Bukan Elon Musk, Ini Deretan 5 CEO dengan Gaji Tertinggi

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 2 Maret 2026 - 06:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Nama-nama seperti Elon Musk dan Mark Zuckerberg kerap diasosiasikan sebagai eksekutif dengan bayaran tertinggi di dunia. Namun laporan terbaru menunjukkan fakta berbeda.

Berdasarkan riset tahunan Equilar 100 tahun 2024, daftar CEO dengan paket kompensasi terbesar di perusahaan publik Amerika Serikat justru dipimpin oleh nama yang tidak terlalu populer di kalangan publik luas.

Laporan tersebut mencatat median kompensasi CEO pada 2024 meningkat sekitar 9,5% dibanding tahun sebelumnya. Kenaikan ini melampaui laju inflasi serta pertumbuhan rata-rata gaji pekerja. Rasio bayaran CEO terhadap karyawan bahkan mencapai sekitar 300 banding 1.

Berikut lima CEO dengan total kompensasi terbesar tahun 2024:

1. Jim Anderson (Coherent)

Posisi puncak ditempati CEO Coherent, Jim Anderson. Ia menerima total kompensasi sekitar US$101,49 juta atau setara Rp1,7 triliun. Sebagian besar paket tersebut berasal dari penghargaan saham yang diberikan saat ia bergabung dengan perusahaan pada pertengahan tahun. Gaji pokok dan bonus hanya menjadi bagian kecil dari keseluruhan paket.

Baca Juga :  LPS Tahan Bunga Penjaminan Meski BI Rate Naik, Simpanan Nasabah Tetap Aman hingga Rp2 Miliar

2. Brian Niccol (Starbucks)

CEO Starbucks Brian Niccol menempati peringkat kedua dengan total paket sekitar US$95,80 juta. Meski gaji pokoknya relatif kecil, mayoritas kompensasi berasal dari opsi saham dan insentif jangka panjang saat ia direkrut dari perusahaan sebelumnya. Nilainya setara ribuan kali gaji rata-rata karyawan Starbucks.

3. Larry Culp (GE Aerospace)

Larry Culp dari GE Aerospace berada di posisi ketiga dengan total kompensasi sekitar US$87,39 juta. Nilai ini melonjak signifikan dibanding tahun sebelumnya, didorong oleh bonus retensi saham dan penghargaan berbasis kinerja.

4. Satya Nadella (Microsoft)

CEO Microsoft Satya Nadella mengantongi sekitar US$79,10 juta. Sebagian besar berasal dari saham, seiring lonjakan kapitalisasi pasar Microsoft yang sempat menembus US$3 triliun pada 2024. Kenaikan nilai saham perusahaan menjadi faktor utama tingginya kompensasi tersebut.

Baca Juga :  Huawei nova 14 Pro Hadir di Indonesia, Ini Spesifikasi dan Promo Rp 4,5 Juta

5. Tim Cook (Apple)

CEO Apple Tim Cook melengkapi lima besar dengan total kompensasi sekitar US$74,60 juta. Struktur pembayarannya didominasi penghargaan saham, sementara gaji pokok dan bonus tahunan hanya sebagian kecil dari total paket.

Tren Kompensasi Eksekutif

Laporan Equilar menunjukkan bahwa mayoritas paket kompensasi CEO berasal dari insentif berbasis saham, bukan gaji pokok. Skema ini dirancang untuk mengaitkan imbalan dengan kinerja perusahaan dan nilai pemegang saham.

Menariknya, hanya sedikit perempuan yang masuk daftar 100 besar, dan tidak ada yang menembus 20 besar. Selain itu, hanya tiga miliarder yang tercatat di antara 20 CEO dengan bayaran tertinggi.

Data ini memperlihatkan bagaimana dinamika pasar modal dan performa saham sangat memengaruhi besaran kompensasi eksekutif. Di tengah perdebatan soal kesenjangan pendapatan, tren kenaikan gaji CEO tetap menjadi perhatian publik dan investor.

Berita Terkait

Kematian Pangeran Kerajaan Arab Saudi di Hotel Mewah London: Penyebab Sebenarnya Diungkap Pengadilan
Harga BBM Pertamina 24 Juli 2026, Shell, Vivo, dan BP Terbaru: Cek Daftar Lengkap Semua Jenis Bahan Bakar
Pep Guardiola Dikabarkan Minta Gaji Rp409 Miliar untuk Latih Timnas Italia
Investor Asing Berbalik Net Buy di BEI, Saham BUMI Jadi Buruan Utama
Breaking News: PM Singapura Lawrence Wong Reshuffle Kabinet, Ini Daftar Menteri Baru
Benarkah Lamine Yamal Masih Keluarga Lionel Messi? Simak Faktanya
Promo PLN Diskon Tambah Daya 50 Persen hingga 27 Juli 2026, Simak Syarat dan Daftar Harganya
1 Riyal Berapa Rupiah Hari Ini? Cek Kurs Riyal Arab Saudi ke Rupiah Terbaru 22 Juli 2026
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:03 WIB

Kematian Pangeran Kerajaan Arab Saudi di Hotel Mewah London: Penyebab Sebenarnya Diungkap Pengadilan

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:01 WIB

Harga BBM Pertamina 24 Juli 2026, Shell, Vivo, dan BP Terbaru: Cek Daftar Lengkap Semua Jenis Bahan Bakar

Jumat, 24 Juli 2026 - 06:00 WIB

Pep Guardiola Dikabarkan Minta Gaji Rp409 Miliar untuk Latih Timnas Italia

Jumat, 24 Juli 2026 - 02:00 WIB

Investor Asing Berbalik Net Buy di BEI, Saham BUMI Jadi Buruan Utama

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:01 WIB

Breaking News: PM Singapura Lawrence Wong Reshuffle Kabinet, Ini Daftar Menteri Baru

Berita Terbaru