Kunjungan Kerja Presiden Prabowo ke Inggris Perkuat Investasi, Maritim, dan Pendidikan

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 22 Januari 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

INGGRIS-Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menuntaskan rangkaian kunjungan kerjanya di Inggris pada Rabu, 21 Januari 2026, dengan membawa sejumlah capaian konkret yang berdampak langsung bagi kepentingan nasional. Lawatan tersebut menandai penguatan hubungan bilateral Indonesia–Inggris yang semakin strategis, terutama di sektor investasi, maritim, dan pendidikan tinggi.

Salah satu hasil utama dari kunjungan tersebut adalah komitmen investasi senilai 4 miliar poundsterling atau setara sekitar Rp90 triliun. Komitmen ini menjadi sinyal positif meningkatnya kepercayaan investor Inggris terhadap stabilitas ekonomi dan arah pembangunan Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo.

Selain investasi, kerja sama strategis di bidang maritim juga menjadi fokus utama pembahasan. Dalam kesepakatan tersebut, Indonesia dan Inggris menyepakati pembangunan sebanyak 1.582 kapal nelayan modern yang akan diproduksi dan dirakit di dalam negeri. Proyek ini diharapkan memperkuat industri galangan kapal nasional sekaligus meningkatkan produktivitas sektor perikanan.

Baca Juga :  Elon Musk Ramal Manusia Tak Perlu Bekerja 20 Tahun Lagi, Ekonom Ragukan

Pemerintah memperkirakan proyek pembangunan kapal nelayan tersebut mampu menyerap hingga sekitar 600 ribu tenaga kerja. Dampak ekonomi yang ditimbulkan tidak hanya dirasakan di sektor maritim, tetapi juga menjalar ke industri pendukung seperti manufaktur, logistik, dan pelatihan sumber daya manusia.

Di bidang pendidikan, Presiden Prabowo menggelar pertemuan dengan 24 profesor dari berbagai universitas terkemuka di Inggris Raya. Pertemuan tersebut membahas peluang kerja sama pendidikan tinggi, khususnya di bidang kedokteran, sains, teknologi, teknik, dan matematika atau STEM yang menjadi kebutuhan strategis pembangunan nasional.

Rencana kerja sama pendidikan tersebut mencakup pembangunan 10 kampus baru di Indonesia melalui skema pendirian kampus universitas Inggris di tanah air. Selain itu, dibahas pula program pertukaran dosen dan peneliti sebagai upaya memperkuat kualitas akademik dan riset perguruan tinggi Indonesia.

Baca Juga :  Tiba di Paris, Presiden Prabowo Hadiri Jamuan Malam Presiden Macron di Istana Élysée

Pemerintah juga menargetkan peningkatan peringkat universitas Indonesia di tingkat global melalui kolaborasi dengan universitas-universitas yang tergabung dalam Russell Group. Kolaborasi ini diharapkan mempercepat transformasi pendidikan tinggi nasional agar lebih kompetitif di kancah internasional.

Secara keseluruhan, kunjungan kerja Presiden Prabowo ke Inggris menghasilkan capaian konkret yang selaras dengan agenda pembangunan jangka panjang Indonesia. Dari investasi besar, penguatan sektor maritim, hingga peningkatan kualitas pendidikan, hasil lawatan ini mempertegas komitmen pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dan pembangunan sumber daya manusia.

Editor : Fanda Yosephta

Sumber Berita: Setpres

Berita Terkait

Dana Netflix Rp178 Miliar Raib, Keanu Reeves Turun Tangan Bantu Carl Rinsch
Ribuan ATM Bitcoin Tutup dan Bangkrut
Rusia Jual Emas Besar-Besaran
WHO Ungkap Kasus Hantavirus di Kapal Pesiar Naik Jadi 13 Orang
Utang AS Tembus US$39 Triliun, Bitcoin Disebut Bersiap Masuk Supercycle
Daftar Film Terbaru Hollywood 2026 yang Diprediksi Pecah Box Office
Rp150 Triliun Uang RI Mengalir ke Malaysia dan Singapura Untuk Berobat, Ini Penyebabnya Menurut Menkes
Siapa Kevin Warsh? Ketua The Fed Baru yang Pernah Tangani Krisis 2008
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 06:00 WIB

Dana Netflix Rp178 Miliar Raib, Keanu Reeves Turun Tangan Bantu Carl Rinsch

Jumat, 29 Mei 2026 - 06:00 WIB

Ribuan ATM Bitcoin Tutup dan Bangkrut

Kamis, 28 Mei 2026 - 08:00 WIB

Rusia Jual Emas Besar-Besaran

Kamis, 28 Mei 2026 - 02:00 WIB

WHO Ungkap Kasus Hantavirus di Kapal Pesiar Naik Jadi 13 Orang

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:15 WIB

Utang AS Tembus US$39 Triliun, Bitcoin Disebut Bersiap Masuk Supercycle

Berita Terbaru