Update IHSG Hari Ini 8 April 2026: Tekanan Global Bikin Loyo, Cek Rekomendasi Saham

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 8 April 2026 - 09:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Jakarta-Pasar saham Indonesia kembali bergerak fluktuatif pada perdagangan Rabu, 8 April 2026. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya ditutup melemah tipis sebesar 0,26% ke level 6.971,03 setelah sebelumnya sempat menguat tajam di awal sesi. Pergerakan ini mencerminkan sikap wait and see investor di tengah tekanan global yang belum mereda.

Sentimen utama yang menekan pasar datang dari meningkatnya tensi konflik di kawasan Timur Tengah yang mendorong lonjakan harga minyak dunia. Kondisi ini membuat pelaku pasar cenderung berhati-hati karena dampaknya bisa meluas ke inflasi global hingga kebijakan moneter berbagai negara, termasuk Indonesia.

Tekanan terlihat jelas pada saham-saham berkapitalisasi besar yang menjadi penopang indeks. Saham perbankan seperti BBRI turun 2,42% ke Rp3.230 dan BMRI melemah 2,17% ke Rp4.510. Sementara itu, saham sektor tambang seperti AMMN juga terkoreksi 3,08% ke Rp4.870, disusul TLKM yang turun 1,90% ke Rp3.100.

Baca Juga :  Cara Cek NIK KTP Dipakai Pinjol atau Tidak, Mudah Lewat OJK

Dari sisi data perdagangan, jumlah saham yang melemah mencapai 431 emiten, jauh lebih banyak dibandingkan 261 saham yang menguat. Volume transaksi tercatat tinggi di angka 25,49 miliar saham dengan nilai transaksi Rp13,45 triliun, menunjukkan aktivitas pasar yang tetap ramai meski arah indeks melemah.

Kenaikan harga minyak mentah global turut memicu kekhawatiran terhadap kondisi fiskal Indonesia. Beban subsidi energi berpotensi meningkat signifikan, apalagi setiap kenaikan US$1 per barel diperkirakan menambah beban hingga Rp6,8 triliun. Hal ini menjadi perhatian serius bagi investor karena bisa berdampak pada defisit APBN.

Baca Juga :  Kurs Rupiah Hari Ini 2 Juli 2026 Ditutup Melemah ke Rp17.995 per Dolar AS, Investor Waspadai Data NFP

Di sisi lain, pemerintah memastikan harga BBM bersubsidi tetap stabil hingga akhir tahun. Kebijakan ini memang menjaga daya beli masyarakat, namun konsekuensinya adalah tekanan anggaran yang lebih besar sehingga pemerintah perlu melakukan efisiensi di berbagai sektor.

Menariknya, pada awal perdagangan IHSG sempat melesat hingga 2,25% ke level 7.127,97 sebelum akhirnya berbalik arah. Hal ini menunjukkan bahwa pasar masih memiliki potensi rebound, namun sangat sensitif terhadap perubahan sentimen global.

Untuk strategi hari ini, investor disarankan fokus pada saham defensif dan sektor yang diuntungkan dari kenaikan harga komoditas seperti energi dan tambang. Selain itu, tetap disiplin dalam manajemen risiko karena IHSG diproyeksikan masih bergerak dalam rentang 6.900–7.100 dalam jangka pendek. (Tim/*)

Berita Terkait

Lowongan BPJS Kesehatan 2026 Resmi Dibuka, Lulusan S1 hingga S3 Bisa Daftar
Forbes Rilis Orang Terkaya Indonesia Juli 2026, Ini 10 Nama dengan Harta Fantastis
10 Saham Favorit Investor Asing Pekan Ini, BBCA Diborong Rp1 Triliun
Kredit Bermasalah Jadi Sorotan, OJK Ungkap 42 Multifinance Punya NPF di Atas 5 Persen
Bank Mandiri Hadirkan QRIS Tap dan Sistem Keamanan Baru untuk Nasabah
Kasus Prolife, OJK Amankan Aset Rp113,97 Miliar
Jangan Salah! Ini Perbedaan Harga Jual Emas Antam dan Perhiasan yang Wajib Diketahui
IPO RANS Entertainment Resmi Melantai di Bursa, Dihadiri Haji Isam dan Boy Thohir
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 08:00 WIB

Forbes Rilis Orang Terkaya Indonesia Juli 2026, Ini 10 Nama dengan Harta Fantastis

Minggu, 12 Juli 2026 - 07:03 WIB

10 Saham Favorit Investor Asing Pekan Ini, BBCA Diborong Rp1 Triliun

Sabtu, 11 Juli 2026 - 23:00 WIB

Kredit Bermasalah Jadi Sorotan, OJK Ungkap 42 Multifinance Punya NPF di Atas 5 Persen

Sabtu, 11 Juli 2026 - 13:00 WIB

Bank Mandiri Hadirkan QRIS Tap dan Sistem Keamanan Baru untuk Nasabah

Sabtu, 11 Juli 2026 - 12:00 WIB

Kasus Prolife, OJK Amankan Aset Rp113,97 Miliar

Berita Terbaru

Teknologi

Tips Merawat Smart TV 32 Inci agar Tahan Lama dan Tetap Jernih

Minggu, 12 Jul 2026 - 12:00 WIB