Longsor Cisarua KBB, Dedi Mulyadi Relokasi Warga dan Ubah Lahan Jadi Hutan

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 25 Januari 2026 - 10:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Ist/Net

Foto : Ist/Net

JABAR-Bencana longsor yang melanda Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), mendorong Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengambil langkah tegas dengan merelokasi warga dari zona rawan bencana. Keputusan tersebut diambil saat peninjauan langsung lokasi longsor, Sabtu (24/1/2026).

Dedi Mulyadi menilai kawasan terdampak longsor memiliki tingkat kerawanan tinggi karena berada di wilayah perbukitan yang didominasi kebun sayur. Kontur tanah yang labil dinilai berpotensi memicu longsor susulan jika warga tetap bermukim di lokasi tersebut.

Baca Juga :  Anggota TNI Asal Hiang Kerinci Jambi Jadi Korban Tanah Longsor di Cisarua, Kades Sampaikan Duka

“Daerah ini sebaiknya dihutankan kembali. Warga harus direlokasi karena risikonya sangat tinggi,” ujar Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM.

Sebagai langkah darurat, warga yang selamat diminta mengontrak rumah selama dua bulan. Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyalurkan bantuan Rp10 juta per kepala keluarga untuk biaya kontrak rumah dan kebutuhan hidup harian. Sementara itu, keluarga korban meninggal dunia akan menerima santunan sebesar Rp25 juta per kepala keluarga.

Baca Juga :  Longsor Pasirlangu Bandung Barat: TNI Selidiki Informasi 23 Prajurit Hilang

Saat ini, fokus pemerintah masih tertuju pada pencarian korban yang diduga masih tertimbun material longsor. Proses evakuasi dilakukan secara intensif oleh tim gabungan BPBD Jawa Barat, BPBD Kabupaten Bandung Barat, TNI, Basarnas, serta relawan, di tengah kondisi cuaca yang belum stabil.

Berita Terkait

Kemendagri dan KPK Bentuk Tim Gabungan Cegah Korupsi di Pemda, Ini Tugas dan Sasarannya
Hotman Paris Mundur sebagai Kuasa Hukum Febrie Adriansyah, Ini Alasannya
Resmi Dilantik, Ini Profil Sudaryono Kepala Badan Gizi Nasional yang Baru
Kabar Gembira untuk ASN! BKN Uji Coba Program Kerja Dekat Rumah, Pengeluaran Bisa Jauh Lebih Hemat
Fakta Video Viral Menkeu Purbaya Berkunjung ke Gonilan Sukoharjo
DJP Libatkan Babinsa dalam Pengawasan Pajak, Ini Isi Lengkap Surat Edaran SE-8/PJ/2026
Yusril Jelaskan Mengapa Febrie Adriansyah Belum Ditahan
Presiden Prabowo Jawab Kritik MBG, Singgung Kebocoran Kekayaan Negara
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:37 WIB

Kemendagri dan KPK Bentuk Tim Gabungan Cegah Korupsi di Pemda, Ini Tugas dan Sasarannya

Jumat, 24 Juli 2026 - 00:05 WIB

Hotman Paris Mundur sebagai Kuasa Hukum Febrie Adriansyah, Ini Alasannya

Kamis, 23 Juli 2026 - 00:05 WIB

Resmi Dilantik, Ini Profil Sudaryono Kepala Badan Gizi Nasional yang Baru

Rabu, 22 Juli 2026 - 22:55 WIB

Kabar Gembira untuk ASN! BKN Uji Coba Program Kerja Dekat Rumah, Pengeluaran Bisa Jauh Lebih Hemat

Rabu, 22 Juli 2026 - 06:00 WIB

Fakta Video Viral Menkeu Purbaya Berkunjung ke Gonilan Sukoharjo

Berita Terbaru