Perubahan Warna Emas Ini Penyebabnya, Warga Sungai Penuh dan Kerinci Perlu Tahu

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 30 Januari 2026 - 19:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAYONEWS-Warga Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci diimbau untuk lebih berhati-hati saat membeli perhiasan emas. Imbauan ini muncul menyusul banyaknya keluhan masyarakat terkait perubahan warna emas yang menjadi kusam, kehitaman, atau kehijauan setelah beberapa waktu digunakan.

Perubahan warna pada emas sering kali disalahartikan sebagai penurunan kadar atau indikasi emas palsu. Padahal, secara ilmiah, emas murni tidak mudah bereaksi secara kimia. Perubahan warna tersebut umumnya terjadi akibat reaksi oksidasi pada logam campuran seperti tembaga dan perak yang digunakan dalam proses pembuatan perhiasan.

Reaksi oksidasi ini dapat dipicu oleh berbagai faktor sehari-hari, seperti keringat tubuh yang bersifat asam, paparan parfum, losion, sabun, hingga bahan kimia seperti klorin saat berenang. Interaksi zat-zat tersebut dengan logam campuran membuat permukaan perhiasan tampak kusam atau menghitam, meski emas murninya tidak rusak.

Baca Juga :  Pengurus Baru PPNI Kota Sungai Penuh Resmi Dilantik, Wako Alfin Soroti Peningkatan Kompetensi Perawat

Emas dengan kadar rendah atau yang dikenal sebagai emas muda, seperti emas 9 karat atau 10 karat, lebih rentan mengalami perubahan warna. Hal ini disebabkan persentase logam campuran yang lebih tinggi dibandingkan emas tua, sehingga proses oksidasi berlangsung lebih cepat dan terlihat jelas.

Selain faktor kimia, gesekan akibat pemakaian sehari-hari juga berpengaruh. Perhiasan yang sering digunakan dapat mengalami pengikisan lapisan luar, terutama pada bagian yang sering bergesekan, sehingga memunculkan lapisan tipis gelap atau patina seiring waktu pemakaian.
Meski demikian, perubahan warna tidak selalu berarti kadar emas menurun.

Dalam banyak kasus, warna gelap hanya terjadi di permukaan dan dapat kembali cerah setelah dibersihkan secara profesional. Namun, kadar emas memang bisa berkurang secara fisik jika terjadi pengikisan terus-menerus atau perawatan yang salah menggunakan bahan kimia keras.

Baca Juga :  The Fed Tahan Suku Bunga 3,75%, Rupiah dan Investasi RI Bersiap Hadapi Tekanan Dolar AS

Masyarakat disarankan untuk lebih teliti sebelum membeli emas dengan memastikan kadar, cap karat, serta reputasi toko emas. Meminta nota pembelian dan sertifikat kadar juga penting sebagai bukti keaslian dan kualitas perhiasan yang dibeli.

Untuk menjaga kualitas perhiasan, warga dianjurkan menghindari penggunaan emas saat beraktivitas berat, mandi, atau berenang, serta menyimpan perhiasan di tempat aman agar tidak saling bergesekan. Dengan perawatan yang tepat dan pemahaman yang benar, emas dapat tetap awet dan bernilai dalam jangka panjang. (fyo)

Penulis : Fanda Yosephta

Editor : Fanda Yosephta

Berita Terkait

Musda IV KAHMI Kerinci-Sungai Penuh : Soni Indra Kembali Terpilih, Tim Pemekaran Terbentuk
5 Jabatan Kepala OPD Sungai Penuh Dilelang, Nasib 4 Plt Jadi Sorotan: Zanti, Bovi, Zahirman, Jumadil Bertahan atau Tergusur?
Kenduri Sko Pondok Tinggi Direncanakan Digelar 2028, Azhar Hamzah: Saya Dukung 200 Persen
ISMI Kerinci Berbagi ! Gandeng Nailah Hairat Wisata, Tawarkan Paket Umrah Mulai Rp27 Jutaan
Anggaran Sejumlah SKPD Sungai Penuh Bakal Ditambah? DPRD Bahas Perubahan APBD 2026
195 PNS Kota Sungai Penuh Akan Terima SK, Penyerahan Dijadwalkan Senin 31 Agustus 2026
PT CSK dan PT Kuarindo Sepakati Persoalan Proyek Pasar Sungaipenuh Hanya Miss Komunikasi
Pilwako Sungai Penuh Masih Jauh, Warga Minta Elite Politik Fokus Ekonomi
Berita ini 149 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 19:40 WIB

Musda IV KAHMI Kerinci-Sungai Penuh : Soni Indra Kembali Terpilih, Tim Pemekaran Terbentuk

Sabtu, 5 September 2026 - 16:47 WIB

5 Jabatan Kepala OPD Sungai Penuh Dilelang, Nasib 4 Plt Jadi Sorotan: Zanti, Bovi, Zahirman, Jumadil Bertahan atau Tergusur?

Kamis, 3 September 2026 - 21:01 WIB

Kenduri Sko Pondok Tinggi Direncanakan Digelar 2028, Azhar Hamzah: Saya Dukung 200 Persen

Selasa, 1 September 2026 - 21:36 WIB

ISMI Kerinci Berbagi ! Gandeng Nailah Hairat Wisata, Tawarkan Paket Umrah Mulai Rp27 Jutaan

Selasa, 1 September 2026 - 18:28 WIB

Anggaran Sejumlah SKPD Sungai Penuh Bakal Ditambah? DPRD Bahas Perubahan APBD 2026

Berita Terbaru