JAKARTA — Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali menunjukkan tren penguatan pada perdagangan Kamis (18/12/2025). Berdasarkan data resmi dari laman Logam Mulia, harga emas Antam naik signifikan sebesar Rp17.000 dan kini diperdagangkan di level Rp2.487.000 per gram.
Kenaikan harga ini menjadi kabar positif bagi investor emas, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi global yang masih berlangsung. Seiring dengan kenaikan harga jual, harga buyback emas Antam juga mengalami peningkatan sebesar Rp16.000, menjadi Rp2.346.000 per gram. Harga buyback merupakan nilai yang diberikan Antam jika konsumen menjual kembali emas batangan mereka.
Kebijakan perpajakan emas batangan masih mengacu pada Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 48 Tahun 2023. Dalam aturan tersebut, konsumen akhir dibebaskan dari Pajak Penghasilan (PPh) saat membeli emas. Namun, pengusaha atau produsen emas tetap diwajibkan memungut PPh Pasal 22 sebesar 0,25 persen, lebih rendah dibandingkan ketentuan sebelumnya yang mencapai 0,45 persen.
Harga emas Antam ini berlaku di Butik Emas Graha Dipta Pulo Gadung, Jakarta, sementara harga di gerai atau wilayah lain dimungkinkan mengalami sedikit perbedaan.
Rincian Harga Emas Antam Kamis, 18 Desember 2025
1 gram: Rp 2.487.000
5 gram: Rp 12.210.000
10 gram: Rp 24.365.000
25 gram: Rp 60.787.000
50 gram: Rp 121.495.000
100 gram: Rp 242.912.000
250 gram: Rp 607.015.000
500 gram: Rp 1.213.820.000
1.000 gram: Rp 2.427.600.000
Harga Emas Galeri24 Ikut Menguat
Selain Antam, harga emas Galeri24 juga tercatat naik. Berdasarkan situs resminya, harga emas Galeri24 berada di level Rp2.504.000 per gram, sementara harga buyback tercatat Rp2.334.000 per gram.
Rincian Harga Emas Galeri24:
0,5 gram: Rp 1.312.000
1 gram: Rp 2.504.000
2 gram: Rp 4.932.000
5 gram: Rp 12.239.000
10 gram: Rp 24.412.000
25 gram: Rp 60.880.000
50 gram: Rp 121.665.000
100 gram: Rp 243.210.000
250 gram: Rp 604.158.000
500 gram: Rp 1.208.316.000
1.000 gram: Rp 2.416.630.000
Kenaikan harga emas ini memperkuat posisi logam mulia sebagai salah satu instrumen investasi yang aman (safe haven), khususnya di tengah dinamika ekonomi dan geopolitik global.









