Cuaca Ekstrem Landa Amerika, 13.000 Penerbangan Dibatalkan 

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 26 Januari 2026 - 11:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA-Amerika Serikat kembali menghadapi gangguan besar akibat cuaca ekstrem. Badai musim dingin yang menyelimuti sejumlah negara bagian sejak akhir pekan telah memaksa maskapai membatalkan lebih dari 13.000 penerbangan hingga Senin (26/1/2026). Kondisi ini menciptakan kekacauan di berbagai bandara dan membuat ribuan penumpang terdampar tanpa kepastian jadwal keberangkatan.

Perusahaan pemantau penerbangan Cirium melaporkan bahwa skala gangguan tersebut hampir menyamai masa pembatalan besar-besaran saat puncak pandemi beberapa tahun lalu. Cuaca ekstrem yang menghantam dengan cakupan luas menjadi penyebab utama. Hujan salju deras, lapisan es tebal, dan hujan beku bergerak cepat menutupi wilayah dari Pegunungan Rocky hingga kawasan New England, membuat lebih dari separuh populasi negara itu berada dalam ancaman.

Badan Layanan Cuaca Nasional (NWS) menyebut badai ini sebagai salah satu yang paling menyulitkan dalam beberapa tahun terakhir karena suhu dingin ekstrem membuat salju dan es sulit mencair. Dampaknya terlihat nyata di banyak wilayah, mulai dari jalan raya yang membeku hingga layanan publik yang tersendat.

Baca Juga :  Iran Tutup Sementara Selat Hormuz, Pasar Energi Global Waspada

Pemerintah federal merespons dengan menetapkan status darurat bagi beberapa negara bagian. Presiden Donald Trump memberikan persetujuan agar badan-badan terkait dapat mengerahkan bantuan secara lebih cepat. NWS memperkirakan lintasan badai akan membentuk jalur sepanjang lebih dari 2.000 mil dari barat daya hingga timur laut AS, meninggalkan serangkaian jejak kerusakan.

Selain gangguan transportasi, badai ini juga mengakibatkan pemadaman listrik yang luas. Data pemantauan menunjukkan lebih dari 315.000 pelanggan mengalami putusnya pasokan listrik sepanjang Minggu, terutama di Texas, Mississippi, Louisiana, dan Tennessee. Banyak keluarga terpaksa menghadapi suhu dingin ekstrem tanpa pemanas yang memadai.

Baca Juga :  Mantan PM Bangladesh Sheikh Hasina Dihukum Mati, Dianggap Pusat Kejahatan dalam Krisis 2024

Sektor penerbangan menjadi yang paling terdampak. Bandara Internasional Will Rogers di Oklahoma City menutup semua layanan penerbangan pada Sabtu dan Minggu pagi. Bandara Dallas–Fort Worth mengalami pembatalan besar, dengan ratusan keberangkatan dan kedatangan terpaksa dihentikan. Situasi serupa terjadi di Chicago, Atlanta, Nashville, Charlotte, hingga Bandara Nasional Ronald Reagan Washington yang menghentikan seluruh keberangkatan pada hari Minggu.

Secara keseluruhan, lebih dari 4.000 penerbangan dibatalkan pada Sabtu dan disusul 9.000 pembatalan tambahan pada Minggu. Operator penerbangan memperkirakan gangguan masih bisa berlangsung apabila badai tidak segera mereda.

Berita Terkait

Di Balik Performa Apik Maarten Paes: Nilai Transfer dan Gajinya Bikin Penasaran
Tarif Trump Dibatalkan Mahkamah Agung AS, Ini Sikap Pemerintah Indonesia
Trump Umumkan Tarif Global 10% Setelah Kalah di Mahkamah Agung AS
Mahkamah Agung AS Batalkan Tarif Global Trump
Prabowo dan Trump Resmi Teken Perjanjian Perdagangan Timbal Balik RI–AS
Rumah Penuh Sampah Jadi Rebutan dan Laku Rp 21,5 Miliar
Gaji dan Fasilitas Presiden Amerika Serikat: Angka Fantastis, Apa Saja yang Didapat?
Trump Puji Prabowo di Board of Peace: “Saya Tak Ingin Melawannya”
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 22 Februari 2026 - 10:32 WIB

Di Balik Performa Apik Maarten Paes: Nilai Transfer dan Gajinya Bikin Penasaran

Sabtu, 21 Februari 2026 - 16:07 WIB

Tarif Trump Dibatalkan Mahkamah Agung AS, Ini Sikap Pemerintah Indonesia

Sabtu, 21 Februari 2026 - 15:53 WIB

Trump Umumkan Tarif Global 10% Setelah Kalah di Mahkamah Agung AS

Sabtu, 21 Februari 2026 - 15:43 WIB

Mahkamah Agung AS Batalkan Tarif Global Trump

Jumat, 20 Februari 2026 - 13:58 WIB

Prabowo dan Trump Resmi Teken Perjanjian Perdagangan Timbal Balik RI–AS

Berita Terbaru

Nasional

Fenomena Blood Moon Akan Terangi Langit Indonesia Awal Maret

Sabtu, 28 Feb 2026 - 03:02 WIB

Teknologi

Layak Ganti? Ini Beda Galaxy S26 Ultra dan S25 Ultra

Jumat, 27 Feb 2026 - 23:30 WIB