Agrinas Impor 105.000 Pikap dari India Rp24,66 Triliun, Inpres 17/2025 Jadi Landasan

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 26 Februari 2026 - 23:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengadaan pikup India merujuk pada Inpres 17/2025. Foto : Ist

Pengadaan pikup India merujuk pada Inpres 17/2025. Foto : Ist

Jakarta – PT Agrinas Pangan Nusantara merealisasikan impor 105.000 unit kendaraan pikap dari India dengan total nilai mencapai Rp24,66 triliun. Pengadaan kendaraan niaga tersebut dilakukan untuk mendukung operasional program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih yang tengah dipercepat pemerintah.

Langkah impor ini mengacu pada Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 17 Tahun 2025. Dalam aturan tersebut, Agrinas mendapat penugasan untuk mempercepat pembangunan fisik gerai, pergudangan, serta kelengkapan ekosistem Kopdes Merah Putih, termasuk fleksibilitas dalam metode pengadaan.

Direktur Utama Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, menegaskan bahwa proses pengadaan kendaraan telah melalui mekanisme seleksi terbuka. Agrinas, kata dia, telah mengundang sejumlah produsen kendaraan niaga dalam negeri dari berbagai merek untuk mengikuti tender.

Baca Juga :  Tata XPRES Resmi Dirilis, Sedan Murah Buatan India Mulai Rp 100 Jutaan

Namun, hasil negosiasi dengan pabrikan lokal belum menghasilkan kesepakatan. Joao menjelaskan bahwa kendala utama terletak pada struktur harga dan kemampuan pasokan dalam jumlah besar (bulk order), yang menjadi kebutuhan utama proyek Kopdes Merah Putih.

Menurutnya, beberapa model pikap 4×2 seperti Daihatsu Gran Max dan Suzuki Carry sempat masuk pembahasan. Akan tetapi, harga yang diajukan dinilai hampir setara dengan pikap 4×4 impor dari India, sehingga dianggap kurang efisien dari sisi anggaran.

Selain pikap, Agrinas juga memutuskan mengimpor 35.000 unit truk ringan dari Tata Motors India. Keputusan itu diambil setelah evaluasi kapasitas produksi pabrikan dalam negeri menunjukkan kemampuan maksimal pasokan sekitar 45.000 unit.

Baca Juga :  Ringgit Malaysia to USD Today: Latest Exchange Rate and Forecast

Secara terperinci, kemampuan produksi lokal disebut berasal dari Mitsubishi Fuso, Hino, Isuzu, hingga Foton. Meski demikian, volume tersebut dinilai belum mencukupi kebutuhan distribusi logistik Kopdes Merah Putih secara nasional.

Di sisi lain, ekonom Center of Reform on Economics (CORE), Yusuf Rendy Manilet, menilai diskresi dalam Inpres 17/2025 perlu diimbangi pengawasan ketat. Tanpa transparansi dan pembanding harga yang jelas, risiko moral hazard dalam proyek bernilai besar dinilai dapat meningkat. (***)

Berita Terkait

Kredit Mobil Bekas September 2026: DP, Bunga dan Simulasi Cicilan Terbaru
Kurs Ringgit Malaysia Hari Ini 6 September 2026: 1 MYR Setara Rp4.357, Cek 100 dan 1.000 Ringgit
Harga Buyback Emas Antam Hari Ini 6 September 2026 Naik Rp133 Ribu, Cek Simulasi Jual 1–100 Gram
QRIS Tembus 67 Juta Pengguna, Kini Bisa Dipakai di 6 Negara: Cek Negara yang Sudah Mendukung
Purbaya Buka Opsi Ubah Batas Omzet UMKM Bebas PPh, Ini Penjelasannya
Harga BBM Pertamina Sumatera 6 September 2026: Pertamax hingga Dexlite
Laba Telkom Indonesia (TLKM) Semester I 2026 Naik Jadi Rp10,6 Triliun, Simak Kinerja Terbarunya
Tarif Listrik PLN September 2026 Terbaru: Cek Harga per kWh untuk Rumah Tangga, Bisnis dan Industri
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 03:01 WIB

Kredit Mobil Bekas September 2026: DP, Bunga dan Simulasi Cicilan Terbaru

Minggu, 6 September 2026 - 22:00 WIB

Kurs Ringgit Malaysia Hari Ini 6 September 2026: 1 MYR Setara Rp4.357, Cek 100 dan 1.000 Ringgit

Minggu, 6 September 2026 - 19:01 WIB

Harga Buyback Emas Antam Hari Ini 6 September 2026 Naik Rp133 Ribu, Cek Simulasi Jual 1–100 Gram

Minggu, 6 September 2026 - 13:00 WIB

QRIS Tembus 67 Juta Pengguna, Kini Bisa Dipakai di 6 Negara: Cek Negara yang Sudah Mendukung

Minggu, 6 September 2026 - 12:00 WIB

Purbaya Buka Opsi Ubah Batas Omzet UMKM Bebas PPh, Ini Penjelasannya

Berita Terbaru