Wawako Azhar dan Sekda Alpian Pimpin Penataan Pasar Tanjung Bajure

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 27 Maret 2026 - 06:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUNGAI PENUH – Pemerintah Kota Sungai Penuh terus mempercepat penataan kawasan Pasar Tanjung Bajure guna menciptakan lingkungan perdagangan yang lebih tertib dan nyaman. Upaya tersebut dipantau langsung oleh Wakil Wali Kota Azhar Hamzah bersama Sekretaris Daerah Alpian dengan melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah terkait.

Penertiban difokuskan pada aktivitas pedagang yang masih memanfaatkan badan jalan di sepanjang kawasan Jalan M. Yamin. Kondisi tersebut dinilai mengganggu kelancaran lalu lintas serta mengurangi kenyamanan pengunjung pasar.

Selain itu, pemerintah juga melakukan penataan terhadap bangunan toko dan rumah toko (ruko) yang menggunakan bahu jalan. Para pemilik diimbau untuk membongkar bagian bangunan yang melanggar secara mandiri sebagai bentuk kepatuhan terhadap aturan yang berlaku.

Baca Juga :  Warga Sungai Penuh Mulai Pakai Masker, Mata Perih di Tengah Kabut: Ada Apa Hari Ini?

Dalam proses penataan, relokasi pedagang menjadi salah satu langkah strategis. Pedagang ayam kini diarahkan untuk menempati lantai dua pasar, sementara pedagang ikan dipindahkan ke los khusus yang telah disiapkan di dalam area pasar.

Pemerintah memastikan bahwa seluruh proses berjalan dengan pendekatan persuasif dan humanis. Dialog langsung dengan para pedagang terus dilakukan guna menghindari konflik serta menciptakan suasana yang kondusif selama penertiban berlangsung.

Wawako Azhar Hamzah menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam membenahi wajah Pasar Tanjung Bajure agar lebih rapi, tertata, dan nyaman bagi masyarakat.

Baca Juga :  Jelang Lebaran, Uang Rp5 Ribu hingga Rp20 Ribu Mendadak Hilang di Sungai Penuh dan Kerinci, Pedagang Panik Cari Kembalian

“Penataan ini tidak hanya soal ketertiban, tetapi juga untuk meningkatkan kenyamanan dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Di sisi lain, pemerintah juga melakukan pendataan terhadap pedagang kaki lima. Langkah ini bertujuan untuk memastikan penempatan yang lebih terorganisir, baik dari sisi lokasi maupun administrasi ke depan.

Melalui upaya berkelanjutan ini, Pemerintah Kota Sungai Penuh berharap Pasar Tanjung Bajure dapat berkembang menjadi pusat perdagangan yang lebih representatif, sekaligus mampu meningkatkan kesejahteraan para pedagang.

Editor : Dedi Dora

Berita Terkait

Giliran UMKM dan Kerajinan Dibidik Sri Kartini Alfin, Kadis Perindag Harus Punya Jiwa Entrepreneur
Banyak ASN Sungai Penuh Ajukan Cerai, Ini Aturan Izin Perceraian PNS dan PPPK
Tim Bappenas Puji Kota Sungai Penuh, Jadi Rujukan Imunisasi dan Pencegahan Stunting se-Sumatera
5 Kepala SMP Dicopot, Komisi I DPRD Sungai Penuh Akan Panggil Kadis dan Kabid Pendidikan
Jabatan di Copot, Sertifikasi 5 Mantan Kepsek SMPN Sungai Penuh Ikut Terancam, Ini Penjelasan Diknas
PGRI Sungai Penuh Perlu Bantu Lima Mantan Kepsek Perjuangkan Jam Mengajar untuk Sertifikasi
20 Nama Lolos Administrasi JPT Pratama Sungai Penuh 2026, Berebut 5 Jabatan Kepala OPD
Mantan Kepsek Sungai Penuh Curhat Soal Jam Mengajar: Kami Ingin Tetap Bisa Mendapatkan Sertifikasi
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 09:22 WIB

Giliran UMKM dan Kerajinan Dibidik Sri Kartini Alfin, Kadis Perindag Harus Punya Jiwa Entrepreneur

Jumat, 25 September 2026 - 11:00 WIB

Banyak ASN Sungai Penuh Ajukan Cerai, Ini Aturan Izin Perceraian PNS dan PPPK

Rabu, 23 September 2026 - 17:55 WIB

Tim Bappenas Puji Kota Sungai Penuh, Jadi Rujukan Imunisasi dan Pencegahan Stunting se-Sumatera

Rabu, 23 September 2026 - 12:29 WIB

5 Kepala SMP Dicopot, Komisi I DPRD Sungai Penuh Akan Panggil Kadis dan Kabid Pendidikan

Selasa, 22 September 2026 - 11:00 WIB

Jabatan di Copot, Sertifikasi 5 Mantan Kepsek SMPN Sungai Penuh Ikut Terancam, Ini Penjelasan Diknas

Berita Terbaru