PP 9 Tahun 2026 Resmi, ASN dan Pensiunan Dapat THR & Gaji ke-13

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 11 Maret 2026 - 18:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta-Pemerintah Indonesia resmi menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 9 Tahun 2026, memastikan aparatur sipil negara (ASN) dan pensiunan menerima tambahan penghasilan tepat waktu. Kebijakan ini menjadi kabar gembira menjelang Lebaran 2026 bagi ribuan ASN dan pensiunan di seluruh Indonesia.

PP 9 Tahun 2026 menetapkan pencairan dua jenis tambahan penghasilan, yaitu Tunjangan Hari Raya (THR) dan Gaji ke-13. Dengan aturan baru ini, ASN dan pensiunan dapat merencanakan kebutuhan Lebaran lebih tenang, karena dana tambahan dijamin tersedia sebelum momen hari raya tiba.

THR diberikan sebagai bentuk apresiasi pada momen keagamaan, sementara Gaji ke-13 merupakan tambahan penghasilan tahunan yang mendukung kesejahteraan ASN dan pensiunan. Kedua tunjangan ini rutin diberikan setiap tahun, namun PP 9/2026 memperkuat dasar hukum dan jadwal pencairannya agar lebih jelas.

Baca Juga :  5 Direktur Baru Bank BTN 2026, Ada Eks Pejabat WIKA dan yang Termuda 43 Tahun

Dasar hukum PP 9 Tahun 2026 meliputi Undang-Undang Dasar 1945, UU Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara, UU Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara, serta UU Nomor 62 Tahun 2024 tentang APBN 2026. Landasan ini memastikan pencairan THR dan Gaji ke-13 berjalan aman dan sesuai aturan, tanpa hambatan administratif.

Regulasi ini juga menjelaskan istilah penting seperti PNS, PPPK, prajurit TNI, anggota Polri, pejabat negara, pensiunan, dan penerima pensiun. Definisi yang jelas membantu instansi pemerintah menentukan siapa yang berhak menerima tunjangan tambahan sesuai ketentuan PP 9 Tahun 2026.

PNS adalah pegawai tetap yang menjalankan tugas pemerintahan, sedangkan PPPK diangkat dengan kontrak kerja tertentu. Prajurit TNI dan anggota Polri bertugas menjaga kedaulatan dan keamanan negara, sedangkan pejabat negara melaksanakan fungsi pemerintahan dan pelayanan publik.

Baca Juga :  Selebgram Lula Lahfah Tutup Usia, Ini Riwayat Penyakitnya

Bagi pensiunan, tambahan penghasilan ini menjadi bentuk penghargaan atas masa pengabdian mereka. Penerima pensiun dan waris sah juga termasuk dalam daftar penerima THR dan Gaji ke-13. Dengan adanya PP 9 Tahun 2026, pencairan tunjangan dijamin tepat waktu dan tepat sasaran, mengurangi risiko keterlambatan administrasi.

Pemerintah menegaskan PP 9 Tahun 2026 sebagai kebijakan rutin untuk meningkatkan kesejahteraan ASN dan pensiunan. Dengan tunjangan tambahan yang jelas jadwalnya, aparatur negara dapat fokus memberikan pelayanan publik, sementara pensiunan bisa menikmati Lebaran lebih tenang dan aman secara finansial. (**/Kyo)

Berita Terkait

Bansos Digital Perlinsos Segera Diluncurkan, Begini Cara Registrasi Calon Penerima
Daerah Kesulitan Bayar Gaji Pegawai, Mendagri dan Kemenkeu Siapkan Solusi
700 Ribu Badan Usaha Diblokir Kemenkum karena Belum Lapor Beneficial Owner
Dedi Mulyadi Pertimbangkan Tunda Bayar Proyek Jabar
Rumah Tasya Farasya Retak Setelah Dibangun 6 Tahun, Ini Temuan Awal Kontraktor
PMK 71/2026 Berlaku, 3 Sanksi Pajak Ini Tak Bisa Dihapus DJP
Resmi Tax Holiday Masih Berlanjut, Airlangga Ungkap Dampak Pajak Minimum Global bagi Investor
Denda Pajak Bisa Dihapus hingga 100%! Begini Cara Mengajukan Lewat Coretax, Batasnya 1 Oktober 2028
Berita ini 59 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 03:00 WIB

Bansos Digital Perlinsos Segera Diluncurkan, Begini Cara Registrasi Calon Penerima

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:00 WIB

Daerah Kesulitan Bayar Gaji Pegawai, Mendagri dan Kemenkeu Siapkan Solusi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:00 WIB

700 Ribu Badan Usaha Diblokir Kemenkum karena Belum Lapor Beneficial Owner

Selasa, 27 Oktober 2026 - 08:06 WIB

Dedi Mulyadi Pertimbangkan Tunda Bayar Proyek Jabar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 02:02 WIB

Rumah Tasya Farasya Retak Setelah Dibangun 6 Tahun, Ini Temuan Awal Kontraktor

Berita Terbaru