Ahok Kritik BUMN: “Mengapa Orang Terbaik Pertamina Disingkirkan?”

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 28 Januari 2026 - 03:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HUKUM-Sidang lanjutan perkara dugaan korupsi tata kelola minyak mentah Pertamina kembali memanas. Mantan Komisaris Utama Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, melontarkan pernyataan keras yang mengundang perhatian publik.

Dalam kesaksiannya di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Selasa (27/1/2026), Ahok mempertanyakan alasan di balik pemberhentian dua mantan direktur utama anak usaha Pertamina, Djoko Priyono dan Mas’ud Khamid — dua figur yang menurutnya memiliki kontribusi besar bagi perusahaan.

Ketegangan bermula saat jaksa membacakan bagian dari Berita Acara Pemeriksaan (BAP) yang menyebut nama keduanya sebagai pejabat yang “dicopot”. Ahok dengan tegas menolak narasi bahwa pencopotan itu berkaitan langsung dengan kinerja.

Ia menyebut bahwa Djoko dan Mas’ud justru termasuk orang-orang yang paling memahami persoalan operasional dan berani menolak praktik pengadaan yang tidak sesuai aturan.

Menurut Ahok, Mas’ud Khamid pernah memilih menanggung konsekuensi jabatan daripada menandatangani dokumen yang dianggapnya janggal dalam proses pengadaan aditif.

Sementara Djoko Priyono, yang berasal dari latar belakang teknis kilang, dinilai sebagai salah satu sosok paling penting dalam upaya modernisasi fasilitas pengolahan minyak.

Baca Juga :  Kejari Tanjabtim Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Penyelewengan Solar Subsidi

“Dua orang ini, kalau bicara soal integritas dan kompetensi, mereka yang terdepan. Maka ketika mereka diberhentikan, saya sendiri terkejut,” ujar Ahok di hadapan majelis hakim.

Ia kemudian menegaskan bahwa pemberhentian keduanya terjadi pada masa pemerintahan Presiden Joko Widodo, sehingga menurutnya wajar apabila jaksa juga menelusuri proses pengambilan kebijakan tersebut.

Pernyataan itu sontak menarik reaksi para pengunjung sidang hingga hakim harus menertibkan ruangan.

Rangkaian Dugaan Penyimpangan

Dalam dakwaannya, jaksa memaparkan bahwa mekanisme impor minyak mentah yang dilakukan Pertamina dan Kilang Pertamina Internasional periode 2018–2023 dianggap menyimpang dari prinsip pengadaan yang sehat.

Pertamina tetap bekerja sama dengan Trafigura Pte Ltd meski perusahaan tersebut sedang dikenai pembatasan dalam proses pengadaan.

Akibat praktik tersebut, negara mengalami kerugian sekitar USD 6,99 juta.

Sembilan orang kini menjadi terdakwa, mulai dari jajaran direksi anak usaha Pertamina hingga pihak swasta yang diduga ikut menikmati keuntungan dari penyimpangan pengadaan tersebut.

Baca Juga :  Kabar Baik! Rusun untuk Masyarakat Bergaji Tanggung Segera Disiapkan Pemerintah

Daftar Terdakwa

  1. Riva Siahaan – Dirut Pertamina Patra Niaga
  2. Sani Dinar Saifuddin – Direktur Feedstock & Product Optimization PT Pertamina International
  3. Yoki Firnandi – Dirut Pertamina International Shipping
  4. Agus Purwono – VP Feedstock Management PT Kilang Pertamina Internasional
  5. Muhammad Kerry Adrianto Riza – Beneficial Owner PT Navigator Katulistiwa
  6. Dimas Werhaspati – Komisaris PT Navigator Katulistiwa & Komisaris PT Jenggala Maritim
  7. Gading Ramadhan Joedo – Komisaris PT Jenggala Maritim & Dirut PT Orbit Terminal Merak
  8. Maya Kusmaya – Direktur Pemasaran Pusat dan Niaga
  9. Edward Corne – VP Trading Operation Pertamina Patra Niaga

Kasus ini masih bergulir dan diperkirakan akan memunculkan fakta baru seiring jalannya persidangan. Pernyataan Ahok dianggap menjadi salah satu momen paling menonjol yang berpotensi membawa arah pembuktian ke tingkat lebih tinggi.

Berita Terkait

RESMI! Prabowo Subianto Bentuk Satgas Ekonomi 2026, Target Pertumbuhan RI Digenjot Besar-Besaran
Harga Tiket Haji 2026 Naik, Pemerintah Pastikan Jamaah Tidak Bayar Lebih
BBM Naik Tajam Hari Ini! Pertamax Turbo Tembus Rp19.400, Ini Daftar Harga Terbaru 18 April 2026
DUI Lawyer Costs in the U.S. Can Reach $25,000 — Full Breakdown, Key Factors, and What Drivers Must Know
Truck Accident Lawyer Secrets: How Victims Win Million-Dollar Settlements Fast
Best Car Accident Lawyers in the USA 2026 – Free Consultation & No Win No Fee
Ekonomi Indonesia 2026 Diproyeksi Tembus 5,3%, Airlangga Hartarto Pastikan Aman dari Krisis 1998
Usai Pamit dari MK, Anwar Usman Tiba-tiba Pingsan di Gedung Mahkamah Konstitusi
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 18:00 WIB

RESMI! Prabowo Subianto Bentuk Satgas Ekonomi 2026, Target Pertumbuhan RI Digenjot Besar-Besaran

Sabtu, 18 April 2026 - 12:30 WIB

Harga Tiket Haji 2026 Naik, Pemerintah Pastikan Jamaah Tidak Bayar Lebih

Sabtu, 18 April 2026 - 07:06 WIB

BBM Naik Tajam Hari Ini! Pertamax Turbo Tembus Rp19.400, Ini Daftar Harga Terbaru 18 April 2026

Jumat, 17 April 2026 - 17:03 WIB

DUI Lawyer Costs in the U.S. Can Reach $25,000 — Full Breakdown, Key Factors, and What Drivers Must Know

Kamis, 16 April 2026 - 15:52 WIB

Truck Accident Lawyer Secrets: How Victims Win Million-Dollar Settlements Fast

Berita Terbaru

Oplus_131072

Asuransi Kendaraan

Daftar Asuransi Mobil Syariah Terdaftar OJK 2026, Lengkap dengan Keunggulannya

Minggu, 19 Apr 2026 - 16:00 WIB