Pengurus IBI Cabang Kerinci Dikukuhkan, Bupati Monadi Dorong Penurunan Stunting dan Kematian Ibu-Bayi

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 15 September 2026 - 18:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

KERINCI – Pemerintah Kabupaten Kerinci memperkuat kolaborasi dengan tenaga kesehatan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Hal tersebut ditandai dengan pengukuhan Pengurus Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Kerinci Masa Bakti 2023–2028, Selasa, 15 September 2026.

Bupati Kerinci Monadi, S.Sos., M.Si. bersama Wakil Bupati H. Murison, S.Pd., S.Sos., M.Si. menghadiri sekaligus mengukuhkan jajaran pengurus IBI Cabang Kerinci. Momentum tersebut diharapkan menjadi langkah baru dalam memperkuat peran bidan dalam pelayanan kesehatan, terutama bagi ibu dan anak.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Kerinci, Bupati Monadi menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus IBI yang baru dikukuhkan.

Ia berharap amanah organisasi tersebut dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, profesionalisme, serta dedikasi untuk kepentingan masyarakat.

Bidan Jadi Garda Terdepan Kesehatan Ibu dan Anak

Bupati Monadi menegaskan bahwa bidan memiliki posisi strategis dalam sistem pelayanan kesehatan masyarakat. Peran tersebut semakin penting karena bidan tidak hanya bekerja di fasilitas kesehatan perkotaan, tetapi juga menjangkau masyarakat di wilayah pedesaan dan pelosok.

Pelayanan kebidanan yang berkualitas menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keselamatan ibu dan bayi, mulai dari masa kehamilan, persalinan, hingga masa setelah melahirkan.

Baca Juga :  Tarif Travel Kerinci–Sungai Penuh Naik April 2026, Cek Harga Terbaru ke Jambi, Padang hingga Palembang

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Kerinci terus mendorong sinergi dengan organisasi profesi dan tenaga kesehatan untuk memperkuat berbagai program prioritas di bidang kesehatan.

Beberapa di antaranya adalah menekan angka kematian ibu dan bayi, mempercepat pencegahan stunting, meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, serta memperkuat kompetensi tenaga kesehatan.

Bupati Monadi: Layani Masyarakat dengan Hati

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Monadi juga mengingatkan para bidan agar terus meningkatkan kompetensi sekaligus memberikan pelayanan dengan penuh kepedulian.

“Tetaplah melayani dengan hati, tingkatkan terus kompetensi, dan mari bersama Pemerintah Daerah kita bebas dari stunting serta tekan angka kematian ibu dan bayi sampai titik terendah.”

Pesan tersebut menjadi penegasan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, organisasi profesi, dan masyarakat dalam mewujudkan peningkatan kualitas kesehatan di Kabupaten Kerinci.

Fokus pada Stunting dan Keselamatan Ibu-Bayi

Upaya menurunkan stunting membutuhkan intervensi yang dilakukan secara berkelanjutan, termasuk sejak masa kehamilan hingga periode pertumbuhan anak.

Baca Juga :  Pemerintah Kabupaten Kerinci Gelar Assessment Kesiapan Digital 2026

Dalam konteks tersebut, bidan memiliki peran penting melalui edukasi kesehatan, pemantauan kehamilan, pelayanan persalinan, pemantauan kondisi ibu dan bayi, serta pemberian informasi mengenai kesehatan anak kepada keluarga.

Penguatan pelayanan di tingkat masyarakat juga diharapkan dapat membantu mendeteksi lebih dini berbagai risiko kesehatan ibu dan anak.

Pengurus IBI Kerinci Diminta Perkuat Kolaborasi

Pengukuhan Pengurus IBI Cabang Kerinci Masa Bakti 2023–2028 diharapkan tidak hanya menjadi agenda organisasi, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kontribusi profesi bidan terhadap pembangunan kesehatan daerah.

Pemerintah Kabupaten Kerinci berharap IBI dapat terus menjadi mitra strategis dalam menjalankan program kesehatan, terutama yang berkaitan dengan kesehatan ibu dan anak.

“Selamat bertugas dan mengabdi kepada seluruh pengurus IBI Cabang Kerinci. Mari rapatkan barisan, perkuat kolaborasi, dan hadirkan pelayanan terbaik bagi seluruh masyarakat Kabupaten Kerinci,” demikian pesan Pemerintah Kabupaten Kerinci.

Dengan sinergi yang semakin kuat antara pemerintah daerah dan tenaga kesehatan, pelayanan kesehatan ibu dan anak diharapkan terus mengalami peningkatan dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kerinci. (*)

Editor : Fanda Yosephta

Berita Terkait

Jalan Belui–Koto Lanang Dianggarkan Rp1,5 Miliar untuk 4 Km, Berapa Meter yang Bisa Diperbaiki?
Festival Budaya Kerinci 2026 Resmi Berakhir, Ini Pesan Bupati Monadi untuk Generasi Muda
Festival Budaya Sukses, Bagaimana Kerinci Bisa Tarik Wisatawan Dalam Negeri dan Mancanegara?
Festival Budaya Kerinci 2026 Dibuka, Wagub Sani Dorong Kerinci Jadi Beranda Budaya Jambi
Polda Jambi Selidiki Dugaan PETI Skala Besar di TNKS Kerinci
Daftar Proyek Jalan Kerinci 2026: Ada Paket Rp8,5 Miliar hingga Rp450 Juta
Mantan Wartawan dan Mantan Anggota DPRD, Calon Kuat Dirut PDAM Kerinci. Ini Profilnya
Buyer Eropa Bidik Kayu Manis Kerinci, Peluang Ekspor Langsung Terbuka
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:30 WIB

Jalan Belui–Koto Lanang Dianggarkan Rp1,5 Miliar untuk 4 Km, Berapa Meter yang Bisa Diperbaiki?

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:14 WIB

Festival Budaya Kerinci 2026 Resmi Berakhir, Ini Pesan Bupati Monadi untuk Generasi Muda

Minggu, 25 Oktober 2026 - 18:12 WIB

Festival Budaya Sukses, Bagaimana Kerinci Bisa Tarik Wisatawan Dalam Negeri dan Mancanegara?

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:52 WIB

Festival Budaya Kerinci 2026 Dibuka, Wagub Sani Dorong Kerinci Jadi Beranda Budaya Jambi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 05:01 WIB

Polda Jambi Selidiki Dugaan PETI Skala Besar di TNKS Kerinci

Berita Terbaru