The Fed Naikkan Suku Bunga ke 3,75%-4%, Pertama Sejak 2023, Ini Dampaknya ke Rupiah, IHSG, Emas dan Bitcoin

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 18 September 2026 - 05:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — Federal Reserve atau The Fed menaikkan suku bunga acuan Amerika Serikat sebesar 25 basis poin menjadi 3,75%-4%. Keputusan Federal Open Market Committee (FOMC) tersebut diumumkan pada 16 September 2026 dan menjadi kenaikan pertama sejak 2023.

Keputusan itu diambil secara bulat dengan suara 12-0. The Fed menyebut aktivitas ekonomi AS masih berkembang solid, belanja domestik tetap kuat, produktivitas tumbuh, dan investasi modal masih kokoh. Namun, inflasi masih berada di level tinggi sehingga kebijakan terbaru diarahkan untuk mempercepat kembalinya inflasi menuju target 2 persen.

Sikap The Fed juga menjadi perhatian karena pasar melihat masih adanya kemungkinan kenaikan bunga berikutnya. Reuters melaporkan bahwa 16 dari 18 pejabat yang memberikan proyeksi melihat setidaknya satu kenaikan 25 basis poin lagi hingga akhir 2026. Median proyeksi federal funds rate pada akhir 2026 berada di 4,1 persen.

Bagi rupiah, dampak keputusan tersebut langsung terlihat pada perdagangan Kamis, 17 September 2026. Rupiah ditutup melemah 0,32 persen atau 57 poin ke level Rp17.753 per dolar AS, dari posisi sebelumnya Rp17.696. Pelemahan tersebut terjadi ketika sejumlah mata uang Asia juga berada di bawah tekanan dolar AS.

Sementara itu, IHSG tidak langsung mengalami tekanan besar. Indeks Harga Saham Gabungan justru ditutup naik 0,40 persen atau 25,58 poin ke level 6.462,43 pada perdagangan 17 September. Pelaku pasar dinilai sudah mengantisipasi kenaikan suku bunga tersebut sehingga perhatian selanjutnya bergeser pada arah kebijakan The Fed dan respons Bank Indonesia.

Baca Juga :  Bitcoin Price 2026: How the Fed Rate Hike Could Impact BTC and Crypto Investors

Untuk emas, kenaikan suku bunga AS memberikan tekanan karena imbal hasil aset berbasis dolar menjadi lebih menarik. Harga emas spot turun sekitar 0,67 persen ke US$4.264,52 per troy ounce pada penutupan perdagangan Rabu. Namun, harga emas domestik tidak selalu bergerak sama karena turut dipengaruhi nilai tukar rupiah dan faktor pasar Indonesia.

Pergerakan Bitcoin justru menunjukkan respons berbeda. Bitcoin berada di sekitar US$76.400 pada Kamis siang dan tercatat menguat sekitar 1 persen dalam 24 jam. Pergerakan tersebut menunjukkan bahwa respons aset kripto terhadap kebijakan moneter tidak selalu langsung mengikuti pola aset tradisional.

Dampak berikutnya akan bergantung pada perkembangan inflasi, pasar tenaga kerja, dolar AS dan imbal hasil Treasury. Di Indonesia, pasar juga akan mencermati ruang kebijakan Bank Indonesia, terutama menjelang Rapat Dewan Gubernur BI pada 22-23 September 2026. Karena itu, pergerakan rupiah, IHSG, emas dan Bitcoin masih berpotensi berubah mengikuti data ekonomi serta komunikasi bank sentral.

Intinya, kenaikan The Fed bukan berarti seluruh aset langsung turun. Data perdagangan 17 September menunjukkan respons yang berbeda: rupiah melemah, IHSG menguat, emas dunia tertekan, sedangkan Bitcoin menguat. Perbedaan tersebut menunjukkan bahwa ekspektasi pasar sebelum keputusan dan arah kebijakan berikutnya turut menentukan pergerakan masing-masing aset.

Baca Juga :  Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS Hari Ini, Pasar Waspadai Tekanan The Fed

FAQ

Berapa kenaikan suku bunga The Fed?
The Fed menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin, dari kisaran sebelumnya menjadi 3,75%-4%.

Apakah ini kenaikan pertama sejak 2023?
Ya. Keputusan September 2026 menjadi kenaikan pertama The Fed sejak Juli 2023.

Mengapa The Fed menaikkan suku bunga?
The Fed menyatakan inflasi masih tinggi dan kebijakan tersebut ditujukan untuk mendukung kembalinya inflasi ke target 2 persen.

Apa dampaknya terhadap rupiah?
Pada perdagangan 17 September, rupiah melemah 0,32 persen menjadi Rp17.753 per dolar AS.

Bagaimana IHSG setelah keputusan The Fed?
IHSG pada 17 September justru naik 0,40 persen ke level 6.462,43.

Bagaimana Bitcoin?
Bitcoin berada di sekitar US$76.400 pada Kamis siang dan menguat sekitar 1 persen dalam 24 jam berdasarkan laporan detikFinance.

Bagaimana harga emas?
Emas dunia mengalami tekanan setelah keputusan The Fed. Spot emas tercatat turun sekitar 0,67 persen menjadi US$4.264,52 per troy ounce pada penutupan perdagangan Rabu.

Apa yang perlu diperhatikan investor selanjutnya?
Pasar akan mencermati data inflasi AS, pasar tenaga kerja, pergerakan dolar, imbal hasil Treasury, serta kebijakan Bank Indonesia. (*)

Editor : Fanda Yosephta

Berita Terkait

Lakshmi Mittal, Raja Baja Dunia Berharta Rp529 Triliun yang Memulai Bisnis dari Sidoarjo
Daftar Lengkap SPBU Shell yang Sudah Buka, Ada di 15 Wilayah Indonesia
Heboh Pajak Transfer Bank Mulai 9 November 2026, DJP Tegaskan Tidak Semua Transaksi Kena PPN
Transfer Bank Dikabarkan Kena Pajak 9 November 2026, Apakah BCA, BRI, Mandiri, dan BNI Terdampak?
Bunga Deposito BRI, BNI, dan Mandiri November 2026: Simpan Rp100 Juta, Berapa Keuntungannya?
Harga Emas Antam di Pegadaian Hari Ini 1 November 2026 Turun Rp21.000, Cek Daftar Harga Terbaru 0,5-100 Gram
Harga Emas ANTAM Hari Ini 1 November 2026: 1 Gram Rp2,52 Juta, Cek Daftar Lengkap Semua Ukuran
Harga Minyak Dunia Naik, Apakah Harga BBM Hari Ini, 1 November 2026 Ikut Naik? Cek Harga BBM di Jambi, Sumbar, Riau dan Bengkulu
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 08:00 WIB

Lakshmi Mittal, Raja Baja Dunia Berharta Rp529 Triliun yang Memulai Bisnis dari Sidoarjo

Selasa, 3 November 2026 - 06:05 WIB

Daftar Lengkap SPBU Shell yang Sudah Buka, Ada di 15 Wilayah Indonesia

Selasa, 3 November 2026 - 01:04 WIB

Heboh Pajak Transfer Bank Mulai 9 November 2026, DJP Tegaskan Tidak Semua Transaksi Kena PPN

Senin, 2 November 2026 - 20:21 WIB

Transfer Bank Dikabarkan Kena Pajak 9 November 2026, Apakah BCA, BRI, Mandiri, dan BNI Terdampak?

Senin, 2 November 2026 - 14:35 WIB

Bunga Deposito BRI, BNI, dan Mandiri November 2026: Simpan Rp100 Juta, Berapa Keuntungannya?

Berita Terbaru

Teknologi

Apple Siapkan 3 iPad Terbaru 2027

Selasa, 3 Nov 2026 - 20:00 WIB