Kepulangan 58 Ribu Jamaah Umrah RI Berpotensi Molor

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 1 Maret 2026 - 23:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah berdampak pada mobilitas udara internasional. Sebanyak 58.873 jamaah umrah asal Indonesia tercatat masih berada di Arab Saudi dan berpotensi mengalami keterlambatan kepulangan ke Tanah Air.

Data tersebut merujuk pada Sistem Komputerisasi Pengelolaan Umrah dan Haji Khusus (SISKOPATUH). Situasi memanas setelah serangan militer yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran, yang kemudian memicu aksi balasan dan meningkatkan ketegangan regional.

Dampaknya, sejumlah wilayah udara ditutup dan berbagai maskapai internasional melakukan penyesuaian jadwal bahkan pembatalan penerbangan menuju kawasan tersebut.

Baca Juga :  Harga Emas Antam Pecah Rekor Sepanjang Masa, Tembus Rp2,5 Juta

Pemerintah Lakukan Pemantauan Intensif

Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah pada Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia, Puji Raharjo, menyampaikan bahwa pemerintah terus memonitor perkembangan situasi secara berkala.

Menurutnya, koordinasi dilakukan bersama Kantor Urusan Haji serta perwakilan Indonesia di Arab Saudi, yakni KJRI Jeddah dan KBRI Riyadh.

Pemerintah mengimbau jamaah agar tetap tenang dan mengikuti arahan resmi dari Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) masing-masing. Informasi yang beredar di media sosial diminta untuk disaring dan dikonfirmasi kebenarannya.

Baca Juga :  Fitur Baru Google Maps 2026: Ask Maps hingga Navigasi 3D Canggih

Maskapai Lakukan Penyesuaian Operasional

Sejumlah maskapai global dilaporkan menangguhkan atau menyesuaikan operasional penerbangan ke wilayah terdampak. Di antaranya Garuda Indonesia, Emirates, Qatar Airways, serta beberapa maskapai Eropa dan Asia lainnya.

Penyesuaian ini dilakukan sebagai langkah antisipatif terhadap risiko keamanan dan keselamatan penerbangan.

Pemerintah Indonesia memastikan keselamatan jamaah menjadi prioritas utama, sembari menunggu stabilisasi situasi regional dan kepastian jadwal penerbangan lanjutan.

Berita Terkait

Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe, Ini Total Kekayaan Jusuf Hamka Terbaru
NasDem Usul Ambang Batas Parlemen Naik hingga 7%, Berlaku sampai DPRD
Jakarta Gelap 1 Jam! Cek Jadwal Pemadaman Lampu 2026 dan Daftar Lokasinya
CPNS 2026 Segera Dibuka? Ini Bocoran Jadwal Resmi, Kuota Formasi, dan Peluang Lolos yang Wajib Kamu Tahu!
Lolos Seleksi Manager Kopdes Wajib Ikut Pelatihan 2 Bulan
Daftar 4 Bandara Fast Track Haji 2026: Jemaah Berangkat dari Jakarta, Solo, Surabaya, dan Makassar
Anggota DPRD Tidak Berwenang Membongkar Aset Pemerintah, Ini Penjelasan Hukumnya
Malaysia Borong 1 Juta Barel Minyak dari Irak: Strategi Darurat Hadapi Krisis Energi Global 2026
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 06:00 WIB

Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe, Ini Total Kekayaan Jusuf Hamka Terbaru

Sabtu, 25 April 2026 - 00:10 WIB

NasDem Usul Ambang Batas Parlemen Naik hingga 7%, Berlaku sampai DPRD

Jumat, 24 April 2026 - 18:39 WIB

Jakarta Gelap 1 Jam! Cek Jadwal Pemadaman Lampu 2026 dan Daftar Lokasinya

Kamis, 23 April 2026 - 20:55 WIB

CPNS 2026 Segera Dibuka? Ini Bocoran Jadwal Resmi, Kuota Formasi, dan Peluang Lolos yang Wajib Kamu Tahu!

Kamis, 23 April 2026 - 17:10 WIB

Lolos Seleksi Manager Kopdes Wajib Ikut Pelatihan 2 Bulan

Berita Terbaru

Ekonomi

Lampu Hias Ruang Tamu Modern 2026, Bikin Rumah Lebih Estetik

Sabtu, 25 Apr 2026 - 17:00 WIB

Bisnis

Tips Belanja Hemat di Shopee 2026, Diskon Besar Saat Event

Sabtu, 25 Apr 2026 - 15:01 WIB

Ekonomi

Hati-Hati Quishing! Ini Cara Aman Transfer QRIS Terbaru 2026

Sabtu, 25 Apr 2026 - 14:00 WIB

Asuransi Kendaraan

Asuransi Mobil Syariah Terbaik 2026, Bebas Riba dan Banyak Keuntungan

Sabtu, 25 Apr 2026 - 13:00 WIB