Longsor di Perbatasan Sako–Tapan, Kendaraan Terjebak Berjam-jam di Jalur Jangki Ayam

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMATERA BARAT – Peristiwa longsor di kawasan Jangki Ayam, perbatasan Sako dan Tapan, Sumatera Barat, dilaporkan menghambat perjalanan pengendara. Sejumlah kendaraan terlihat mengantre di jalan yang terdampak material longsor.

Informasi tersebut muncul melalui unggahan Facebook Nurwahida Suhandi bersama Nurmawati Muchtar. Dalam unggahan itu, pengunggah menceritakan pengalaman terjebak di kawasan tersebut selama berjam-jam.

“Terjebak longsor dari jam 1.00 WIB malam sampai jam 9.00 WIB pagi di daerah Jangki Ayam, perbatasan antara Sako dan Tapan (Sumbar),” tulis pengunggah dalam keterangannya.

Berdasarkan keterangan tersebut, perjalanan pengendara terganggu sejak dini hari hingga pagi. Namun, tanggal kejadian dan durasi penutupan jalan masih perlu dikonfirmasi kepada pihak terkait.

Baca Juga :  Walikota Sungai Penuh Galang Donasi untuk Korban Banjir Bandang dan Longsor Untuk Sumbar, Sumut, dan Aceh

Foto dan video yang menyertai unggahan memperlihatkan antrean kendaraan di jalan yang berada di kawasan perbukitan. Sejumlah kendaraan besar dan mobil pribadi tampak berada dalam antrean.

Pada salah satu gambar, alat berat terlihat berada di dekat kendaraan yang melintas di jalan berlumpur. Kondisi ini mengindikasikan adanya aktivitas penanganan di lokasi, tetapi tujuan dan status operasional alat berat tersebut belum terkonfirmasi.

Longsor di jalur perbukitan berpotensi menghambat mobilitas warga dan distribusi barang. Material tanah yang menutupi badan jalan juga dapat meningkatkan risiko bagi pengendara, terutama ketika hujan masih berlangsung.

Baca Juga :  Pentingnya Asuransi Properti: Daftar Perusahaan dan Cara Memilih Polis yang Tepat

Karena itu, pengendara yang hendak melintasi kawasan Sako–Tapan perlu memantau informasi resmi mengenai kondisi jalan. Pengendara juga sebaiknya tidak memaksakan perjalanan apabila petugas menyatakan jalur belum aman.

Hingga informasi dalam unggahan tersebut diverifikasi lebih lanjut, belum tersedia keterangan resmi mengenai penyebab longsor, jumlah kendaraan yang terdampak, korban, maupun waktu pembukaan kembali jalur. Informasi terbaru dari BPBD, kepolisian, dan instansi pengelola jalan diperlukan untuk memastikan kondisi terkini. (fyo)

Penulis : Fanda Yosephta

Editor : Fanda Yosephta

Berita Terkait

Inflasi Sumbar September 2026 Tembus 3,50 Persen, Harga Cabai Merah Mulai Merangkak Naik
Banjir Bandang Solok Terbaru: Kantor Bupati Terdampak, Jembatan Putus, Jalur Padang-Solok Lumpuh
Perubahan APBD Sumbar 2026 Berbasis Data, Gubernur Mahyeldi Fokus Percepatan Pemulihan Pascabencana
Perubahan APBD Sumbar 2026 Capai Rp6,61 Triliun, Belanja Modal Hampir 2 Kali Lipat
GOR H. Agus Salim Direkonstruksi, Mahyeldi Pastikan Proyek Rp400 Miliar Berjalan Sesuai Rencana
Mengapa Padang Tetap Diguyur Hujan Lebat saat Kemarau? Ini Penjelasan BMKG
Longsor Lumpuhkan Jalur Padang-Painan, Akses Kembali Dibuka Setelah 3 Jam Pembersihan
Sumbar Dapat Proyek Strategis! Jalur Kereta Api 248,5 Km Bakal Aktif Kembali, Ekonomi Daerah Berpotensi Melesat
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Longsor di Perbatasan Sako–Tapan, Kendaraan Terjebak Berjam-jam di Jalur Jangki Ayam

Minggu, 4 Oktober 2026 - 20:00 WIB

Inflasi Sumbar September 2026 Tembus 3,50 Persen, Harga Cabai Merah Mulai Merangkak Naik

Selasa, 22 September 2026 - 01:04 WIB

Banjir Bandang Solok Terbaru: Kantor Bupati Terdampak, Jembatan Putus, Jalur Padang-Solok Lumpuh

Sabtu, 12 September 2026 - 15:00 WIB

Perubahan APBD Sumbar 2026 Berbasis Data, Gubernur Mahyeldi Fokus Percepatan Pemulihan Pascabencana

Sabtu, 5 September 2026 - 09:00 WIB

Perubahan APBD Sumbar 2026 Capai Rp6,61 Triliun, Belanja Modal Hampir 2 Kali Lipat

Berita Terbaru