Utang Pemerintah Tembus Rp 9.637,9 T di Akhir 2025

Rasio ke PDB Naik Jadi 40,46%

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 16 Februari 2026 - 18:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Pemerintah mencatat total utang sebesar Rp 9.637,9 triliun pada kuartal IV-2025. Angka tersebut bertambah sekitar Rp 229,26 triliun dibandingkan kuartal III-2025 yang sebesar Rp 9.408,64 triliun.

Data Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan, posisi utang hingga akhir 2025 setara 40,46% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Rasio ini meningkat dari kuartal III-2025 yang tercatat 40,30%.

Komposisi utang pemerintah masih didominasi oleh Surat Berharga Negara (SBN). Nilainya mencapai Rp 8.387,23 triliun atau 87,02% dari total utang. Sementara itu, pinjaman tercatat Rp 1.250,67 triliun.

Baca Juga :  PKH hingga BPNT Masih Cair Agustus 2026, Simak Cara Cek Status Penerima

Jika dibandingkan dengan kuartal III-2025, seluruh komponen utang mengalami kenaikan. Pada periode sebelumnya, SBN tercatat Rp 8.187,55 triliun dan pinjaman Rp 1.221,09 triliun.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pembiayaan APBN melalui utang pada tahun lalu sangat dibutuhkan untuk menjaga stabilitas ekonomi di tengah perlambatan signifikan.

Baca Juga :  APBN Mei 2026 Defisit Rp180,4 Triliun, Apa Dampaknya bagi Rupiah, Investasi, dan Ekonomi Indonesia?

“Ini kan kemarin terpaksa karena ada perlambatan signifikan. Pilihannya yang mana? ke kondisi seperti 1998 atau meningkatkan utang sedikit tapi ekonomi kita selamat, habis itu kita tata ulang semuanya,” ujar Purbaya.

Nominal utang tersebut dinilai sulit dibandingkan dengan catatan sepanjang 2024. Pasalnya, Kementerian Keuangan pada periode sebelumnya tidak lagi merilis data utang melalui Buku APBN Kinerja dan Fakta yang biasanya terbit rutin tiap bulan. (***)

Berita Terkait

108 Penerbangan dari dan ke Bali Terdampak Erupsi Anak Krakatau, 13.000 Penumpang Kena Imbas
Daftar 8 Bandara Ditutup Sementara Imbas Erupsi Gunung Anak Krakatau, Cek Penerbangan Hari Ini
Purbaya Buka Opsi Ubah Batas Omzet UMKM Bebas PPh, Ini Penjelasannya
5 Direktur Baru Bank BTN 2026, Ada Eks Pejabat WIKA dan yang Termuda 43 Tahun
KAI Group Buka Rekrutmen 2026 untuk Lulusan SMA-S1, Ini Cara Daftar
Abu Gunung Anak Krakatau Mulai Menyebar ke Pringsewu, Warga Diminta Pakai Masker
Cara Menurunkan Desil Lewat HP September 2026, Cek DTSEN dan Bansos
Harga BBM Hari Ini 3 September 2026 di Jambi, Sumbar dan Riau: Pertamax, Pertalite hingga Dexlite
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 23:30 WIB

Daftar 8 Bandara Ditutup Sementara Imbas Erupsi Gunung Anak Krakatau, Cek Penerbangan Hari Ini

Minggu, 6 September 2026 - 12:00 WIB

Purbaya Buka Opsi Ubah Batas Omzet UMKM Bebas PPh, Ini Penjelasannya

Minggu, 6 September 2026 - 10:00 WIB

5 Direktur Baru Bank BTN 2026, Ada Eks Pejabat WIKA dan yang Termuda 43 Tahun

Minggu, 6 September 2026 - 08:00 WIB

KAI Group Buka Rekrutmen 2026 untuk Lulusan SMA-S1, Ini Cara Daftar

Sabtu, 5 September 2026 - 23:30 WIB

Abu Gunung Anak Krakatau Mulai Menyebar ke Pringsewu, Warga Diminta Pakai Masker

Berita Terbaru