Mirip Trek Crosser, Jalan Sungai Abu Kerinci Jadi Ujian Nyali Pengendara

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 11 Desember 2025 - 19:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

SUNGAI PENUH — Akses utama menuju Desa Sungai Abu, Kecamatan Air Hangat Timur, kembali bisa dilalui warga setelah lama terputus akibat proyek perbaikan jalan. Namun jalur yang tersedia jauh dari kata aman. Warga hanya mengandalkan tumpukan papan kayu sebagai trak darurat yang dipasang menutupi badan jalan yang terputus.

Kondisi lintasan itu lebih menyerupai arena jumping para crosser ketimbang jalur penyeberangan. Permukaan kayu tak rata, licin, dan bergoyang ketika dilintasi, memaksa pengendara roda dua menahan napas setiap kali melewati titik tersebut. Sedikit saja goyah, risiko terpeleset atau jatuh terbuka lebar.

Baca Juga :  PLN Umumkan Padam Listrik 4 Jam di Sungai Penuh dan Kerinci Besok, Cek Daerah Terdampak

Meski begitu, tidak ada pilihan lain bagi warga yang setiap hari harus beraktivitas. Sejumlah pengendara tetap nekat melintas, dengan kecepatan rendah dan penuh kewaspadaan. “Alhamdulillah, setidaknya motor sudah bisa lewat. Tidak perlu lagi memutar jauh,” kata Deko Vlog seorang warga Desa Sungai Abu melalui akun Facebook,  sembari mengakui lintasan itu sangat berbahaya.

Baca Juga :  Bupati Kerinci Lelang 7 Jabatan Kepala Dinas, Pendaftaran Dibuka hingga 24 Desember

Warga mendesak pemerintah mempercepat penyelesaian proyek agar jalan kembali normal dan tidak lagi mengancam keselamatan pengguna. Mereka khawatir jalur darurat ini bisa memicu kecelakaan serius jika dibiarkan terlalu lama. (fyo)

Berita Terkait

Bupati Monadi Hadiri Kenduri Sko Lima Desa Tanjung Pauh Mudik, Ajak Masyarakat Lestarikan Adat
Bersama Gubernur Al Haris, Bupati Monadi Resmikan Dimulainya Pembangunan RSUD Kerinci
Kenduri Sko Lima Desa Tanjung Pauh Mudik Sukses Digelar, Gubernur dan Ribuan Pengunjung Dipukau Festival Adat
Biaya Balik Nama Kendaraan 2026 Terbaru, BBNKB Bekas Gratis tapi Tetap Ada Biaya yang Harus Dibayar
Ketua DPRD Hutri Randa Hadiri Festival Kenduri Sko Lima Desa di Tanjung Pauh Mudik
Bupati Monadi Gandeng Pers dan Masyarakat Sukseskan Pembangunan RSUD Kerinci
Pembangunan RSUD Kerinci Resmi Dimulai, Monadi Tekankan Pengawasan Ketat dan Target Rumah Sakit Tipe C
RSUD Kerinci Dapat Suntikan APBN Rp138 Miliar, Dinkes Catat Prestasi Raih Rp211 Miliar dalam 3 Tahun
Berita ini 88 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 15:43 WIB

Bupati Monadi Hadiri Kenduri Sko Lima Desa Tanjung Pauh Mudik, Ajak Masyarakat Lestarikan Adat

Senin, 6 Juli 2026 - 15:36 WIB

Bersama Gubernur Al Haris, Bupati Monadi Resmikan Dimulainya Pembangunan RSUD Kerinci

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:44 WIB

Kenduri Sko Lima Desa Tanjung Pauh Mudik Sukses Digelar, Gubernur dan Ribuan Pengunjung Dipukau Festival Adat

Minggu, 5 Juli 2026 - 17:00 WIB

Biaya Balik Nama Kendaraan 2026 Terbaru, BBNKB Bekas Gratis tapi Tetap Ada Biaya yang Harus Dibayar

Minggu, 5 Juli 2026 - 15:25 WIB

Ketua DPRD Hutri Randa Hadiri Festival Kenduri Sko Lima Desa di Tanjung Pauh Mudik

Berita Terbaru