JAKARTA — Toyota Fortuner bekas masih menjadi salah satu SUV yang banyak diburu di pasar mobil bekas. Harga pembelian bukan satu-satunya biaya yang perlu dihitung.
Calon pemilik juga perlu menyiapkan anggaran untuk pajak kendaraan setiap tahun. Nominalnya berbeda berdasarkan tahun kendaraan dan tipe Fortuner yang dipilih.
Berdasarkan perhitungan untuk wilayah Jakarta, pajak Toyota Fortuner keluaran 2017 hingga 2021 berada di kisaran Rp6,6 juta hingga Rp9,6 juta per tahun.
Perhitungan tersebut menggunakan tarif PKB Jakarta sebesar 2 persen untuk kendaraan pertama. Nominal sebenarnya dapat berbeda sesuai wilayah registrasi dan data kendaraan.
Pajak Fortuner 2021
Toyota Fortuner tahun 2021 memiliki beberapa pilihan mesin dan varian. Pajak tahunannya mulai sekitar Rp7,3 juta.
Fortuner 2.4 G 4×2 MT memiliki pajak sekitar Rp7,367 juta per tahun. Sementara tipe 2.4 G 4×2 AT sekitar Rp7,598 juta.
Untuk Fortuner 2.4 G 4×4 AT, pajaknya sekitar Rp8,186 juta. Varian 2.4 VRZ 4×2 AT mencapai sekitar Rp8,039 juta.
Pajak tertinggi dalam daftar Fortuner 2021 terdapat pada tipe 2.4 VRZ 4×4 AT. Nominalnya sekitar Rp9,677 juta per tahun.
Sementara Fortuner 2.7 SRZ 4×2 AT memiliki pajak sekitar Rp8,375 juta.
Pajak Fortuner 2020
Fortuner keluaran 2020 juga memiliki perbedaan pajak berdasarkan tipe.
Tipe 2.4 G 4×2 MT memiliki pajak sekitar Rp6,926 juta. Kemudian tipe 2.4 G 4×2 AT sekitar Rp7,199 juta.
Fortuner 2.4 G 4×4 AT memiliki pajak sekitar Rp7,535 juta. Untuk 2.4 VRZ 4×2 AT sekitar Rp7,619 juta.
Adapun Fortuner 2.4 VRZ 4×4 AT memiliki pajak sekitar Rp9,173 juta. Tipe 2.7 SRZ 4×2 AT berada di sekitar Rp7,997 juta.
Pajak Fortuner 2019
Untuk Fortuner tahun 2019, pajak tipe 2.4 G 4×2 MT sekitar Rp6,884 juta.
Tipe 2.4 G 4×2 AT memiliki pajak sekitar Rp7,157 juta. Kemudian 2.4 G 4×4 AT sekitar Rp7,283 juta.
Fortuner 2.4 VRZ 4×2 AT memiliki pajak sekitar Rp7,388 juta. Sedangkan 2.4 VRZ 4×4 AT sekitar Rp8,9 juta.
Untuk Fortuner 2.7 SRZ 4×2 AT, pajaknya sekitar Rp7,955 juta per tahun.
Pajak Fortuner 2018
Fortuner keluaran 2018 memiliki pajak mulai sekitar Rp6,8 juta.
Tipe 2.4 G 4×2 MT tercatat sekitar Rp6,821 juta. Untuk 2.4 G 4×2 AT sekitar Rp7,136 juta.
Tipe 2.4 G 4×4 AT tercatat sekitar Rp6,821 juta. Sementara 2.4 VRZ 4×2 AT sekitar Rp7,157 juta.
Fortuner 2.4 VRZ 4×4 AT memiliki pajak sekitar Rp8,627 juta. Kemudian 2.7 SRZ 4×2 AT sekitar Rp7,913 juta.
Pajak Fortuner 2017
Bagi yang mencari Fortuner lebih murah, tahun 2017 bisa menjadi salah satu pilihan di pasar mobil bekas.
Fortuner 2.4 G 4×2 MT memiliki pajak sekitar Rp6,611 juta per tahun. Tipe 2.4 G 4×2 AT sekitar Rp6,863 juta.
Untuk 2.4 G 4×4 AT, pajaknya sekitar Rp6,905 juta. Kemudian 2.4 VRZ 4×2 AT sekitar Rp6,989 juta.
Fortuner 2.4 VRZ 4×4 AT memiliki pajak sekitar Rp8,354 juta. Sedangkan tipe 2.7 SRZ 4×2 AT sekitar Rp7,577 juta.
Tabel Pajak Toyota Fortuner Bekas
| Tahun | Varian | Pajak/Tahun |
|---|---|---|
| 2021 | 2.4 G 4×2 MT | Rp7,367 juta |
| 2021 | 2.4 G 4×2 AT | Rp7,598 juta |
| 2021 | 2.4 G 4×4 AT | Rp8,186 juta |
| 2021 | 2.4 VRZ 4×2 AT | Rp8,039 juta |
| 2021 | 2.4 VRZ 4×4 AT | Rp9,677 juta |
| 2021 | 2.7 SRZ 4×2 AT | Rp8,375 juta |
| 2020 | 2.4 G 4×2 MT | Rp6,926 juta |
| 2020 | 2.4 G 4×2 AT | Rp7,199 juta |
| 2020 | 2.4 G 4×4 AT | Rp7,535 juta |
| 2020 | 2.4 VRZ 4×2 AT | Rp7,619 juta |
| 2020 | 2.4 VRZ 4×4 AT | Rp9,173 juta |
| 2020 | 2.7 SRZ 4×2 AT | Rp7,997 juta |
| 2019 | 2.4 G 4×2 MT | Rp6,884 juta |
| 2019 | 2.4 G 4×2 AT | Rp7,157 juta |
| 2019 | 2.4 G 4×4 AT | Rp7,283 juta |
| 2019 | 2.4 VRZ 4×2 AT | Rp7,388 juta |
| 2019 | 2.4 VRZ 4×4 AT | Rp8,900 juta |
| 2019 | 2.7 SRZ 4×2 AT | Rp7,955 juta |
| 2018 | 2.4 G 4×2 MT | Rp6,821 juta |
| 2018 | 2.4 G 4×2 AT | Rp7,136 juta |
| 2018 | 2.4 G 4×4 AT | Rp6,821 juta |
| 2018 | 2.4 VRZ 4×2 AT | Rp7,157 juta |
| 2018 | 2.4 VRZ 4×4 AT | Rp8,627 juta |
| 2018 | 2.7 SRZ 4×2 AT | Rp7,913 juta |
| 2017 | 2.4 G 4×2 MT | Rp6,611 juta |
| 2017 | 2.4 G 4×2 AT | Rp6,863 juta |
| 2017 | 2.4 G 4×4 AT | Rp6,905 juta |
| 2017 | 2.4 VRZ 4×2 AT | Rp6,989 juta |
| 2017 | 2.4 VRZ 4×4 AT | Rp8,354 juta |
| 2017 | 2.7 SRZ 4×2 AT | Rp7,577 juta |
Jangan Hanya Hitung Harga Beli
Membeli Fortuner bekas membutuhkan perhitungan biaya yang lebih luas. Pajak kendaraan hanya salah satu pengeluaran rutin.
Pemilik juga perlu memperhitungkan biaya servis berkala. Selain itu, harga suku cadang dan konsumsi bahan bakar juga perlu masuk anggaran.
Biaya asuransi mobil juga dapat menjadi pertimbangan. Nilainya bergantung pada jenis perlindungan, kendaraan, wilayah, dan perusahaan asuransi.
Karena itu, calon pembeli sebaiknya menghitung total biaya kepemilikan sebelum melakukan transaksi. Langkah ini membantu menentukan kemampuan anggaran dalam jangka panjang.
Fortuner Bekas Mana yang Pajaknya Lebih Rendah?
Dari daftar tersebut, beberapa varian Fortuner tahun lebih tua memiliki nominal pajak lebih rendah. Fortuner 2.4 G 4×2 MT tahun 2017 berada di kisaran Rp6,611 juta.
Namun, pajak bukan satu-satunya faktor dalam menentukan mobil bekas. Kondisi mesin, transmisi, riwayat servis, kilometer, dan kelengkapan dokumen juga penting.
Calon pembeli juga perlu mengecek status pajak kendaraan sebelum transaksi. Pastikan tidak terdapat tunggakan atau kewajiban lain yang belum diselesaikan.
Dengan begitu, harga mobil yang terlihat murah tidak berubah menjadi biaya tambahan setelah kendaraan berpindah tangan.
Kesimpulan
Pajak Toyota Fortuner bekas tahun 2017 hingga 2021 berada di kisaran Rp6,6 juta sampai Rp9,6 juta per tahun berdasarkan perhitungan yang digunakan.
Varian dengan pajak tertinggi dalam daftar adalah Fortuner 2.4 VRZ 4×4 AT tahun 2021. Pajaknya mencapai sekitar Rp9,677 juta.
Sementara Fortuner 2.4 G 4×2 MT tahun 2017 memiliki nominal sekitar Rp6,611 juta.
Angka tersebut merupakan estimasi berdasarkan tarif dan asumsi yang digunakan. Pajak aktual dapat berbeda sesuai wilayah, data kendaraan, kepemilikan, serta aturan yang berlaku.
Sebelum membeli Fortuner bekas, sebaiknya hitung sekaligus harga mobil, pajak, asuransi, servis, bahan bakar, dan biaya perawatan. (*/)
Editor : Fanda Yosephta








