Dipercaya Pimpin BAPPEDA dan Riset, Joni Zeber Tak Tampak Hadir di Malam Pelantikan

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 1 Februari 2026 - 11:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

SUNGAIPENUH- Dipercaya Pimpin BAPPEDA dan Riset, Joni Zeber Misterius Tak Hadir di Malam Pelantikan
SUNGAIPENUH — Malam pelantikan ratusan pejabat Pemkot Sungai Penuh menyisakan tanda tanya besar. Nama Joni Zeber, yang dipercaya mengemban jabatan strategis sebagai Kepala BAPPEDA dan Riset, justru disebut tanpa kehadiran fisik di lokasi pelantikan yang digelar Minggu malam (31/1/2026).

Pelantikan terhadap 114 pejabat eselon II, III, dan IV itu dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Azhar Hamzah. Namun, sorotan publik mengarah pada satu kursi kosong. Berdasarkan pantauan di lokasi, Joni Zeber tidak tampak bersama pejabat lain yang dilantik, meski namanya tercantum dalam daftar resmi.

Baca Juga :  Wali Kota Alfin: Penertiban Pasar Bajure Demi Kenyamanan Bersama untuk Ekonomi Berkelanjutan

Situasi ini memicu spekulasi. Pasalnya, Joni Zeber disebut-sebut sebagai salah satu figur kuat bakal calon Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Sungai Penuh. Ketidakhadirannya pun langsung menjadi bahan perbincangan hangat di kalangan internal birokrasi hingga masyarakat.

“Nama Pak Joni Zeber tetap disebut, tapi orangnya tidak terlihat hadir malam ini,” ujar salah seorang peserta pelantikan kepada media, menegaskan kejanggalan yang terjadi.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi terkait alasan absennya Joni Zeber. Tidak ada keterangan apakah ketidakhadiran tersebut disebabkan faktor teknis, tugas luar, atau alasan lain yang bersifat mendesak.

Baca Juga :  Wawako Azhar Hamzah Tinjau Pasar Bajure Pasca Penertiban

Sesuai ketentuan kepegawaian, pejabat yang tidak hadir pada pelantikan wajib mengikuti pelantikan susulan. Publik kini menanti klarifikasi resmi dari pihak terkait untuk menjawab tanda tanya besar di balik absennya pejabat kunci tersebut.

Apakah ini sekadar soal teknis, atau ada dinamika lain di balik layar? Sungai Penuh masih menunggu jawabannya.

 

(fyo)

Penulis : Fanda Yosephta

Editor : Fanda Yosephta

Berita Terkait

Kota Sungai Penuh Raih WTP ke-14 dari BPK RI, Bukti Tata Kelola APBD dan Transparansi Keuangan Daerah Makin Kuat
Wako Alfin Lantik Dewan Pengawas PDAM Tirta Khayangan 2026-2030, Fokus Tingkatkan Layanan Air Bersih dan Tata Kelola
Hindari Kebocoran PAD, DPRD Sarankan Pemkot Sungai Penuh Gunakan EDC dan Virtual Account untuk Retribusi
Pemkot Sungai Penuh Pungut Biaya Kebersihan Rp45 Ribu per Bulan, Pedagang Harap Layanan Pengangkutan Sampah Makin Optimal
Sapi Kurban Bantuan Presiden Prabowo di Sungai Penuh Jadi Tontonan Warga, Bobotnya Capai 842 Kg
Walikota Sungai Penuh Alfin Segera Pilih Dewas PDAM Tirta Khayangan 2026–2030
Harga LPG 3 Kg di Sungai Penuh Tembus Rp40 Ribu, Ibu Rumah Tangga Mengeluh Beban Hidup Makin Berat
Masjid Raya Sungai Penuh Terima Sapi Kurban Presiden Prabowo, Ini Kabar Dari Walikota Sungai Penuh Alfin Bakar
Berita ini 416 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:35 WIB

Kota Sungai Penuh Raih WTP ke-14 dari BPK RI, Bukti Tata Kelola APBD dan Transparansi Keuangan Daerah Makin Kuat

Senin, 1 Juni 2026 - 11:57 WIB

Wako Alfin Lantik Dewan Pengawas PDAM Tirta Khayangan 2026-2030, Fokus Tingkatkan Layanan Air Bersih dan Tata Kelola

Senin, 1 Juni 2026 - 09:08 WIB

Hindari Kebocoran PAD, DPRD Sarankan Pemkot Sungai Penuh Gunakan EDC dan Virtual Account untuk Retribusi

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:52 WIB

Pemkot Sungai Penuh Pungut Biaya Kebersihan Rp45 Ribu per Bulan, Pedagang Harap Layanan Pengangkutan Sampah Makin Optimal

Rabu, 27 Mei 2026 - 10:00 WIB

Sapi Kurban Bantuan Presiden Prabowo di Sungai Penuh Jadi Tontonan Warga, Bobotnya Capai 842 Kg

Berita Terbaru