WFH ASN Tiap Jumat APBN Hemat Rp 6,2 T! Konsumsi BBM Turun hingga Rp 59 T, Ini Dampaknya ke APBN

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 31 Maret 2026 - 23:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Jakarta – Kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) setiap hari Jumat mulai menunjukkan dampak signifikan terhadap keuangan negara. Pemerintah menyebut kebijakan ini mampu menekan beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga triliunan rupiah.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengungkapkan bahwa penerapan WFH satu hari dalam sepekan berpotensi menghemat anggaran negara sebesar Rp 6,2 triliun. Penghematan tersebut berasal dari penurunan kompensasi bahan bakar minyak (BBM).

“Dampak langsung ke APBN dari kebijakan WFH ini sekitar Rp 6,2 triliun,” ujar Airlangga dalam keterangannya, Selasa (31/3/2026).

Baca Juga :  Purbaya: Pimpinan Harus Bertanggung Jawab, Wansepta Dicopot

Tak hanya itu, efek lanjutan dari kebijakan ini juga dirasakan oleh masyarakat luas. Dengan berkurangnya mobilitas harian, konsumsi BBM nasional ikut menurun drastis.

Pemerintah mencatat potensi penghematan belanja BBM masyarakat bisa mencapai Rp 59 triliun. Angka ini dinilai sangat besar dan menjadi sinyal positif bagi upaya efisiensi energi nasional.

Kebijakan WFH ASN ini berlaku untuk seluruh instansi, baik di tingkat pusat maupun daerah. Setiap pegawai diwajibkan bekerja dari rumah satu hari dalam seminggu, yakni setiap hari Jumat.

Baca Juga :  Bitcoin Bergerak Volatil Awal 2026, Investor Global Ambil Sikap Hati-hati

Sementara itu, sektor swasta juga didorong untuk mengikuti kebijakan serupa. Namun, implementasinya akan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing industri agar tidak mengganggu operasional bisnis.

Aturan teknis bagi perusahaan swasta akan dituangkan dalam Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan. Pemerintah menegaskan fleksibilitas tetap menjadi prioritas utama dalam penerapan kebijakan ini.

Langkah ini dinilai sebagai strategi jangka panjang untuk menekan subsidi energi, menjaga stabilitas fiskal, sekaligus mengurangi kemacetan dan polusi di kota-kota besar. (*/Tim)

Berita Terkait

Harga Pertalite dan Pertamax Tak Jadi Naik, Ini Instruksi Langsung Presiden
IHSG Berbalik Melemah Usai Isu Pembatasan Pertalite-Solar, Investor Waspada Dampak Ekonomi
Pembelian BBM Dibatasi Mulai 1 April 2026, Termasuk Ambulan dan Damkar. Ini Rincian Lengkapnya
Harga BBM Pertamina 31 Maret 2026: Benarkah Pertalite Naik Rp14.000? Ini Faktanya di DKI Jakarta, Sumbar dan Jambi
Harga BBM Subsidi April 2026 Dipastikan Tidak Naik, Dirjen Migas Buka Suara Soal Isu Kenaikan
Cara Cek NIK KTP Dipakai Pinjol atau Tidak, Mudah Lewat OJK
Tarif Listrik PLN April–Juni 2026 Tak Naik, Ini Daftar Lengkap per kWh
6 Mobil Toyota Termurah 2026, Harga Mulai Rp100 Jutaan
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 23:19 WIB

WFH ASN Tiap Jumat APBN Hemat Rp 6,2 T! Konsumsi BBM Turun hingga Rp 59 T, Ini Dampaknya ke APBN

Selasa, 31 Maret 2026 - 15:17 WIB

Harga Pertalite dan Pertamax Tak Jadi Naik, Ini Instruksi Langsung Presiden

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:03 WIB

IHSG Berbalik Melemah Usai Isu Pembatasan Pertalite-Solar, Investor Waspada Dampak Ekonomi

Selasa, 31 Maret 2026 - 12:25 WIB

Pembelian BBM Dibatasi Mulai 1 April 2026, Termasuk Ambulan dan Damkar. Ini Rincian Lengkapnya

Selasa, 31 Maret 2026 - 08:00 WIB

Harga BBM Pertamina 31 Maret 2026: Benarkah Pertalite Naik Rp14.000? Ini Faktanya di DKI Jakarta, Sumbar dan Jambi

Berita Terbaru

Nasional

Resmi! ASN WFH Setiap Jumat

Rabu, 1 Apr 2026 - 02:00 WIB