BTN Kuasai 72% Pasar KPR Subsidi, Bank Lain Tertinggal Jauh

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 2 April 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v80), default quality?

CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v80), default quality?

JAKARTA – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) terus memperkuat dominasinya di sektor pembiayaan perumahan bersubsidi. Hingga akhir Maret 2026, BTN bersama anak usahanya, PT Bank Syariah Nasional, berhasil menguasai sekitar 72 persen pangsa pasar Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi di Indonesia.

Capaian tersebut menjadikan BTN unggul jauh dibandingkan bank-bank pesaing lainnya. Berdasarkan data yang dirilis, penyaluran KPR subsidi BTN telah mencapai 28.811 unit rumah, mempertegas posisinya sebagai pemain utama dalam sektor pembiayaan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

BTN Jauh Tinggalkan Kompetitor

Sejumlah bank BUMN lainnya masih berada di bawah BTN dalam hal pangsa pasar KPR subsidi. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk mencatat pangsa sebesar 8,28 persen atau sekitar 3.311 unit rumah.

Baca Juga :  MacBook Pro M5 14 Inci Hadir di Indonesia, Apple Tawarkan Lonjakan AI dan Efisiensi Daya

Sementara itu, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk berada di posisi berikutnya dengan 6,95 persen (2.780 unit), disusul PT Bank Mandiri (Persero) Tbk sebesar 5,36 persen (2.143 unit). Adapun PT Bank Syariah Indonesia Tbk mencatat pangsa pasar 2,02 persen atau sekitar 808 unit rumah.

Direktur Consumer Banking BTN, Hirwandi Gafar, menyatakan bahwa capaian ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap BTN dalam pembiayaan perumahan subsidi.

“Peningkatan pangsa pasar ini menunjukkan kepercayaan masyarakat yang terus tumbuh terhadap layanan BTN,” ujarnya.

Komitmen BTN Perluas Akses Perumahan

Sejak pertama kali menyalurkan KPR pada tahun 1976, BTN telah membiayai lebih dari 4 juta unit rumah dengan total nilai mencapai Rp262,32 triliun.

Sepanjang tahun 2025, realisasi penyaluran KPR subsidi BTN mencapai 132.803 unit rumah dengan nilai sebesar Rp22,01 triliun. Sementara hingga 27 Maret 2026, penyaluran telah mencapai Rp3,65 triliun untuk 21.954 unit rumah.

Baca Juga :  Bank Mandiri Bagi Dividen Rp44,47 Triliun, Investor Kantongi Rp476 per Saham

BTN menegaskan akan terus memperluas akses pembiayaan perumahan melalui kolaborasi dengan pemerintah serta pengembang. Langkah ini bertujuan agar program KPR subsidi dapat menjangkau masyarakat secara lebih merata dan tepat sasaran.

Fokus pada Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Program KPR subsidi merupakan salah satu instrumen penting pemerintah dalam membantu masyarakat berpenghasilan rendah untuk memiliki hunian layak. Dalam hal ini, BTN memainkan peran strategis sebagai penyalur utama pembiayaan tersebut.

Dengan dominasi pasar yang semakin kuat, BTN diharapkan mampu terus menjaga kualitas layanan serta memperluas jangkauan pembiayaan, seiring dengan meningkatnya kebutuhan perumahan di Indonesia.

Berita Terkait

Belajar Trading Crypto dari Nol, Ini Rekomendasi Kursus Gratis dan Berbayar
iPhone Second Murah 2026: Harga iPhone XR, iPhone 11, iPhone 12, dan iPhone 13
Simulasi KPR Rumah Subsidi 2026: Cicilan Mulai Rp1 Jutaan per Bulan
Dolar AS Tembus Rp17.600, Harga Barang Diprediksi Naik: Warga Desa Ikut Terdampak Rupiah Melemah
Usia 50 Tahun Harus Punya Tabungan Berapa? Ini Target Ideal Menurut Pakar
Berapa Modal Buka Alfamart Sendiri? Cek Biaya Franchise dan Keuntungan 2026
iPad 9 Masih Layak Dibeli di 2026, Ini Keunggulannya
Dolar AS Melejit ke Rp17.600, Strategi Ekonomi Habibie Kembali Jadi Sorotan Publik
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 14:00 WIB

Belajar Trading Crypto dari Nol, Ini Rekomendasi Kursus Gratis dan Berbayar

Senin, 18 Mei 2026 - 12:04 WIB

Simulasi KPR Rumah Subsidi 2026: Cicilan Mulai Rp1 Jutaan per Bulan

Senin, 18 Mei 2026 - 09:01 WIB

Dolar AS Tembus Rp17.600, Harga Barang Diprediksi Naik: Warga Desa Ikut Terdampak Rupiah Melemah

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:02 WIB

Usia 50 Tahun Harus Punya Tabungan Berapa? Ini Target Ideal Menurut Pakar

Minggu, 17 Mei 2026 - 15:00 WIB

Berapa Modal Buka Alfamart Sendiri? Cek Biaya Franchise dan Keuntungan 2026

Berita Terbaru