BTN Tembus 6 Juta KPR Sejak 1976, Strategi Baru Bikin Kredit Rumah Makin Mudah di 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 10 April 2026 - 13:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

BANDUNG – Kabar penting datang dari sektor perbankan nasional. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN mencatat pencapaian besar dengan menyalurkan 6 juta unit Kredit Pemilikan Rumah (KPR) hingga awal April 2026. Angka ini mempertegas posisi BTN sebagai pemain utama pembiayaan perumahan di Indonesia.

Total pembiayaan yang telah dikucurkan mencapai Rp530 triliun. Nilai fantastis ini menunjukkan besarnya peran BTN dalam membuka akses kepemilikan rumah bagi masyarakat, khususnya kalangan berpenghasilan rendah.

Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu, mengatakan pencapaian tersebut bukan sekadar angka, melainkan bukti konsistensi BTN dalam membangun ekosistem perumahan nasional selama hampir lima dekade.

Baca Juga :  Harga Emas Antam Hari Ini: 1 Kg Masih di Atas Rp2,5 Miliar

Menurutnya, BTN kini tidak lagi hanya fokus pada kredit rumah. Perseroan mulai memperluas layanan melalui konsep beyond mortgage, yakni menghadirkan solusi keuangan yang lebih lengkap untuk kebutuhan keluarga.

Transformasi ini mencakup layanan transaksi, pembiayaan usaha, hingga perencanaan finansial jangka panjang. Bahkan, BTN mulai menawarkan skema bundling KPR dengan kebutuhan isi rumah agar masyarakat bisa mendapatkan solusi hunian yang lebih terjangkau dan praktis.

Sementara itu, Direktur Consumer Banking BTN, Hirwandi Gafar, menyebut permintaan rumah terus meningkat setiap tahun. Namun, tantangan utama masih berasal dari sisi pasokan seperti keterbatasan lahan dan perizinan.

Baca Juga :  Harga Emas Antam Pegadaian Hari Ini 24 Juli 2026 Naik Lagi? Simak Daftar Harga Terbaru Semua Ukuran

Mayoritas penerima KPR subsidi berasal dari masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dengan rata-rata pendapatan sekitar Rp4,9 juta per bulan. Segmen ini didominasi pekerja informal seperti pedagang kecil dan pelaku UMKM, serta pekerja formal seperti ASN dan karyawan swasta.

Selain KPR, BTN juga memperkuat pembiayaan lewat Kredit Program Perumahan (KPP). Hingga Maret 2026, penyaluran KPP mencapai Rp2,17 triliun kepada lebih dari 3.200 debitur, baik dari sisi pengembang maupun masyarakat.

Langkah agresif BTN ini diprediksi akan semakin mendorong pertumbuhan sektor properti nasional sekaligus membuka peluang investasi dan pembiayaan rumah yang lebih luas di tahun 2026. (Tim)

Berita Terkait

Rupiah Menguat ke Rp17.900 per Dolar AS, Ini 3 Faktor Pendorongnya
Harga BBM Jambi, Sumbar, Sumut 13 Oktober 2026: Cek Pertamax dan Solar Terbaru
Bunga Deposito Bank Digital Tembus 9%, Apakah Uang Nasabah Dijamin LPS?
Daftar Perusahaan Asuransi Terbaik 2026, Prudential hingga BRI Life Raih Penghargaan BIFA
Bunga Deposito BRI, BNI, Mandiri Terbaru 12 Oktober 2026, Cek Daftarnya
APBN Raup Rp57,1 Triliun dari Sawit dan Tambang Ilegal, Ini Rincian Setorannya
IHSG Hari Ini 12 Oktober 2026 Menguat ke 6.113,86, Saham ANTM, AMMN, dan BUMI Melaju
Harga Emas Antam di Pegadaian Minggu 11 Oktober 2026, 1 Gram Rp2,63 Juta
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 07:10 WIB

Harga BBM Jambi, Sumbar, Sumut 13 Oktober 2026: Cek Pertamax dan Solar Terbaru

Selasa, 13 Oktober 2026 - 01:02 WIB

Bunga Deposito Bank Digital Tembus 9%, Apakah Uang Nasabah Dijamin LPS?

Senin, 12 Oktober 2026 - 23:00 WIB

Daftar Perusahaan Asuransi Terbaik 2026, Prudential hingga BRI Life Raih Penghargaan BIFA

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Bunga Deposito BRI, BNI, Mandiri Terbaru 12 Oktober 2026, Cek Daftarnya

Senin, 12 Oktober 2026 - 11:00 WIB

APBN Raup Rp57,1 Triliun dari Sawit dan Tambang Ilegal, Ini Rincian Setorannya

Berita Terbaru