Belanja Pegawai Pemprov Jambi Tembus Rp1,1 Triliun, Pertimbangkan Penerimaan CPNS 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 30 Maret 2026 - 14:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jambi-Tekanan terhadap anggaran daerah semakin dirasakan Pemerintah Provinsi Jambi setelah porsi belanja pegawai mencapai angka yang cukup tinggi. Tercatat, sekitar 34 persen dari total Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) terserap hanya untuk kebutuhan gaji dan tunjangan aparatur sipil negara (ASN).

Nilai belanja pegawai tersebut kini telah menyentuh angka Rp1,1 triliun. Angka ini dinilai cukup membebani struktur keuangan daerah, terutama di tengah kebutuhan pembangunan dan pelayanan publik yang juga membutuhkan alokasi anggaran besar.

Pembengkakan ini tidak lepas dari kebijakan pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang dilakukan dalam beberapa waktu terakhir. Penambahan jumlah pegawai secara signifikan berdampak langsung pada meningkatnya beban belanja rutin pemerintah daerah.

Baca Juga :  Gerakan 30 Menit Bisa Baca Al-Qur’an Masuk Sekolah

Situasi ini membuat pemerintah daerah harus berpikir keras untuk menjaga keseimbangan fiskal. Jika tidak dikendalikan, dominasi belanja pegawai dikhawatirkan dapat menggerus anggaran untuk sektor produktif seperti infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan.

Sebagai langkah antisipasi, Pemprov Jambi mulai merancang strategi pengetatan dalam hal rekrutmen pegawai baru. Kebijakan ini bertujuan untuk mengendalikan laju pertumbuhan belanja pegawai agar tidak semakin membebani APBD di masa mendatang.

Ke depan, rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) maupun pengangkatan PPPK tetap dimungkinkan, namun dengan skema terbatas. Jumlah penerimaan akan disesuaikan dengan pegawai yang memasuki masa pensiun, sehingga tidak menambah total beban anggaran secara signifikan.

Baca Juga :  Sumbar Dapat Proyek Strategis! Jalur Kereta Api 248,5 Km Bakal Aktif Kembali, Ekonomi Daerah Berpotensi Melesat

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Jambi, Agus Pirngadi, menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan langkah strategis untuk menjaga kesehatan fiskal daerah. Ia menyebut pengendalian belanja pegawai menjadi salah satu kunci utama dalam menjaga stabilitas keuangan pemerintah.

Dengan kebijakan ini, diharapkan struktur APBD Jambi menjadi lebih seimbang dan berkelanjutan. Pemerintah daerah juga diharapkan dapat lebih leluasa mengalokasikan anggaran ke sektor prioritas yang berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. (*/Tim)

Berita Terkait

CPNS 2026 Jambi Berpotensi Ditiadakan, Ini Dampaknya bagi Pelamar dan Peluang Formasi Prioritas
Daftar Pemda di Jambi yang Ajukan Formasi CPNS 2026, Kota Jambi Usulkan 330 Posisi
Wisuda XII IAIN Kerinci Kukuhkan 538 Lulusan, Rektor : Kita Siap Melangkah Menuju UIN
Jambi Resmi Punya 2 Bandara yang Didarati Pesawat Berbadan Lebar, Batik Air Perdana Mendarat di Muara Bungo
OJK Ungkap Hasil Audit Forensik Bank Jambi Sudah Keluar
Beasiswa Pemprov Jambi 2026 Resmi Dibuka, Mahasiswa Berprestasi dan Kurang Mampu Bisa Daftar Gratis
Pemprov Jambi Gelar Program Apresiasi Taat Pajak 2026, Hadiah Emas hingga Motor Siap Dibagikan : Mulai 11 Maret – 30 Juni 2026
Jalan Kerinci–Bangko Longsor Lagi, Pengendara Harus Antre Berjam-Jam untuk Melintas
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 09:00 WIB

CPNS 2026 Jambi Berpotensi Ditiadakan, Ini Dampaknya bagi Pelamar dan Peluang Formasi Prioritas

Jumat, 19 Juni 2026 - 07:00 WIB

Daftar Pemda di Jambi yang Ajukan Formasi CPNS 2026, Kota Jambi Usulkan 330 Posisi

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:43 WIB

Wisuda XII IAIN Kerinci Kukuhkan 538 Lulusan, Rektor : Kita Siap Melangkah Menuju UIN

Selasa, 16 Juni 2026 - 05:01 WIB

Jambi Resmi Punya 2 Bandara yang Didarati Pesawat Berbadan Lebar, Batik Air Perdana Mendarat di Muara Bungo

Selasa, 16 Juni 2026 - 03:09 WIB

OJK Ungkap Hasil Audit Forensik Bank Jambi Sudah Keluar

Berita Terbaru