EKONOMI–Pergerakan saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) kembali menarik perhatian pasar. CGS International Sekuritas Indonesia menilai tren penguatan BUMI belum selesai, dan memberikan sinyal positif untuk para investor.
Dalam laporan riset yang dirilis Kamis (15/1/2026), CGS International menetapkan rekomendasi buy, dengan kisaran target harga Rp 430 hingga Rp 438. Dari sisi teknikal, saham ini dinilai layak masuk radar spec buy, dengan level support terdekat berada pada Rp 414.
Secara kinerja harga, BUMI memang sempat terkoreksi 10% dalam sepekan terakhir. Namun dalam periode sebulan, saham ini berhasil melompat 13%. Hingga awal tahun (ytd), BUMI sudah membukukan kenaikan 13,6%.
Aktivitas transaksi di Bursa Efek Indonesia cukup tinggi. Data BEI mencatat 1,34 miliar saham BUMI berpindah tangan dalam 56,3 ribu transaksi, dengan nilai mencapai Rp 560,7 miliar.
Pada perdagangan sesi I Rabu (14/1/2026), BUMI bergerak menguat 2,96% sejak pembukaan. Di sisi lain, investor asing kembali melakukan aksi jual besar.
Volume transaksi sepanjang sesi I mencapai 4,59 miliar saham, dengan total nilai Rp 1,94 triliun. Dari jumlah tersebut, asing membukukan net sell terbesar di pasar dengan penjualan bersih mencapai 316.925.700 saham. BUMI kemudian bertahan di level Rp 418.
Tekanan asing bukan hanya terjadi hari ini. Pada Selasa (13/1/2026), BUMI juga mencatat net sell asing sebesar Rp 28,95 miliar, dengan volume penjualan bersih 222.586.200 saham pada sesi siang.









