FENOMENA langit menarik kembali hadir di awal April 2026. Salah satunya adalah PPPK, yaitu bulan purnama yang bisa diamati dari Indonesia tanpa alat khusus.
📅 Kapan Pink Moon 2026 Terjadi?
Menurut penjelasan dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), fenomena ini akan muncul pada:
Rabu malam – Kamis, 1–2 April 2026
Bisa diamati sejak Maghrib hingga menjelang matahari terbit
Artinya, masyarakat di Indonesia, termasuk wilayah seperti Jambi, berpeluang melihatnya sepanjang malam jika kondisi cuaca cerah.
🌕 Apa Itu Pink Moon?
Meski namanya “Pink Moon” atau bulan merah muda, bulan ini tidak benar-benar berwarna pink.
Istilah ini berasal dari tradisi masyarakat Amerika untuk menandai:
Bulan purnama di bulan April
Berkaitan dengan musim mekarnya bunga liar berwarna pink di sana
Jadi, warna bulan tetap seperti biasa—putih kekuningan—namun tetap indah karena berada pada fase purnama penuh.
👀 Cara Terbaik Mengamati Pink Moon
Anda bisa menikmati fenomena ini dengan mudah:
Tidak perlu teleskop, cukup dengan mata telanjang
Cari lokasi terbuka seperti halaman rumah atau area minim cahaya
Hindari polusi cahaya dari lampu kota
Waktu terbaik: saat bulan baru muncul di cakrawala (terlihat lebih besar)
📸 Tips Memotret Pink Moon
Agar hasil foto lebih maksimal, Anda bisa mencoba:
Gunakan tripod agar kamera stabil
Aktifkan timer atau remote shutter
Gunakan lensa:
12–50 mm untuk foto lanskap
≥400 mm untuk detail bulan
Ambil foto saat bulan dekat horizon + objek depan (pohon/gedung)
Gunakan aplikasi astronomi untuk menentukan posisi bulan
⚠️ Catatan Penting
Fenomena ini bisa terlihat jelas jika:
Cuaca cerah (tidak tertutup awan)
Tidak terjadi hujan atau gangguan cuaca ekstrem (perhatikan info dari BMKG)
✨ Kesimpulan
Pink Moon 2026 adalah momen langit yang sayang untuk dilewatkan. Meski tidak benar-benar berwarna pink, keindahan bulan purnama di awal April tetap menjadi pengalaman visual yang menarik—baik untuk dinikmati langsung maupun diabadikan.









