Gaji ASN Sungai Penuh Molor di Awal 2026, Ada Masalah di Pengelolaan Keuangan?

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 2 Januari 2026 - 10:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

SUNGAIPENUH – Keterlambatan pembayaran gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Sungai Penuh pada awal Januari 2026 memunculkan tanda tanya besar di internal birokrasi daerah.

Hingga Jumat, 2 Januari 2026, gaji bulanan ASN dilaporkan belum cair di sekitar 14 Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kondisi yang disebut-sebut tidak pernah terjadi sebelumnya.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, sejak akhir Desember 2025 para bendahara OPD telah menyampaikan kepada ASN bahwa gaji Januari baru akan masuk pada tanggal 5 Januari 2026. “Akhir Desember sudah diberi tahu oleh bendahara, gaji Januari masuk tanggal 5,” ujar seorang sumber internal kepada media ini.

Penjelasan tersebut justru memicu keterkejutan di kalangan ASN. Pasalnya, selama ini pembayaran gaji selalu dilakukan tepat waktu, bahkan menjadi kebutuhan utama ASN di awal tahun untuk memenuhi kewajiban rumah tangga. Beberapa ASN menilai keterlambatan ini sebagai sinyal adanya persoalan serius di balik pengelolaan keuangan daerah.

Baca Juga :  Rizal Djalil Soroti APBD Jambi Rp23 Triliun, IPM Masih Peringkat 18 Nasional

Penelusuran media ini mengarah pada proses administrasi di Badan Keuangan Daerah (BKUD). Sejumlah bendahara OPD menyebut adanya hambatan teknis dalam proses perbendaharaan. Dalam percakapan internal, nama seorang pejabat bidang perbendaharaan disebut-sebut mengetahui detail persoalan yang menyebabkan tertundanya pencairan gaji.

Lebih jauh, sumber internal mengungkapkan adanya keluhan soal pola koordinasi kerja di internal bidang keuangan. Menurut sumber, komunikasi antara atasan dan bawahan dinilai tidak berjalan efektif, sehingga sejumlah pekerjaan administrasi yang bersifat krusial menjadi terbengkalai dan berdampak langsung pada hak ASN.
“Masalahnya bukan cuma teknis, tapi juga koordinasi. Banyak pekerjaan menumpuk karena tidak ada sinkronisasi dengan staf,” ujar sumber tersebut, seraya meminta identitasnya dirahasiakan demi menjaga situasi internal.

Baca Juga :  Cuaca Ekstrem! Kayu Tumbang, Longsor, dan Sungai Meluap Landa Kerinci–Sungaipenuh

Pada Jumat pagi, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kota Sungai Penuh terpantau menggelar rapat internal guna mencari solusi atas keterlambatan pembayaran gaji ASN. Rapat ini disebut sebagai langkah darurat untuk memastikan hak pegawai dapat segera direalisasikan dan situasi tidak semakin meluas.

Dalam rapat tersebut, pejabat di bidang perbendaharaan sempat hadir namun kemudian meninggalkan forum untuk menangani urusan lain. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Kota Sungai Penuh terkait penyebab pasti keterlambatan gaji, siapa pihak yang bertanggung jawab, serta kepastian waktu pencairan bagi ribuan ASN yang terdampak. (fyo)

Berita Terkait

Pemkot Sungai Penuh Gandeng BPKP Jambi, Tata Kelola dan Akuntabilitas Jadi Sorotan
DPRD Sungai Penuh Bakal Panggil Kadis Pemdes soal Bimtek BPD di Jambi, Khaidir Soroti Keluhan Peserta
Sungai Penuh dan Kerinci Tak Masuk Daftar Bantuan Karhutla Rp85 Miliar, Dedi Dora: Kita Hanya Menikmati Asapnya
Jalur Sungai Penuh–Tapan Kembali Lancar, Langkah Wako Alfin Bantu Selamatkan Roda Ekonomi Tiga Wilayah
Warga Apresiasi Pemkot Sungai Penuh, Bantuan Dua Alat Berat Bantu Lancarkan Jalan Sungai Penuh–Tapan
Jalan Sungai Penuh–Tapan Belum Bisa Dilewati Pagi Ini, Mobil Menumpuk di Jangki Ayam dan Puncak
Dewan Minta Dinkes Cek Kesehatan Balita dan Lansia Terdampak Kabut Asap Secara Door to Door
ISPU Sungai Penuh Capai 106,94, Balita Mulai Batuk Kering di Tengah Kabut Asap
Berita ini 320 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:30 WIB

Pemkot Sungai Penuh Gandeng BPKP Jambi, Tata Kelola dan Akuntabilitas Jadi Sorotan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:02 WIB

DPRD Sungai Penuh Bakal Panggil Kadis Pemdes soal Bimtek BPD di Jambi, Khaidir Soroti Keluhan Peserta

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:49 WIB

Sungai Penuh dan Kerinci Tak Masuk Daftar Bantuan Karhutla Rp85 Miliar, Dedi Dora: Kita Hanya Menikmati Asapnya

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:07 WIB

Jalur Sungai Penuh–Tapan Kembali Lancar, Langkah Wako Alfin Bantu Selamatkan Roda Ekonomi Tiga Wilayah

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:07 WIB

Warga Apresiasi Pemkot Sungai Penuh, Bantuan Dua Alat Berat Bantu Lancarkan Jalan Sungai Penuh–Tapan

Berita Terbaru