Kasus Dugaan Korupsi Damkar, SPBU Pelayang Raya Juga Digeledah Kejari Sungai Penuh. Ini Penjelasan Kajari Sungai Penuh

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 12 Februari 2026 - 15:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

SUNGAIPENUH – Pengusutan kasus dugaan korupsi di lingkungan Kejaksaan Negeri Sungai Penuh terus berkembang. Tim penyidik tidak hanya melakukan penggeledahan di Dinas Pemadam Kebakaran Kota Sungai Penuh, tetapi juga menyasar SPBU yang berlokasi di kawasan Pelayang Raya.

SPBU Pelayang Raya digeledah sebagai bagian dari pendalaman terkait belanja bahan bakar minyak (BBM). Langkah ini dilakukan untuk menelusuri alur pembayaran dan dokumen transaksi yang diduga berkaitan dengan perkara yang tengah disidik.

Dalam penggeledahan tersebut, tim Pidana Khusus (Pidsus) menyita dua dokumen penting yang berhubungan dengan pembayaran BBM. Dokumen itu dinilai relevan untuk mengonfirmasi penggunaan anggaran operasional yang kini menjadi fokus penyidikan.

Baca Juga :  LKPD 2025 Diserahkan, Wako Alfin Komitmen Perkuat Akuntabilitas Keuangan Daerah

Sementara itu, dari kantor Dinas Damkar, penyidik mengamankan empat unit komputer, ratusan dokumen, serta dua unit brankas. Barang-barang yang disita akan dianalisis guna memperkuat pembuktian dalam proses hukum yang berjalan.

Kepala Kejaksaan Negeri Sungai Penuh, Robi Haryanto, SH, MH, menjelaskan bahwa penggeledahan di SPBU Pelayang Raya berkaitan langsung dengan komponen belanja BBM. Menurutnya, penyidik berupaya memastikan kesesuaian antara dokumen administrasi dan realisasi anggaran.

Robi Haryanto juga mengungkapkan bahwa hasil perhitungan sementara menunjukkan potensi kerugian negara sekitar Rp780 juta. Nilai tersebut masih bersifat sementara dan dimungkinkan bertambah seiring pendalaman terhadap barang bukti yang telah disita.

Baca Juga :  BREAKING NEWS: Pemkot Sungai Penuh Reshuffle Besar-Besaran, Sekitar 50 Pejabat Eselon III dan IV Dilantik Malam Ini

Kasus ini mencakup beberapa pos anggaran, di antaranya uang makan minum, belanja BBM, biaya operasional, serta komponen lainnya. Penyidik kini terus mengumpulkan dan memverifikasi bukti untuk mendapatkan gambaran utuh terkait dugaan penyimpangan.

Kejari Sungai Penuh menegaskan bahwa proses penyidikan akan dilakukan secara profesional dan transparan. Publik diimbau menunggu perkembangan resmi dari pihak kejaksaan terkait hasil pemeriksaan lanjutan dan kemungkinan penetapan pihak yang bertanggung jawab.(fyo)

Penulis : Fanda Yosephta

Editor : Fanda Yosephta

Berita Terkait

Hakim Tolak Praperadilan Febrie Adriansyah, Penggeledahan dan Penyitaan Polri Dinyatakan Sesuai Prosedur
Pilwako Sungai Penuh Masih Jauh, Warga Minta Elite Politik Fokus Ekonomi
Sekda Alpian Pimpin Forum JKN Sungai Penuh, Ini Fokus Pemkot Tingkatkan Pelayanan BPJS Kesehatan
Hujan Guyur Sungai Penuh Sore Ini, Asap Pekat Mulai Mereda
Kualitas Udara Memburuk, Polres Kerinci Imbau Warga Gunakan Masker dan Waspadai Karhutla
Masa Jabatan Kapolri Digugat ke MK
Warga Sungai Penuh Mulai Pakai Masker, Mata Perih di Tengah Kabut: Ada Apa Hari Ini?
Pengurus ISMI Kerinci dan Sungai Penuh Resmi Dilantik, Prof Jafar Ahmad dan Hartono Dipercaya Memimpin
Berita ini 348 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:00 WIB

Hakim Tolak Praperadilan Febrie Adriansyah, Penggeledahan dan Penyitaan Polri Dinyatakan Sesuai Prosedur

Rabu, 26 Agustus 2026 - 14:24 WIB

Pilwako Sungai Penuh Masih Jauh, Warga Minta Elite Politik Fokus Ekonomi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:29 WIB

Sekda Alpian Pimpin Forum JKN Sungai Penuh, Ini Fokus Pemkot Tingkatkan Pelayanan BPJS Kesehatan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:05 WIB

Hujan Guyur Sungai Penuh Sore Ini, Asap Pekat Mulai Mereda

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:01 WIB

Kualitas Udara Memburuk, Polres Kerinci Imbau Warga Gunakan Masker dan Waspadai Karhutla

Berita Terbaru

Teknologi

Samsung P9 dan P7 Hadir dengan USB4, Kapasitas hingga 8TB

Jumat, 28 Agu 2026 - 22:00 WIB

Otomotif

Honda Ryden 160 Bikin Penasaran, Calon Rival Yamaha Aerox 155

Jumat, 28 Agu 2026 - 18:00 WIB