Pajak Alat Berat Mulai Dipungut di Jambi, Ini Hitungan PAB Excavator hingga Crane

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 23 Desember 2025 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

JAMBI- Pemprov Jambi Mulai Tarik Pajak Alat Berat 2025, Ini Simulasi PAB untuk Excavator hingga Dump Truck
Selain pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor, Pemerintah Provinsi Jambi pada tahun 2025 juga mulai memberlakukan penarikan Pajak Alat Berat (PAB) sebagai upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Kebijakan ini mengacu pada Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (UU HKPD).
Dalam ketentuan tersebut, pemerintah provinsi diberikan kewenangan memungut PAB dengan tarif maksimal 0,2 persen dari Nilai Jual Alat Berat (NJAB). Artinya, besaran pajak yang dibayarkan sangat bergantung pada nilai ekonomis alat berat yang dimiliki atau dikuasai, baik oleh perorangan maupun badan usaha.

Kepala BPKPD Provinsi Jambi, Agus Pirngadi, menyebutkan bahwa sosialisasi telah dilakukan kepada pemilik alat berat dan saat ini PAB sudah dapat dipungut. Penagihan dilakukan melalui UPTD kabupaten/kota terhadap alat berat yang telah teridentifikasi, termasuk yang beroperasi di sektor konstruksi, perkebunan, kehutanan, dan pertambangan.

Baca Juga :  Wawako Azhar dan Sekda Alpian Pimpin Penataan Pasar Tanjung Bajure

Untuk memberikan gambaran kepada wajib pajak, berikut simulasi perhitungan PAB (perkiraan ilustratif, nilai riil mengikuti penetapan NJAB resmi). Excavator dengan NJAB sekitar Rp1,5 miliar dikenakan PAB maksimal 0,2 persen, sehingga pajak terutang mencapai ±Rp3 juta per tahun.

Pada bulldozer dengan NJAB ±Rp2 miliar, besaran PAB maksimal yang harus dibayarkan sekitar ±Rp4 juta per tahun. Sementara itu, wheel loader atau backhoe dengan nilai jual Rp800 juta–Rp1 miliar dikenakan pajak di kisaran Rp1,6–Rp2 juta per tahun.

Untuk dump truck tambang bernilai ±Rp1,2 miliar, PAB maksimal berada di angka ±Rp2,4 juta per tahun. Sedangkan crane atau alat berat berkapasitas besar dengan NJAB di atas Rp3 miliar dapat dikenakan PAB hingga ±Rp6 juta per tahun, tergantung nilai jual yang ditetapkan pemerintah daerah.

Baca Juga :  MTQ Ke-54 Provinsi Jambi : Wagub Sani Resmi Lantik Dewan Hakim 

Pemberlakuan kembali PAB ini menandai berakhirnya masa jeda pemungutan selama sekitar tujuh tahun akibat proses gugatan di Mahkamah Konstitusi. Kini, alat berat telah ditetapkan sebagai objek pajak tersendiri, sehingga kepemilikan dan/atau penguasaan alat berat memiliki kewajiban pajak yang jelas.

Pemerintah Provinsi Jambi berharap seluruh pemilik dan pengguna alat berat, baik individu maupun perusahaan, dapat memenuhi kewajiban pembayaran PAB. Selain mendukung peningkatan PAD, kepatuhan pajak ini juga menjadi bagian dari tertib administrasi usaha di sektor konstruksi dan sumber daya alam. (***)

Berita Terkait

Daftar Pemda di Jambi yang Ajukan Formasi CPNS 2026, Kota Jambi Usulkan 330 Posisi
Wisuda XII IAIN Kerinci Kukuhkan 538 Lulusan, Rektor : Kita Siap Melangkah Menuju UIN
Jambi Resmi Punya 2 Bandara yang Didarati Pesawat Berbadan Lebar, Batik Air Perdana Mendarat di Muara Bungo
OJK Ungkap Hasil Audit Forensik Bank Jambi Sudah Keluar
Proyek Pengendalian Banjir Batang Merao Dikebut, Selesai Akhir 2026
Gubernur Maluku Utara Keluhkan Kas Daerah Tak Cukup Bayar Gaji PPPK hingga Akhir 2026, Nasib Ribuan Pegawai Terancam?
Tender RSUD Kerinci Rp137,5 Miliar Rampung, Monadi Sebut Kado Bahagia untuk Masyarakat
20 Ton Kopi Fine Robusta Kerinci Diekspor ke Tiongkok
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 07:00 WIB

Daftar Pemda di Jambi yang Ajukan Formasi CPNS 2026, Kota Jambi Usulkan 330 Posisi

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:43 WIB

Wisuda XII IAIN Kerinci Kukuhkan 538 Lulusan, Rektor : Kita Siap Melangkah Menuju UIN

Selasa, 16 Juni 2026 - 05:01 WIB

Jambi Resmi Punya 2 Bandara yang Didarati Pesawat Berbadan Lebar, Batik Air Perdana Mendarat di Muara Bungo

Selasa, 16 Juni 2026 - 03:09 WIB

OJK Ungkap Hasil Audit Forensik Bank Jambi Sudah Keluar

Jumat, 12 Juni 2026 - 12:36 WIB

Proyek Pengendalian Banjir Batang Merao Dikebut, Selesai Akhir 2026

Berita Terbaru