Dulu Ngontrak, Kini Melimpah: Pemkot Sungai Penuh Kebanjiran Gedung Kantor Nganggur

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 5 Desember 2025 - 17:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

oplus_2

oplus_2

 

SUNGAI PENUH – Pemandangan kontras terlihat di pusat perkantoran eks Bupati Kerinci. Setelah bertahun-tahun Pemkot Sungai Penuh harus menyewa gedung untuk aktivitas pemerintahan, kini situasinya berbalik drastis: kantor berlebih, tapi sebagian justru dibiarkan kosong dan terlantar.

 

Sejak pengalihan aset gedung dan perkantoran dari Pemkab Kerinci ke Pemkot Sungai Penuh, jumlah kantor di kota ini melonjak signifikan. Namun limpahan itu tak diimbangi pemanfaatan. Beberapa bangunan kini tampak terbengkalai — salah satunya eks kantor Bawaslu Kabupaten Kerinci yang kondisinya memprihatinkan.

Baca Juga :  Daftar Khatib dan Imam Salat Idul Fitri 2026 di Sungai Penuh, Digelar Pukul 07.00 WIB

 

Halaman kantor itu sudah dipenuhi semak belukar. Pintu besi yang terkunci rapat tampak ditutup gulma, menandakan betapa lamanya gedung ini tak dihuni. Bangunan yang dulunya aktif kini tak ubahnya rumah kosong yang dibiarkan ditelan waktu.

 

Oki, warga Sungai Penuh, mengaku prihatin melihat aset daerah dibiarkan tidak terurus. “Sayang sekali, tidak terawat. Halamannya sudah bersemak, dipenuhi tumbuhan liar,” ujar Oki.

 

Nada serupa disampaikan Andi, warga lainnya. Ia menilai kondisi kantor berlebih ini justru akan semakin banyak setelah rencana penggabungan sejumlah OPD. “Dulu ngontrak, sekarang malah kebanyakan kantor. Setelah aset dialihkan, jumlahnya berlebih. Kita harap ada perawatan atau difungsikan, jangan sampai mubazir,” katanya.

Baca Juga :  Wawako Azhar Hamzah Lantik 48 Pejabat, Kadis PU dan BKPSDM Kosong

 

Menurut dia, bangunan yang tidak ditempati akan cepat rusak. Karena itu, ia berharap Pemkot segera mengambil langkah agar gedung-gedung tersebut tidak menjadi “aset tidur” yang hanya menambah biaya perawatan tanpa manfaat. (fyo)

 

 

 

Penulis : Fanda Yosephta

Editor : Fanda Yosephta

Berita Terkait

Gaya Jadul Muncul di Pawai HUT RI Sungai Penuh, Aksinya Bikin Heboh
Harga Daging Ayam di Sungai Penuh Naik Jadi Rp54 Ribu per Kg, Warga Soroti Dampak MBG
Pemkot Sungai Penuh Gelar Resepsi HUT RI ke-81, Wali Kota Alfin Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan
Wali Kota Alfin Pimpin Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kota Sungai Penuh
TP PKK Kota Sungai Penuh Meriahkan HUT ke-81 RI dengan Beragam Lomba, Sri Kartini Alfin: Semoga Jadi Agenda Tahunan
Bukan Kaleng-Kaleng, Kerja Cerdas Dalam 1 Tahun Wako Alfin Bawa Sungai Penuh Raih Insentif Pusat Rp4,5 Miliar
CPNS 2026 Sungai Penuh Terbaru: 31 Formasi Tenaga Kesehatan Menunggu Persetujuan Pemerintah Pusat
Pendapatan Daerah Sungai Penuh Naik Rp5,03 Miliar dalam Perubahan APBD 2026
Berita ini 114 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:12 WIB

Gaya Jadul Muncul di Pawai HUT RI Sungai Penuh, Aksinya Bikin Heboh

Selasa, 18 Agustus 2026 - 15:04 WIB

Harga Daging Ayam di Sungai Penuh Naik Jadi Rp54 Ribu per Kg, Warga Soroti Dampak MBG

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:46 WIB

Pemkot Sungai Penuh Gelar Resepsi HUT RI ke-81, Wali Kota Alfin Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan

Senin, 17 Agustus 2026 - 18:11 WIB

Wali Kota Alfin Pimpin Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kota Sungai Penuh

Minggu, 16 Agustus 2026 - 19:04 WIB

TP PKK Kota Sungai Penuh Meriahkan HUT ke-81 RI dengan Beragam Lomba, Sri Kartini Alfin: Semoga Jadi Agenda Tahunan

Berita Terbaru