Selama Ramadhan, Anak SD di Sungai Penuh Diberi “MBG” Telur Rebus Setiap Hari, Simak Manfaat dan Risikonya

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 16 Maret 2026 - 01:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

SUNGAI PENUH – Selama Ramadhan, anak-anak SD di Sungai Penuh rutin menerima telur rebus setiap hari dari MGB. Telur menjadi favorit karena mudah diolah, bergizi, dan praktis dikonsumsi oleh anak-anak.

Ahli gizi menyebutkan, konsumsi telur bisa mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak. Protein tinggi dalam telur membantu pembentukan otot, kulit, dan organ tubuh, sementara kolin dan asam lemak omega-3 berperan penting untuk perkembangan otak dan fungsi saraf.

Selain itu, telur mengandung vitamin A, D, B12, riboflavin, serta mineral seperti selenium, zat besi, dan fosfor yang penting untuk menjaga kesehatan tulang, sistem kekebalan tubuh, dan energi anak agar tetap aktif. Kandungan lutein dan zeaxanthin juga membantu menjaga kesehatan mata.

Baca Juga :  Zakat Fitrah: Waktu, Cara, dan Pentingnya Menjelang Idul Fitri

Meski bernutrisi, orang tua perlu memperhatikan jumlah konsumsi. Anak sehat umumnya boleh makan 1–2 butir telur per hari. Jumlah ini dianggap aman asalkan kebutuhan gizi harian dari sayur, buah, biji-bijian, dan sumber protein lain tetap terpenuhi.

Konsumsi telur berlebihan bisa menimbulkan beberapa risiko, antara lain meningkatnya kadar kolesterol, gangguan jantung, alergi, gangguan pencernaan, dan kelebihan nutrisi tertentu seperti kolin atau selenium. Namun, risiko ini tergantung kondisi kesehatan masing-masing anak.

Agar tetap aman dan sehat, telur sebaiknya dimasak matang sempurna, terutama untuk anak kecil. Anak yang lebih besar bisa menikmati telur rebus, digoreng, atau dijadikan omelet dengan tambahan sayuran untuk meningkatkan kandungan gizi.

Baca Juga :  Kolesterol Tinggi? Ini 5 Herbal Alami yang Bisa Membantu Menurunkannya

Orang tua dengan anak yang memiliki kondisi kesehatan tertentu, seperti diabetes tipe 2, hiperlipidemia, atau riwayat penyakit jantung, disarankan berkonsultasi dengan dokter sebelum memberikan telur setiap hari. Hal ini juga berlaku untuk anak dengan alergi telur.

Dengan konsumsi tepat dan pola makan seimbang, telur dapat menjadi sumber gizi penting selama Ramadhan, membantu pertumbuhan, menjaga kesehatan, dan memenuhi kebutuhan energi anak. (fyo)

Berita Terkait

Wisuda XII IAIN Kerinci Kukuhkan 538 Lulusan, Rektor : Kita Siap Melangkah Menuju UIN
China Tutup 12.200 Program Studi, Fokus Cetak Ahli AI dan Teknologi
Daftar Lengkap Wilayah Penempatan PPPK Sekolah Rakyat 2026
Program MBG Tetap Berjalan, Kantin Sekolah Bisa Jadi Penyedia Makanan
Jalur Mandiri PTN 2026 Masih Dibuka, Cek Jadwal dan Syarat Lengkapnya
10 Jurusan Kuliah yang Dianggap Kurang Menjanjikan Setelah Lulus
Beasiswa BSI Scholarship Inspirasi 2026 Resmi Dibuka, Cek Syaratnya
Serangan Jantung Saat Tidur Bisa Mematikan, Kenali Gejalanya
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:43 WIB

Wisuda XII IAIN Kerinci Kukuhkan 538 Lulusan, Rektor : Kita Siap Melangkah Menuju UIN

Rabu, 17 Juni 2026 - 06:01 WIB

China Tutup 12.200 Program Studi, Fokus Cetak Ahli AI dan Teknologi

Senin, 15 Juni 2026 - 13:10 WIB

Daftar Lengkap Wilayah Penempatan PPPK Sekolah Rakyat 2026

Senin, 15 Juni 2026 - 04:01 WIB

Program MBG Tetap Berjalan, Kantin Sekolah Bisa Jadi Penyedia Makanan

Senin, 15 Juni 2026 - 00:05 WIB

Jalur Mandiri PTN 2026 Masih Dibuka, Cek Jadwal dan Syarat Lengkapnya

Berita Terbaru