KERINCI – Penyerahan lima unit mobil pengangkut sampah tahap II oleh Bupati Kerinci Monadi, S.Sos., M.Si pada apel gabungan Pemerintah Kabupaten Kerinci, Senin (12/01/26), menjadi momentum penting untuk menegaskan kembali peran strategis kecamatan dalam pengelolaan lingkungan.
Tak hanya menyerahkan armada, Bupati Monadi menekankan bahwa camat harus lebih sering berada di wilayah masing-masing.
Lima mobil operasional tersebut diserahkan kepada Kecamatan Kayu Aro Barat, Siulak, Siulak Mukai, Gunung Raya, dan Bukit Kerman. Penambahan armada ini merupakan langkah pemerintah daerah memperkuat pengelolaan persampahan dari tingkat bawah.
Dalam arahannya, Bupati Monadi menegaskan bahwa efektivitas pengelolaan sampah tidak mungkin tercapai tanpa kehadiran dan kontrol langsung dari para camat.
“Ke depan, camat harus lebih banyak berada di wilayah. Kehadiran camat itu penting, karena dari lapanganlah kita bisa melihat apa yang sebenarnya terjadi—apakah pelayanan berjalan baik, apakah penanganan sampah tertata, atau masih ada kendala,” ujar Bupati Monadi.
Ia menambahkan bahwa penanganan sampah tidak dapat dilakukan secara parsial. Pemerintah daerah, kata Monadi, sedang membangun sistem pengelolaan sampah yang terencana dan berkelanjutan, dan peran camat sebagai ujung tombak di wilayah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari sistem tersebut.
Penyerahan mobil sampah tahap II ini juga merupakan implementasi Peraturan Bupati Kerinci Nomor 17 Tahun 2025 tentang Pelimpahan Sebagian Kewenangan Pengelolaan Persampahan kepada Camat. Dengan kewenangan yang lebih besar, camat diharapkan mampu menjadi motor utama pengawasan kebersihan dan pelayanan publik di wilayahnya.
Program “Satu Kecamatan Satu Mobil Sampah” yang menjadi salah satu program unggulan Bupati dan Wakil Bupati Kerinci juga terus didorong agar pemerataan sarana persampahan semakin optimal.
Wakil Bupati Kerinci, H. Murison, dalam kesempatan yang sama menegaskan bahwa penguatan sarana dan prasarana adalah langkah penting untuk meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat, terutama terkait kebersihan dan lingkungan.
Apel gabungan dan proses penyerahan berlangsung tertib dan diikuti pejabat, ASN, dan tenaga honorer. Dengan tambahan armada ini, pemerintah berharap camat semakin aktif turun langsung ke lapangan, sehingga pengelolaan sampah di Kabupaten Kerinci lebih tertata dan berdampak nyata bagi masyarakat. (fyo)
Penulis : Fanda Yosephta
Editor : Fanda Yosephta









