JAKARTA – Menjelang Idulfitri 2026, pencarian informasi terkait Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) Rp900.000 kembali meningkat. Namun hingga awal Maret 2026, pemerintah belum mengumumkan kelanjutan program tersebut.
BLT Kesra sebelumnya menjadi salah satu program perlindungan sosial yang membantu keluarga miskin dan rentan dalam menjaga daya beli, terutama menjelang momentum hari besar keagamaan.
Tahap Sebelumnya Berakhir 2025
Program BLT Kesra tahap terakhir tercatat berakhir pada 31 Desember 2025. Jika bantuan tidak dicairkan sesuai batas waktu yang ditetapkan, maka anggaran dapat dikembalikan ke kas negara sesuai mekanisme pengelolaan keuangan.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf sebelumnya menyatakan bahwa bansos merupakan instrumen penting untuk menjaga stabilitas ekonomi rumah tangga masyarakat kurang mampu.
Hingga kini, belum ada rilis resmi dari Kementerian Sosial Republik Indonesia terkait pembukaan tahap baru pada 2026.
Cara Memastikan Status Kepesertaan
Masyarakat tetap dapat melakukan pengecekan data secara mandiri melalui kanal resmi Kemensos.
Melalui Website:
- Akses cekbansos.kemensos.go.id
- Isi data wilayah sesuai KTP
- Masukkan nama lengkap
- Ketik kode verifikasi
- Klik “Cari Data”
Melalui Aplikasi:
- Unduh aplikasi “Cek Bansos”
- Registrasi akun
- Lengkapi data diri dan unggah KTP
- Login dan cek menu profil
Kriteria Umum Penerima
Calon penerima harus:
- WNI dengan dokumen kependudukan sah
- Terdaftar dalam DTKS atau DTSE Kemensos
- Masuk kategori miskin atau rentan miskin
- Bukan ASN, TNI, atau Polri
- Tidak menerima bantuan serupa secara bersamaan
Imbauan Waspada Informasi Tidak Resmi
Pemerintah mengimbau masyarakat agar berhati-hati terhadap informasi yang beredar di media sosial terkait jadwal pencairan. Pastikan hanya mengakses sumber resmi pemerintah untuk menghindari penipuan atau hoaks.
Untuk saat ini, jadwal pencairan BLT Kesra 2026 masih menunggu keputusan dan pengumuman resmi pemerintah.









