KERINCI – Pemerintah Kabupaten Kerinci memperkuat kolaborasi dengan tenaga kesehatan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Hal tersebut ditandai dengan pengukuhan Pengurus Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Kerinci Masa Bakti 2023–2028, Selasa, 15 September 2026.
Bupati Kerinci Monadi, S.Sos., M.Si. bersama Wakil Bupati H. Murison, S.Pd., S.Sos., M.Si. menghadiri sekaligus mengukuhkan jajaran pengurus IBI Cabang Kerinci. Momentum tersebut diharapkan menjadi langkah baru dalam memperkuat peran bidan dalam pelayanan kesehatan, terutama bagi ibu dan anak.
Atas nama Pemerintah Kabupaten Kerinci, Bupati Monadi menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus IBI yang baru dikukuhkan.
Ia berharap amanah organisasi tersebut dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, profesionalisme, serta dedikasi untuk kepentingan masyarakat.
Bidan Jadi Garda Terdepan Kesehatan Ibu dan Anak
Bupati Monadi menegaskan bahwa bidan memiliki posisi strategis dalam sistem pelayanan kesehatan masyarakat. Peran tersebut semakin penting karena bidan tidak hanya bekerja di fasilitas kesehatan perkotaan, tetapi juga menjangkau masyarakat di wilayah pedesaan dan pelosok.
Pelayanan kebidanan yang berkualitas menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keselamatan ibu dan bayi, mulai dari masa kehamilan, persalinan, hingga masa setelah melahirkan.
Karena itu, Pemerintah Kabupaten Kerinci terus mendorong sinergi dengan organisasi profesi dan tenaga kesehatan untuk memperkuat berbagai program prioritas di bidang kesehatan.
Beberapa di antaranya adalah menekan angka kematian ibu dan bayi, mempercepat pencegahan stunting, meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, serta memperkuat kompetensi tenaga kesehatan.
Bupati Monadi: Layani Masyarakat dengan Hati
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Monadi juga mengingatkan para bidan agar terus meningkatkan kompetensi sekaligus memberikan pelayanan dengan penuh kepedulian.
“Tetaplah melayani dengan hati, tingkatkan terus kompetensi, dan mari bersama Pemerintah Daerah kita bebas dari stunting serta tekan angka kematian ibu dan bayi sampai titik terendah.”
Pesan tersebut menjadi penegasan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, organisasi profesi, dan masyarakat dalam mewujudkan peningkatan kualitas kesehatan di Kabupaten Kerinci.
Fokus pada Stunting dan Keselamatan Ibu-Bayi
Upaya menurunkan stunting membutuhkan intervensi yang dilakukan secara berkelanjutan, termasuk sejak masa kehamilan hingga periode pertumbuhan anak.
Dalam konteks tersebut, bidan memiliki peran penting melalui edukasi kesehatan, pemantauan kehamilan, pelayanan persalinan, pemantauan kondisi ibu dan bayi, serta pemberian informasi mengenai kesehatan anak kepada keluarga.
Penguatan pelayanan di tingkat masyarakat juga diharapkan dapat membantu mendeteksi lebih dini berbagai risiko kesehatan ibu dan anak.
Pengurus IBI Kerinci Diminta Perkuat Kolaborasi
Pengukuhan Pengurus IBI Cabang Kerinci Masa Bakti 2023–2028 diharapkan tidak hanya menjadi agenda organisasi, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kontribusi profesi bidan terhadap pembangunan kesehatan daerah.
Pemerintah Kabupaten Kerinci berharap IBI dapat terus menjadi mitra strategis dalam menjalankan program kesehatan, terutama yang berkaitan dengan kesehatan ibu dan anak.
“Selamat bertugas dan mengabdi kepada seluruh pengurus IBI Cabang Kerinci. Mari rapatkan barisan, perkuat kolaborasi, dan hadirkan pelayanan terbaik bagi seluruh masyarakat Kabupaten Kerinci,” demikian pesan Pemerintah Kabupaten Kerinci.
Dengan sinergi yang semakin kuat antara pemerintah daerah dan tenaga kesehatan, pelayanan kesehatan ibu dan anak diharapkan terus mengalami peningkatan dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kerinci. (*)
Editor : Fanda Yosephta








