PADANG — Inflasi Sumatra Barat (Sumbar) pada September 2026 tercatat 3,50 persen secara tahunan atau year on year (YoY). Kenaikan harga sejumlah komoditas pangan menjadi salah satu perhatian utama pengendalian inflasi di daerah tersebut.
Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sumbar mencatat harga cabai merah mulai mengalami kenaikan di sejumlah pasar. Kondisi ini dipengaruhi terbatasnya produksi cabai secara nasional serta meningkatnya pengiriman komoditas tersebut ke luar Sumbar.
Kepala Perwakilan BI Sumbar Mohammad Abdul Majid Ikram mengatakan cabai merah menjadi salah satu komoditas yang perlu mendapat perhatian. Berdasarkan pemantauan, harga rata-rata cabai merah mencapai sekitar Rp70.000 per kilogram pada 2 Oktober 2026.
Kenaikan harga tersebut tidak lepas dari berkurangnya pasokan dari sejumlah wilayah produksi. Kondisi itu juga dipengaruhi erupsi, kebakaran hutan dan lahan, serta serangan organisme pengganggu tanaman di beberapa sentra produksi.
Untuk menahan tekanan harga, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) bersama BI dan Bulog memperkuat berbagai langkah stabilisasi. Operasi pasar dan Gerakan Pangan Murah dilakukan untuk menjaga keterjangkauan harga sekaligus memastikan pasokan tetap tersedia.
Pasokan cabai dari berbagai daerah juga terus diperkuat. Selain produksi lokal, cabai dari Jawa Tengah dan Jawa Timur turut masuk ke pasar Sumbar. Beberapa varietas yang tersedia antara lain Imperial, TW, CMK, NVI, serta varietas lainnya.
BI Sumbar menyebut stok cabai di sejumlah sentra produksi masih cukup memadai. Aktivitas panen kelompok tani di beberapa wilayah juga masih berlangsung sehingga diharapkan dapat menahan tekanan harga dalam beberapa waktu ke depan.
Meski demikian, tekanan inflasi tetap perlu diwaspadai. Harga pangan dan energi global, cuaca ekstrem, bencana alam, gangguan distribusi, disparitas harga antardaerah, serta pergerakan rupiah dapat memengaruhi harga barang di Sumbar. BI berharap inflasi daerah tetap berada dalam sasaran nasional 2,5 persen plus-minus 1 persen. (*)
Editor : Fanda Yosephta









