Uang dan Personel Sudah Siap, APBN 2026 Langsung Jalan di Awal Tahun

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 5 Januari 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

JAKARTA- Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara memastikan pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 langsung berjalan efektif sejak awal tahun. Kepastian tersebut disampaikan usai kunjungan kerja awal tahun ke sejumlah unit eselon I di Kementerian Keuangan, Jumat (2/1/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Suahasil meninjau Direktorat Jenderal Anggaran (DJA), Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK), Direktorat Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal (DJSEF), Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN), hingga Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb).

Ia menegaskan kesiapan anggaran, sistem, serta personel agar seluruh program dan kebijakan fiskal 2026 dapat dieksekusi tanpa jeda.

“Kunjungan kerja ini dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan pelaksanaan tugas dan fungsi unit kerja pada awal tahun anggaran 2026,” ujar Suahasil dalam keterangan tertulis, Minggu (4/1/2026).

Baca Juga :  Rupiah Masih Tertekan, Dolar AS Berpotensi Sentuh Rp17.800 Hari Ini

Ia juga menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh pegawai Kemenkeu sepanjang 2025.
Menurutnya, meski dihadapkan pada gejolak perekonomian global dan domestik, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara tetap berperan sebagai shock absorber bagi perekonomian nasional. Kemenkeu dinilai mampu menuntaskan kewajiban fiskal 2025 dengan baik dan menjaga stabilitas makro.

Selama peninjauan, Suahasil berdialog langsung dengan pimpinan dan pegawai, mencermati proses bisnis, disiplin kerja, serta kualitas pelaksanaan tugas di masing-masing unit.

Baca Juga :  Resmi Dana Desa 2026 Akan Diawasi Ketat ! Pemerintah Siap Pangkas Anggaran Tak Berdampak

Langkah ini dilakukan untuk memperoleh gambaran faktual kinerja organisasi dan efektivitas implementasi kebijakan di awal tahun.

Ia menekankan pentingnya peningkatan koordinasi dan sinergi antar unit eselon I, pemanfaatan teknologi informasi secara optimal, serta pengembangan sumber daya manusia.

Menurut Suahasil, kompleksitas pengelolaan keuangan negara ke depan menuntut tata kelola yang adaptif dan akuntabel.

“Kunjungan kerja ini merupakan bagian dari komitmen pimpinan Kementerian Keuangan dalam memastikan penerapan prinsip good governance, peningkatan kinerja organisasi, serta pelaksanaan kebijakan dan program kerja secara efektif, efisien, dan akuntabel,” pungkasnya. (***)

Berita Terkait

Harga Emas Berpotensi Naik? China Borong 86 Ton Emas
Rupiah Diprediksi Tembus Rp18.000 Pekan Depan
Indosat Ungkap Strategi Hadapi Pelemahan Rupiah
Kabar Baik PPPK 2026: Kemendagri Bahas Pengangkatan Full Time dan Gaji APBN
BI Rate Diprediksi Naik Lagi Juni, Simak Dampaknya ke KPR, Kredit Usaha, Deposito hingga Nilai Tukar Rupiah
Kode Bonus DANA Hari Ini Masih Dicari, Ini Cara Aman Dapat Saldo Gratis
LPS Tahan Bunga Penjaminan Meski BI Rate Naik, Simpanan Nasabah Tetap Aman hingga Rp2 Miliar
Tokopedia Bagi Diskon Hingga 90 Persen, Cashback Rp500 Ribu dan Gratis Ongkir Hari Ini
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 04:00 WIB

Harga Emas Berpotensi Naik? China Borong 86 Ton Emas

Sabtu, 30 Mei 2026 - 02:00 WIB

Rupiah Diprediksi Tembus Rp18.000 Pekan Depan

Jumat, 29 Mei 2026 - 23:00 WIB

Indosat Ungkap Strategi Hadapi Pelemahan Rupiah

Jumat, 29 Mei 2026 - 22:00 WIB

Kabar Baik PPPK 2026: Kemendagri Bahas Pengangkatan Full Time dan Gaji APBN

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:05 WIB

BI Rate Diprediksi Naik Lagi Juni, Simak Dampaknya ke KPR, Kredit Usaha, Deposito hingga Nilai Tukar Rupiah

Berita Terbaru

Bisnis

Harga Emas Berpotensi Naik? China Borong 86 Ton Emas

Sabtu, 30 Mei 2026 - 04:00 WIB

Bisnis

Rupiah Diprediksi Tembus Rp18.000 Pekan Depan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 02:00 WIB