APBN 2027 Prabowo: Anggaran Rp4.097,2 Triliun, Ini Prioritas dan Dampaknya

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 14 Agustus 2026 - 17:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Jakarta-Presiden Prabowo Subianto menyampaikan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara atau RAPBN 2027 dalam pidato kenegaraan di Gedung DPR/MPR, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Dalam rancangan tersebut, pemerintah menetapkan belanja negara sebesar Rp4.097,2 triliun. Angka itu meningkat dibandingkan pagu belanja negara dalam APBN 2026 sebesar Rp3.842,7 triliun.

Sementara itu, pendapatan negara dalam RAPBN 2027 ditargetkan mencapai Rp3.426 triliun. Target tersebut meningkat dibandingkan target pendapatan negara pada APBN 2026 sebesar Rp3.153,6 triliun.

Dengan postur tersebut, pemerintah merencanakan pembiayaan anggaran sebesar Rp671,2 triliun. Defisit RAPBN 2027 ditargetkan sebesar 2,40 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), lebih rendah dibandingkan 2,68 persen pada APBN 2026.

Prabowo juga memasang target pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 6 persen pada 2027. Pemerintah menggunakan asumsi inflasi 2,5 persen, nilai tukar rupiah Rp17.500 per dolar AS, serta imbal hasil surat berharga negara 10 tahun sebesar 6,9 persen.

Baca Juga :  KPK OTT Gubernur Riau dan 9 Orang Lainnya 

Delapan prioritas utama RAPBN 2027

RAPBN 2027 akan diarahkan untuk mendukung delapan program kerja prioritas nasional. Prioritas tersebut mencakup kedaulatan pangan, kemandirian air dan energi, pendidikan, kesehatan, hilirisasi dan industrialisasi.

Selain itu, pemerintah memprioritaskan pembangunan infrastruktur, perumahan dan ketahanan terhadap bencana, penguatan ekonomi kerakyatan dan pembangunan desa, serta penurunan kemiskinan.

Pemerintah juga akan memperkuat pertahanan dan keamanan, penegakan hukum, tata kelola pemerintahan, digitalisasi, serta diplomasi ekonomi sebagai pendukung program prioritas tersebut.

Dampaknya bagi masyarakat

Besarnya anggaran RAPBN 2027 membuat kebijakan fiskal menjadi salah satu faktor penting bagi perekonomian Indonesia tahun depan. Belanja pemerintah akan diarahkan untuk mendorong pertumbuhan sekaligus memperkuat program yang menyentuh kebutuhan masyarakat.

Baca Juga :  MA dan AS Akui Jual 9 Bayi dan 1 Anak Lewat TikTok dan WhatsApp

Pemerintah juga menargetkan tingkat kemiskinan turun menjadi 6,0-6,5 persen pada 2027. Target tersebut lebih rendah dibandingkan sasaran kemiskinan dalam APBN 2026 sebesar 6,5-7,5 persen.

Dari sisi dunia usaha dan investor, target pertumbuhan 6 persen serta penguatan hilirisasi dan industrialisasi menjadi perhatian penting. Pemerintah juga merencanakan pembentukan bursa komoditas nasional mulai 1 Januari 2027 untuk memperkuat posisi Indonesia dalam menentukan harga komoditas ekspor.

Namun, RAPBN 2027 masih merupakan rancangan yang harus melalui pembahasan bersama DPR. Karena itu, angka dan kebijakan dalam rancangan tersebut masih dapat mengalami perubahan sebelum ditetapkan menjadi APBN 2027. (Tim)

Berita Terkait

Gaji Guru 2027 Berpeluang Naik, Ini Sinyal Terbaru dari Banggar DPR
Prabowo Perintahkan Kapolri dan Panglima TNI Usut Tambang Ilegal, Keduanya Berdiri Siap
Membanggakan! Putra Sungai Penuh Riza Kesra Permata Jabat Dandenpom Lanal Banten
MK Perjelas Pasal Penghinaan Presiden, Relawan Tak Bisa Asal Melapor
Wali Kota Alfin: Sungai Penuh Kembali Raih Prestasi, Dapat Insentif Fiskal Rp1,5 Miliar
Jaksa Agung Lantik 15 Kajati dan Pejabat Eselon II, Ini Daftar Lengkapnya
Kejagung Hati-hati Usut Kasus Febrie Adriansyah, Ini Alasannya
Jadi Paskibraka Nasional di Istana, Berapa Gaji dan Bonus yang Diterima?
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:30 WIB

Gaji Guru 2027 Berpeluang Naik, Ini Sinyal Terbaru dari Banggar DPR

Jumat, 14 Agustus 2026 - 17:35 WIB

APBN 2027 Prabowo: Anggaran Rp4.097,2 Triliun, Ini Prioritas dan Dampaknya

Jumat, 14 Agustus 2026 - 17:21 WIB

Prabowo Perintahkan Kapolri dan Panglima TNI Usut Tambang Ilegal, Keduanya Berdiri Siap

Kamis, 13 Agustus 2026 - 23:40 WIB

Membanggakan! Putra Sungai Penuh Riza Kesra Permata Jabat Dandenpom Lanal Banten

Kamis, 13 Agustus 2026 - 10:00 WIB

MK Perjelas Pasal Penghinaan Presiden, Relawan Tak Bisa Asal Melapor

Berita Terbaru