Asuransi Perjalanan Internasional Jadi Buruan Wisatawan 2026, Premi Mulai Rp80 Ribu untuk Perlindungan Medis hingga Bagasi Hilang

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 25 Mei 2026 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Tren perjalanan luar negeri yang kembali meningkat membuat permintaan asuransi perjalanan internasional ikut melonjak sepanjang 2026. Banyak wisatawan kini mulai sadar pentingnya perlindungan finansial saat bepergian ke luar negeri, terutama untuk mengantisipasi risiko tak terduga seperti biaya rumah sakit, kehilangan bagasi, hingga pembatalan penerbangan.

Asuransi perjalanan internasional menjadi salah satu dokumen penting bagi wisatawan yang ingin bepergian dengan aman dan nyaman. Selain memberikan perlindungan medis darurat, sejumlah negara bahkan mewajibkan wisatawan memiliki polis asuransi tertentu sebelum visa diterbitkan. Kawasan Eropa dengan visa Schengen misalnya, mensyaratkan perlindungan kesehatan minimal EUR 30.000 atau setara ratusan juta rupiah.

Biaya premi asuransi perjalanan juga relatif terjangkau. Untuk perjalanan singkat ke negara ASEAN, premi bisa dimulai dari sekitar Rp80 ribuan tergantung usia, tujuan, dan lama perjalanan. Sementara untuk wilayah Eropa atau Amerika Serikat, biaya premi biasanya lebih tinggi karena nilai pertanggungan dan risiko medis yang lebih besar.

Sejumlah perusahaan asuransi besar di Indonesia menawarkan produk perjalanan internasional dengan manfaat yang beragam. menyediakan perlindungan global termasuk fasilitas cashless untuk rawat inap darurat di luar negeri. Lalu menawarkan perlindungan medis, kecelakaan diri, hingga kompensasi keterlambatan penerbangan.

Baca Juga :  Prabowo Sorot Ekspor Sawit, Ini Daftar Perusahaan CPO Terbesar di Indonesia

Selain itu, menghadirkan pilihan perlindungan untuk kawasan ASEAN maupun seluruh dunia dengan manfaat perlindungan keluarga. Sedangkan memberikan jaminan biaya pengobatan, kehilangan barang pribadi, hingga evakuasi medis darurat saat berada di luar negeri.

Pengamat industri keuangan menilai kesadaran masyarakat terhadap asuransi perjalanan meningkat setelah biaya kesehatan di luar negeri diketahui sangat mahal. Di beberapa negara maju, biaya rawat inap darurat bisa mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah hanya dalam beberapa hari. Karena itu, wisatawan disarankan tidak hanya memilih premi murah, tetapi juga memperhatikan cakupan perlindungan dan proses klaim.

Bagi wisatawan yang berencana mengurus visa Schengen, pembelian asuransi juga sebaiknya dilakukan sejak awal pemesanan tiket. Selain mempercepat proses administrasi visa, polis yang aktif lebih awal dapat memberikan manfaat perlindungan pembatalan perjalanan apabila terjadi kendala sebelum keberangkatan.

Di tengah tingginya minat traveling internasional, asuransi perjalanan kini tidak lagi dianggap sebagai pengeluaran tambahan, melainkan bagian penting dari perencanaan liburan dan perjalanan bisnis. Dengan premi yang relatif terjangkau, perlindungan ini dinilai mampu mengurangi risiko kerugian finansial besar saat menghadapi situasi darurat di luar negeri.

Baca Juga :  Asuransi Perjalanan Internasional 2026: Biaya, Manfaat, dan Cara Memilih Polis Terbaik Sebelum Terbang ke Luar Negeri

FAQ

Apa itu asuransi perjalanan internasional?
Asuransi perjalanan internasional adalah perlindungan finansial untuk risiko selama bepergian ke luar negeri, seperti sakit, kecelakaan, kehilangan bagasi, dan pembatalan penerbangan.

Apakah visa Schengen wajib menggunakan asuransi perjalanan?
Ya. Negara-negara Schengen mewajibkan wisatawan memiliki asuransi dengan perlindungan medis minimal EUR 30.000.

Berapa harga premi asuransi perjalanan luar negeri?
Premi mulai sekitar Rp80 ribuan tergantung tujuan negara, usia tertanggung, dan durasi perjalanan.

Apa manfaat utama asuransi perjalanan?
Manfaat utama meliputi biaya medis darurat, santunan kecelakaan, perlindungan bagasi, keterlambatan penerbangan, hingga evakuasi medis.

Kapan waktu terbaik membeli asuransi perjalanan?
Sebaiknya segera setelah memesan tiket pesawat atau hotel agar manfaat perlindungan pembatalan perjalanan bisa digunakan. (Tim)

Berita Terkait

Laba Bank Mandiri Naik 16,6 Persen Jadi Rp15,4 Triliun, Kredit dan Dana Nasabah Melonjak
Defisit APBN Semester I 2026 Capai Rp196,5 Triliun, Apa Dampaknya bagi Ekonomi, Pajak, dan Investasi?
Bunga Deposito Bank Digital Terbaru Juli 2026: Krom Bank dan Allo Bank Tawarkan Hingga 8%, Simak Daftar Lengkapnya
DPR Resmi Sahkan UU PFII, Indonesia Bidik Investasi Rp500 Triliun dan Siap Saingi Singapura hingga Dubai
Harga Pertamax Berpotensi Turun Agustus 2026? Bahlil Buka Peluang, Ini Syarat dan Perkiraan Dampaknya
Rupiah Hari Ini Diproyeksi Melemah ke Rp18.000 per Dolar AS, Konflik AS-Iran Jadi Pemicu Utama
Harga Emas Antam Terbaru Selasa, 21 Juli 2026: Berikut Daftar Harga di Pegadaian
Best High-Yield Savings Accounts 2026: Top Accounts Offering Up to 4.50% APY
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 00:30 WIB

Laba Bank Mandiri Naik 16,6 Persen Jadi Rp15,4 Triliun, Kredit dan Dana Nasabah Melonjak

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:04 WIB

Bunga Deposito Bank Digital Terbaru Juli 2026: Krom Bank dan Allo Bank Tawarkan Hingga 8%, Simak Daftar Lengkapnya

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:00 WIB

DPR Resmi Sahkan UU PFII, Indonesia Bidik Investasi Rp500 Triliun dan Siap Saingi Singapura hingga Dubai

Selasa, 21 Juli 2026 - 10:33 WIB

Harga Pertamax Berpotensi Turun Agustus 2026? Bahlil Buka Peluang, Ini Syarat dan Perkiraan Dampaknya

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:20 WIB

Rupiah Hari Ini Diproyeksi Melemah ke Rp18.000 per Dolar AS, Konflik AS-Iran Jadi Pemicu Utama

Berita Terbaru