Rahasia Panen Kayu Manis Kerinci: Kulit Halus, Wangi Tahan Lama

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 20 Februari 2026 - 21:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

KAYONEWS-Panen kayu manis tak bisa dilakukan sembarangan. Di sentra produksi seperti Kerinci dan Sumatera Barat, petani umumnya memanen saat pohon berumur 6–12 tahun, terutama menjelang akhir musim hujan. Waktu ini dinilai ideal karena kadar air stabil sehingga kulit lebih mudah dikupas dan dikeringkan.

Tanda pohon siap panen relatif mudah dikenali. Daun sudah hijau tua pekat, kulit batang mudah terkelupas, dan getah mengalir saat digores. Jika daun masih kemerahan atau pucuk terlihat muda, panen sebaiknya ditunda karena kulit cenderung tipis dan aroma belum optimal.

Proses panen dimulai dari pemilihan cabang atau batang berdiameter sekitar 3–5 cm. Setelah ditebang dengan alat tajam, kulit segera disayat vertikal sepanjang 30–50 cm lalu dikupas perlahan. Pengupasan yang rapi penting untuk menjaga permukaan kulit tetap halus dan bernilai jual tinggi.

Baca Juga :  Jaringan Telkomsel Sempat Hilang Beberapa Jam di Kerinci dan Sungai Penuh, Ini Penyebabnya

Tahap berikutnya adalah pengeringan. Kulit kayu manis dijemur di rak bambu atau para-para selama 4–5 hari di tempat teduh dengan sirkulasi udara baik. Sinar matahari langsung sebaiknya dihindari agar warna dan kandungan minyak atsiri tetap terjaga.

Petani juga diingatkan untuk menghindari panen saat hujan deras. Kelembapan berlebih meningkatkan risiko jamur dan menurunkan mutu. Waktu terbaik panen biasanya pagi atau sore hari ketika suhu tidak terlalu ekstrem.

Baca Juga :  Dari Kebun ke Negeri Tirai Bambu, Manggis Semerap Jadi Primadona Pasar Ekspor

Menurut pedoman budidaya perkebunan, kesalahan waktu panen dapat menyebabkan kulit mudah patah, retak, atau aromanya cepat memudar. Karena itu, kombinasi umur tanaman, kondisi daun, dan teknik pengeringan menjadi kunci hasil berkualitas.

Kayu manis Indonesia dikenal di pasar global berkat karakter kulit tebal dan wangi khas. Dengan teknik panen yang tepat, petani bisa menjaga kualitas sekaligus meningkatkan nilai jual komoditas rempah unggulan ini. (***)

Berita Terkait

Imigrasi Kerinci Bongkar Cara Mudah Urus Paspor, Ini Panduan Lengkapnya
Event Internasional Kerinci 100 Tahun Sukses Digelar, Ratusan Pelari Ramaikan Kayu Aro
Wabup Murison Dorong Peningkatan Layanan RSUD Kerinci
Tarif Travel Kerinci–Sungai Penuh Naik April 2026, Cek Harga Terbaru ke Jambi, Padang hingga Palembang
Pemprov Janji Garap Jalan Renah Pemetik April Ini
ASN Kerinci Diminta Adaptif Hadapi Kebijakan Pusat
Car Free Day Kerinci Pasca Lebaran: Jalan Santai, Kuliner Murah, hingga Doorprize Menggiurkan
Kerinci 100 2026 Siap Digelar, Ajang Lari Internasional di Kaki Gunung Kerinci
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 04:08 WIB

Imigrasi Kerinci Bongkar Cara Mudah Urus Paspor, Ini Panduan Lengkapnya

Sabtu, 4 April 2026 - 21:49 WIB

Event Internasional Kerinci 100 Tahun Sukses Digelar, Ratusan Pelari Ramaikan Kayu Aro

Kamis, 2 April 2026 - 00:05 WIB

Wabup Murison Dorong Peningkatan Layanan RSUD Kerinci

Rabu, 1 April 2026 - 19:00 WIB

Tarif Travel Kerinci–Sungai Penuh Naik April 2026, Cek Harga Terbaru ke Jambi, Padang hingga Palembang

Selasa, 31 Maret 2026 - 11:00 WIB

Pemprov Janji Garap Jalan Renah Pemetik April Ini

Berita Terbaru