Lisandro Martinez Ungkap Titik Terendah Hidupnya Setelah Robek ACL: Hampir Menyerah

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 16 Januari 2026 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OLAHRAGABek Manchester United, Lisandro Martinez, akhirnya buka suara mengenai perjalanan emosional yang ia alami selama pemulihan cedera lutut parah yang dialaminya pada 2025.

Dalam sebuah wawancara eksklusif bersama AFA Estudio, bek timnas Argentina tersebut mengungkapkan bahwa cedera ACL yang menimpanya hampir membuatnya mengambil keputusan ekstrem: meninggalkan sepak bola untuk selamanya.

Cedera itu datang tepat setelah Martinez melewati periode sulit akibat patah tulang kaki pada akhir musim 2022/2023. Dalam dua musim, ia hanya tampil 11 kali di Liga Inggris karena rangkaian masalah fisik yang tak kunjung usai.

Robekan ACL yang terjadi pada Februari 2025 membuatnya harus menjalani operasi besar dan absen selama 10 bulan, sebuah masa yang disebutnya sebagai titik tergelap dalam hidupnya.

“Setelah dua atau tiga minggu pertama pasca-operasi, saya benar-benar kehilangan semangat. Saya berpikir untuk berhenti bermain,” kata Martinez.

“Saya sudah mengalami patah kaki, lalu lutut. Saya merasa semuanya terlalu berat. Saat itu saya berkata kepada diri sendiri: Cukup, saya ingin pulang ke Argentina dan berkumpul dengan keluarga.”

Baca Juga :  Mulai Juli 2026, Turis yang Tinggalkan Jepang Kena Pajak Rp340 Ribu

Martinez mengaku bahwa rasa sakit yang terus menghantuinya membuat dirinya kehilangan kendali emosi dan kehilangan jati diri. Ia menyebut kondisi tersebut sebagai fase di mana ia “tidak terhubung” dengan dirinya sendiri. Menurutnya, tekanan mental jauh lebih berat daripada pemulihan fisik.

Namun, titik balik besar dalam mentalitas Martinez hadir tak lama setelah ia menjalani operasi ACL. Putrinya lahir satu bulan setelah cedera tersebut, momen yang disebutnya sebagai pengubah hidup.

“Ketika putri saya lahir, saya tahu saya tidak bisa menyerah. Saya ingin dia melihat ayahnya berjuang,” ujar pemain berusia 27 tahun itu.

Sejak saat itu, Martinez menjalani proses rehabilitasi dengan motivasi baru. Ia mengikuti setiap sesi latihan dengan tekad berbeda, meskipun rasa sakit dan ketakutan untuk tidak kembali ke performa terbaik sering menghampiri. Ia mengaku bahwa menjalani pemulihan ACL membuatnya seperti memulai semuanya dari awal—baik sebagai atlet maupun sebagai pribadi.

Baca Juga :  Timnas Iran Terancam Sanksi FIFA Usai Isu Pengunduran Diri dari Piala Dunia

“Kita harus mencari versi baru dari diri kita sendiri setelah cedera seperti ini. Secara fisik, mental, dan bahkan secara personal,” katanya.

“Rasa sakitnya luar biasa, tapi saya mencoba melihat semuanya dari sisi positif. Sekarang, saya merasa lebih kuat dari sebelumnya.”

Ia juga memuji Manchester United atas dukungan penuh mereka. Klub disebutnya sangat berhati-hati dalam mengatur waktu bermainnya sejak kembali ke lapangan, sehingga proses comeback dapat berjalan aman dan bertahap.

“Kembali bermain ternyata lebih baik dari yang saya persiapkan dalam pikiran saya. Klub melakukan pekerjaan luar biasa,” ungkapnya.

Menutup pernyataan, Martinez mengatakan bahwa pengalaman pahit itu membuka matanya tentang betapa berharganya setiap momen sebagai pesepakbola profesional.

“Saya tidak akan pernah mengatakan bahwa cedera adalah hal baik, tetapi cedera ini membuat saya memahami banyak hal. Mulai dari aroma rumput, udara stadion, sampai energi para suporter—semuanya kini terasa lebih berarti,” pungkasnya.

Berita Terkait

Spanyol vs Argentina di Final Piala Dunia 2026: Prediksi Susunan Pemain, Rekor Pertemuan, dan Siapa Berpeluang Juara?
Dana Nasabah Rp144 Miliar Diduga Hilang, Platform Kripto Knaken Resmi Bangkrut
5.000 PNS Terancam Dipecat Akibat Dugaan Suap Seleksi CPNS
Spanyol vs Argentina: Final Ideal Piala Dunia 2026, Duel Dua Raksasa Dunia Perebutkan Trofi
Heboh! 375 Kg Emas Ditemukan di Rumah Mantan Wakil Menteri
Messi vs Bellingham, Duel Penentu Final Piala Dunia 2026 Inggris vs Argentina
Lionel Scaloni Bongkar Rahasia Kebugaran Lionel Messi di Usia 39 Tahun
MotoGP Jerman 2026: Marc Marquez Menang, Peluang Juara Dunia Makin Besar
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 09:48 WIB

Spanyol vs Argentina di Final Piala Dunia 2026: Prediksi Susunan Pemain, Rekor Pertemuan, dan Siapa Berpeluang Juara?

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:03 WIB

Dana Nasabah Rp144 Miliar Diduga Hilang, Platform Kripto Knaken Resmi Bangkrut

Jumat, 17 Juli 2026 - 04:00 WIB

5.000 PNS Terancam Dipecat Akibat Dugaan Suap Seleksi CPNS

Jumat, 17 Juli 2026 - 02:00 WIB

Spanyol vs Argentina: Final Ideal Piala Dunia 2026, Duel Dua Raksasa Dunia Perebutkan Trofi

Kamis, 16 Juli 2026 - 04:00 WIB

Heboh! 375 Kg Emas Ditemukan di Rumah Mantan Wakil Menteri

Berita Terbaru