JAKARTA – Dompet digital atau e-wallet semakin menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia. Penggunaannya kini tidak sebatas untuk membayar belanja, tetapi juga mencakup berbagai kebutuhan mulai dari memesan makanan, membayar tagihan hingga membeli produk digital.
Perubahan kebiasaan tersebut terutama terlihat pada Generasi Z yang tumbuh bersama perkembangan internet dan teknologi digital.
Bagi kelompok pengguna ini, layanan keuangan digital dituntut mampu memberikan transaksi yang cepat, praktis, mudah digunakan, dan dapat memenuhi berbagai kebutuhan dalam satu aplikasi.
ShopeePay Jadi Dompet Digital yang Banyak Dipilih Gen Z
Riset Ipsos Indonesia 2026 yang dikutip dalam laporan Investor Daily menunjukkan tingginya penggunaan sejumlah dompet digital di kalangan Gen Z.
ShopeePay tercatat menjadi dompet digital yang paling sering digunakan dengan persentase 88% responden.
Di bawahnya terdapat DANA sebesar 72%, GoPay 68%, dan OVO 47%.
Pilihan tersebut tidak terlepas dari sejumlah pertimbangan pengguna. Sebanyak 57% responden menilai kepraktisan sebagai faktor penting ketika memilih dompet digital.
Sementara itu, 49% responden mempertimbangkan biaya administrasi dan 48% lainnya memperhatikan fleksibilitas penggunaan pada berbagai merchant.
Data tersebut memperlihatkan bahwa kemudahan menjadi salah satu faktor penting dalam persaingan layanan pembayaran digital.
Transaksi E-Wallet Makin Beragam
Penggunaan dompet digital juga semakin meluas. Aktivitas pengguna tidak hanya berpusat pada pembayaran di toko, tetapi sudah masuk ke berbagai kebutuhan rutin.
Beberapa transaksi yang banyak dilakukan antara lain belanja online, membeli makanan dan minuman, membayar tagihan listrik maupun internet, serta melakukan transfer ke rekening bank.
Frekuensi transaksi juga menunjukkan tingginya ketergantungan pengguna terhadap layanan tersebut.
Dalam riset tersebut, pengguna rata-rata melakukan sekitar 23 transaksi melalui dompet digital setiap bulan.
Artinya, e-wallet telah bergeser dari sekadar alternatif pembayaran menjadi salah satu alat transaksi yang digunakan secara rutin.
Kenapa Top Up E-Wallet Makin Penting?
Meningkatnya frekuensi transaksi otomatis membuat kebutuhan terhadap saldo digital ikut meningkat.
Pengguna membutuhkan proses top up e-wallet yang cepat dan mudah agar saldo selalu tersedia ketika hendak melakukan pembayaran.
Kemudahan pengisian saldo bahkan menjadi salah satu aspek yang diperhatikan pengguna ketika memilih layanan dompet digital.
Dalam riset Ipsos Indonesia 2026, ShopeePay memperoleh angka tertinggi untuk persepsi kemudahan top up, yakni 54%.
Berikutnya terdapat DANA sebesar 22%, GoPay 19%, dan OVO 5%.
Perbedaan tersebut menunjukkan bahwa pengalaman pengguna tidak hanya ditentukan oleh kemudahan ketika melakukan pembayaran, tetapi juga seberapa mudah pengguna mengisi kembali saldo mereka.
Dompet Digital Berpotensi Makin Melekat
Semakin banyak kebutuhan yang dapat dilakukan melalui satu aplikasi, semakin besar pula peluang masyarakat menjadikan dompet digital sebagai bagian dari rutinitas finansial.
Bagi Gen Z yang terbiasa dengan ekosistem digital, proses pembayaran, transfer, pembelian produk digital hingga pengisian saldo diharapkan dapat dilakukan secara cepat dan praktis.
Karena itu, persaingan penyedia e-wallet ke depan tidak hanya berkaitan dengan jumlah pengguna, tetapi juga pengalaman transaksi, biaya, jaringan merchant, keamanan serta kemudahan top up.
Dengan frekuensi penggunaan yang semakin tinggi, layanan pengisian saldo diperkirakan akan tetap menjadi bagian penting dari pertumbuhan ekosistem pembayaran digital di Indonesia.
FAQ
Apa dompet digital yang paling sering digunakan Gen Z?
Berdasarkan riset Ipsos Indonesia 2026 yang dikutip Investor Daily, ShopeePay menjadi yang paling sering digunakan dengan angka 88%, disusul DANA 72%, GoPay 68%, dan OVO 47%.
Berapa kali pengguna menggunakan e-wallet dalam sebulan?
Riset tersebut mencatat rata-rata pengguna melakukan sekitar 23 transaksi melalui dompet digital setiap bulan.
Mengapa top up e-wallet semakin penting?
Karena penggunaan dompet digital semakin sering untuk berbagai kebutuhan, pengguna membutuhkan saldo yang tersedia agar transaksi dapat dilakukan tanpa hambatan.
E-wallet bisa digunakan untuk apa saja?
Dompet digital dapat digunakan untuk berbagai transaksi, seperti belanja online, membeli makanan dan minuman, membayar tagihan, transfer ke rekening bank, hingga membeli produk digital.
Faktor apa yang dipertimbangkan saat memilih dompet digital?
Kepraktisan, biaya administrasi, dan fleksibilitas penggunaan di berbagai merchant menjadi sejumlah faktor yang dipertimbangkan pengguna.
Apakah kemudahan top up memengaruhi pengalaman pengguna?
Ya. Semakin mudah proses pengisian saldo, semakin praktis pengguna dalam mempertahankan saldo untuk kebutuhan transaksi sehari-hari. (*)
Editor : Fanda Yosephta









