TEKNOLOGI–Laptop ultra-tipis semakin menjadi kebutuhan utama bagi para pekerja freelance yang harus selalu siap bekerja di mana saja.
Di tahun 2026, berbagai produsen menghadirkan perangkat dengan bobot kurang dari 1,2 kg dan ketebalan di bawah 15 mm, namun tetap dibekali performa tinggi dan baterai tahan lama berkat prosesor Intel Core Ultra dan Snapdragon berbasis AI.
Asus Zenbook A14 UX3407 – Ultra-Ringan untuk Profesional Aktif
Asus kembali memperkuat lini laptop premiumnya melalui Zenbook A14 UX3407. Laptop ini hadir dengan bobot sekitar 900 gram dan desain ramping setebal 14,9 mm. Layar OLED 14 inci 3K 120Hz memberi kenyamanan visual yang sangat baik untuk kegiatan produktivitas.
Menggunakan prosesor Snapdragon X Elite, perangkat ini sangat hemat daya dan mampu bertahan hingga 30 jam untuk pekerjaan sehari-hari.
Acer Swift Edge 14 AI – Portabilitas Tinggi dengan Sertifikasi Tangguh
Acer Swift Edge 14 AI menawarkan keseimbangan antara bobot ringan dan ketahanan. Bobotnya di bawah 1 kg, ketebalan hanya 13,95 mm, namun telah memiliki sertifikasi standar militer yang membuatnya aman untuk pengguna yang sering mobile.
Layar OLED membuatnya cocok untuk pekerjaan kreatif ringan seperti desain grafis atau editing foto.
HP Pavilion Aero 13 – Performa Andal di Kelas Menengah
HP Pavilion Aero 13 tetap menjadi pilihan favorit freelancer yang menginginkan laptop ringan tanpa harga yang terlalu tinggi. Dengan berat kurang dari 1 kg dan prosesor AMD Ryzen, laptop ini cukup kuat untuk multitasking sehari-hari seperti dokumen, presentasi, hingga video meeting.
Axioo Hype R5 OLED – Pilihan Ekonomis untuk Freelancer Pemula
Axioo menghadirkan Hype R5 OLED sebagai alternatif terjangkau. Dengan bobot sekitar 0,94 kg, laptop ini sudah menggunakan layar OLED yang jarang ditemukan di kelas harganya. Performanya cukup untuk pekerjaan freelance ringan seperti menulis, administrasi online, dan komunikasi virtual.
Laptop Tipis 2026: Kombinasi Ideal untuk Freelancer Modern
Laptop super-tipis tahun 2026 sangat cocok digunakan bersama tablet ekonomis untuk meningkatkan efisiensi kerja. Keduanya memberikan fleksibilitas penuh bagi pekerja freelance yang mengutamakan kecepatan, mobilitas, dan kemudahan bekerja dari mana saja.









