Kebakaran SMPN 2 Sungai Penuh, Ini Keterangan Saksi Mata Asal Kebakaran

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 19 Februari 2026 - 11:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

SUNGAIPENUH-Kebakaran melanda SMP Negeri 2 Sungai Penuh pada Kamis pagi (19/2/2026), memicu kepanikan warga dan aktivitas pemadaman oleh petugas. Peristiwa terjadi sekitar pagi hari dan mengakibatkan kerusakan parah pada sejumlah ruang kelas serta area kantin sekolah. Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penelusuran aparat berwenang.

Berdasarkan keterangan saksi mata di lokasi, api pertama kali terlihat berasal dari bagian belakang sekolah, tepatnya di area kantin. Kantin tersebut diketahui terbuat dari material kayu, yang diduga mempercepat perambatan api. Saksi menyebut kobaran api cepat membesar sebelum petugas tiba.

Seorang saksi menuturkan bahwa sebelum api membesar, terdengar suara ledakan dari arah kantin. Selain itu, tercium bau gas yang cukup menyengat. Kondisi ini memunculkan dugaan awal adanya sumber api yang berkaitan dengan peralatan atau tabung gas di kantin.

Baca Juga :  Megawati Kembali Tunjuk Hardizal Pimpin DPC PDI-P Sungai Penuh

“Api berasal dari belakang, dari kantin sekolah. Bangunan kantin terbuat dari kayu, jadi api cepat membesar,” ujar saksi di sekitar lokasi kejadian. Pernyataan tersebut memperkuat indikasi awal bahwa titik api berada di fasilitas penunjang sekolah tersebut.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Satpol PP Kota Sungai Penuh menyampaikan bahwa pihaknya masih menunggu hasil penyelidikan resmi terkait asal-usul kebakaran. Petugas fokus melakukan pemadaman serta memastikan api tidak kembali menyala.

“Api sudah padam, saat ini kami melakukan pendinginan di lokasi,” ungkap perwakilan Damkar. Pendinginan dilakukan untuk mengantisipasi bara api tersisa yang berpotensi memicu kebakaran ulang di struktur bangunan yang terdampak.

Baca Juga :  17 Kadis dan Puluhan Kabid di Kota Sungai Penuh Dipastikan Non-Job

Di lokasi kejadian, terlihat beberapa ruang kelas mengalami kerusakan signifikan. Area kantin menjadi salah satu bagian dengan dampak terparah akibat material kayu yang mudah terbakar. Tidak ada laporan resmi mengenai korban jiwa hingga berita ini disusun.

Aparat kepolisian bersama instansi terkait masih melakukan pendataan dan olah tempat kejadian perkara (TKP). Pihak sekolah dan pemerintah daerah diharapkan segera melakukan evaluasi keamanan fasilitas untuk mencegah insiden serupa di masa mendatang.

Penulis : Fanda Yosephta

Editor : Fanda Yosephta

Berita Terkait

Hadiri Forum Strategis, Wako Alfin Bawa Aspirasi Sungai Penuh
HUT Pesisir Selatan ke-78, Wawako Azhar Dorong Kerja Sama Pembangunan
Dari Kantor ke Ladang, Azhar Hamzah Ikut Panen Jagung
Wawako Azhar Turun Langsung, Cek Progres Gedung Merah Putih di Sungai Penuh
Sungai Penuh Raih Penghargaan Nasional, Program 3S Jadi Kunci Turunkan Stunting
Imigrasi Kerinci Bongkar Cara Mudah Urus Paspor, Ini Panduan Lengkapnya
Suasana Hangat Halal Bihalal Alumni Ajwa Tour, Ini Pesan Wali Kota Alfin
Era Digital! Sungai Penuh Luncurkan e-Media untuk Transparansi Publik
Berita ini 80 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 12:30 WIB

Hadiri Forum Strategis, Wako Alfin Bawa Aspirasi Sungai Penuh

Kamis, 16 April 2026 - 10:01 WIB

HUT Pesisir Selatan ke-78, Wawako Azhar Dorong Kerja Sama Pembangunan

Rabu, 15 April 2026 - 10:08 WIB

Dari Kantor ke Ladang, Azhar Hamzah Ikut Panen Jagung

Rabu, 15 April 2026 - 08:00 WIB

Wawako Azhar Turun Langsung, Cek Progres Gedung Merah Putih di Sungai Penuh

Rabu, 15 April 2026 - 06:00 WIB

Sungai Penuh Raih Penghargaan Nasional, Program 3S Jadi Kunci Turunkan Stunting

Berita Terbaru

Ekonomi

Cara Cepat Dapat DANA Points, Cuma dari Transaksi Harian

Kamis, 16 Apr 2026 - 15:30 WIB