BAIC BJ30 HEV, SUV hybrid yang ditawarkan perusahaan, menyumbang sekitar separuh dari keseluruhan SPK.

Model tersebut mencatat 201 unit pemesanan, menjadikannya kendaraan dengan kontribusi terbesar terhadap penjualan BAIC selama GIIAS 2026.

BAIC BJ30 HEV Jadi Primadona

Chief Operating Officer BAIC Indonesia, Dhani Yahya, mengatakan penerimaan konsumen terhadap BJ30 HEV menunjukkan perkembangan positif.

Menurutnya, kombinasi karakter SUV dengan teknologi hybrid menjadi salah satu faktor yang membuat kendaraan tersebut menarik perhatian calon konsumen.

“BAIC BJ30 HEV sudah mulai diterima dengan sangat baik oleh konsumen otomotif Indonesia,” kata Dhani dalam keterangan yang dikutip dari materi sumber.

Konsep kendaraan yang memadukan karakter SUV dengan sistem penggerak elektrifikasi menjadi salah satu tren yang semakin berkembang di pasar otomotif Indonesia.

Bagi konsumen, teknologi hybrid menawarkan alternatif bagi mereka yang ingin menggunakan kendaraan dengan teknologi elektrifikasi tanpa sepenuhnya bergantung pada sistem pengisian daya seperti mobil listrik murni.

BAIC BJ40 Raih 51 SPK

Selain BJ30 HEV, model lain yang memberikan kontribusi terhadap perolehan SPK BAIC adalah BAIC BJ40.

SUV tersebut mencatat sebanyak 51 unit pemesanan selama GIIAS 2026.

Dengan karakter kendaraan yang lebih menonjolkan kemampuan SUV, BJ40 menjadi salah satu produk BAIC yang menyasar konsumen dengan kebutuhan kendaraan berkarakter tangguh.

Performa masing-masing model menunjukkan bahwa minat pengunjung GIIAS 2026 tidak hanya tertuju pada kendaraan listrik, tetapi juga SUV dengan teknologi mesin konvensional dan hybrid.

Baca Juga :  Marc Marquez Menangi Sprint Race MotoGP Jerman 2026, Alex Marquez Finis Kedua

BAIC T1 Catat 139 SPK

Menariknya, debut BAIC T1 juga memberikan hasil yang cukup positif.

Model berbasis tenaga listrik tersebut mencatat 139 SPK selama keikutsertaannya di GIIAS 2026.

Pencapaian tersebut menjadi salah satu indikator awal mengenai respons pasar terhadap kendaraan listrik BAIC di Indonesia.

BAIC T1 menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperluas pilihan kendaraan elektrifikasi di pasar domestik.

Minat pengunjung terhadap model tersebut juga terlihat dari aktivitas uji kendara selama pameran. Pengunjung dapat merasakan langsung karakter kendaraan sebelum mempertimbangkan pembelian.

Hampir 20 Ribu Pengunjung Datang ke Booth BAIC

Selain mencatat penjualan, BAIC Indonesia juga mengungkapkan tingginya aktivitas pengunjung di area pamerannya.

Selama 11 hari penyelenggaraan GIIAS 2026, booth BAIC diklaim dikunjungi hampir 20 ribu orang.

Perusahaan juga mencatat lebih dari 500 aktivitas test drive selama pameran berlangsung.

Angka tersebut menunjukkan bahwa GIIAS tidak hanya menjadi tempat transaksi kendaraan, tetapi juga menjadi sarana bagi produsen untuk memperkenalkan teknologi dan produk baru kepada calon konsumen.

BAIC Kumpulkan 10 Ribu Data Konsumen Potensial

BAIC Indonesia juga menyebut berhasil mengumpulkan sekitar 10 ribu data calon konsumen potensial selama penyelenggaraan GIIAS 2026.

Data tersebut menjadi bagian penting dalam proses tindak lanjut setelah pameran berakhir.

Tim penjualan melalui jaringan dealer akan menghubungi calon konsumen untuk memberikan informasi lebih lanjut mengenai produk, harga, pembiayaan, hingga proses pembelian kendaraan.

Strategi tersebut memungkinkan interaksi dengan calon konsumen tidak berhenti setelah pameran selesai.

Promosi BAIC Berlanjut ke Kota Besar

BAIC Indonesia tidak hanya mengandalkan GIIAS sebagai sarana memperkenalkan produknya kepada masyarakat.

Setelah pameran berakhir, aktivitas promosi dan pendekatan kepada konsumen direncanakan berlanjut ke sejumlah kota besar di Indonesia.

Surabaya dan Bandung menjadi beberapa wilayah yang disebut masuk dalam agenda kegiatan berikutnya.

Langkah tersebut sejalan dengan upaya BAIC memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan pengenalan merek di luar kawasan Jabodetabek.

Baca Juga :  Pajak Rolls-Royce Phantom Raffi Ahmad Tembus Rp 200 Juta per Tahun, Setara Harga Mobil Baru

Prospek Kendaraan Hybrid dan Listrik di Indonesia

Perolehan SPK BAIC selama GIIAS 2026 juga memberikan gambaran mengenai perkembangan minat konsumen terhadap kendaraan elektrifikasi.

Dari 407 SPK yang dicatat BAIC, BJ30 HEV menyumbang 201 unit, sementara BAIC T1 memperoleh 139 SPK.

Artinya, dua model elektrifikasi tersebut memberikan kontribusi yang cukup besar terhadap total pemesanan perusahaan selama pameran.

Namun, angka SPK tidak secara otomatis berarti seluruh unit telah menjadi penjualan atau kendaraan sudah diserahterimakan kepada konsumen. SPK merupakan dokumen pemesanan yang masih dapat melalui tahapan administrasi, pembiayaan, produksi, hingga proses pengiriman.

Karena itu, perkembangan penjualan BAIC setelah GIIAS 2026 tetap menarik untuk dipantau.


Rincian SPK BAIC di GIIAS 2026

Model SPK
BAIC BJ30 HEV 201 unit
BAIC T1 139 unit
BAIC BJ40 51 unit
Total 391 unit

Catatan penting: Berdasarkan angka per model yang tercantum dalam materi sumber, jumlahnya adalah 391 unit, bukan 407 unit. Terdapat selisih 16 unit dari total SPK yang disebutkan perusahaan.

FAQ

1. Berapa SPK yang diperoleh BAIC di GIIAS 2026?
BAIC Indonesia menyebut memperoleh 407 SPK selama GIIAS 2026.

2. Model BAIC apa yang paling banyak dipesan?
BAIC BJ30 HEV menjadi model dengan jumlah pemesanan terbesar, yakni 201 unit berdasarkan data yang diberikan.

3. Berapa SPK BAIC T1 di GIIAS 2026?
BAIC T1 mencatat 139 SPK selama pameran.

4. Apakah BAIC BJ30 HEV merupakan mobil listrik?
BJ30 HEV merupakan kendaraan hybrid, bukan mobil listrik murni. Sementara BAIC T1 disebut sebagai model bertenaga baterai.

5. Apakah 407 SPK berarti 407 mobil sudah terjual?
Tidak selalu. SPK merupakan pemesanan kendaraan dan masih dapat melalui proses administrasi, pembiayaan, produksi, serta pengiriman sebelum kendaraan diserahterimakan.

Berita Terkait

Yadea RS20 vs Osta: Motor Listrik Retro Mana yang Lebih Menarik?
BYD Seal 06 Terbaru Punya Jarak Tempuh 2.370 Km, Harga Mulai Rp220 Jutaan
Honda CB300F Twister 2027 Makin Canggih, Dibekali HSTC dan Suspensi USD
BYD Ti 3 Resmi Punya Varian Murah, Tenaga 322 HP dan Fast Charging 9 Menit
Prabowo Targetkan 1 Juta Motor Listrik Diproduksi di Indonesia
Daftar 20 Mobil Terlaris Juli 2026, BYD Atto 1 Bikin Kejutan
Prabowo Siapkan Tukar Tambah Motor Bensin ke Motor Listrik, Ada Opsi Tanpa DP
BYD Atto 3 Evo Terbaru Dibanderol Rp400 Jutaan, Ini Spesifikasi Lengkapnya
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 07:03 WIB

GIIAS 2026: BAIC Raih 407 SPK, BJ30 HEV Sumbang 201 Unit

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 22:00 WIB

Yadea RS20 vs Osta: Motor Listrik Retro Mana yang Lebih Menarik?

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 16:08 WIB

BYD Seal 06 Terbaru Punya Jarak Tempuh 2.370 Km, Harga Mulai Rp220 Jutaan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 10:00 WIB

Honda CB300F Twister 2027 Makin Canggih, Dibekali HSTC dan Suspensi USD

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 06:00 WIB

BYD Ti 3 Resmi Punya Varian Murah, Tenaga 322 HP dan Fast Charging 9 Menit

Berita Terbaru

Otomotif

GIIAS 2026: BAIC Raih 407 SPK, BJ30 HEV Sumbang 201 Unit

Minggu, 16 Agu 2026 - 07:03 WIB