IHSG Hari Ini Naik 1,14% ke 6.599,94! BBCA dan BBRI Melaju, Ini Daftar Sahamnya

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 1 September 2026 - 17:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, 1 September 2026 — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan Selasa, 1 September 2026, dengan penguatan signifikan. IHSG naik 1,14% atau 74,46 poin ke level 6.599,94.

Sepanjang perdagangan, IHSG bergerak di zona hijau dengan rentang 6.535 hingga 6.608. Penguatan indeks turut didukung kenaikan sejumlah saham berkapitalisasi besar, terutama sektor perbankan dan sejumlah emiten unggulan.

Berdasarkan data perdagangan, sebanyak 420 saham menguat, sementara 233 saham melemah dan 310 saham stagnan.

Nilai transaksi saham pada perdagangan hari ini mencapai sekitar Rp20,07 triliun, dengan volume transaksi mencapai 50,06 miliar saham. Kapitalisasi pasar BEI juga meningkat menjadi sekitar Rp11.531 triliun.

BBCA, BBRI hingga BREN Jadi Penggerak IHSG

Sejumlah saham big caps menjadi penopang utama penguatan IHSG.

Saham BBCA naik 1,93% ke level Rp6.600. Sementara itu, BBRI melonjak 4% menjadi Rp3.380.

Baca Juga :  Samsung Pertahankan Posisi Soundbar Nomor 1 Dunia Selama 12 Tahun

Saham BREN juga menguat 3,01% ke Rp3.420. Kemudian BMRI naik 2,13% menjadi Rp4.320.

Di sektor lainnya, saham AMMN bertambah 0,69% ke Rp4.360, sedangkan TLKM menguat 0,38% ke Rp2.610.

Sejumlah saham lain juga mencatat kenaikan, di antaranya DSSA sebesar 2,25% menjadi Rp1.135, ASII naik 2,50% ke Rp4.920, TPIA menguat 2,30% ke Rp2.000, SRAJ naik 2,55% ke Rp14.050, dan BRPT bertambah 2,52% menjadi Rp1.830.

Saham yang Melemah

Di tengah penguatan IHSG, beberapa saham justru bergerak di zona merah.

BYAN terkoreksi tipis 0,18% ke Rp14.050. Sementara DCII turun cukup dalam sebesar 3,95% ke Rp192.200.

Saham MORA melemah 1,80% menjadi Rp5.450. EMAS turun 8,33% ke Rp8.800, sedangkan BRMS terkoreksi 2,67% menjadi Rp730.

Baca Juga :  Plafon KUR Naik Jadi Rp 1 Miliar, Bunga Ditetapkan Flat 6 Persen

Pasar Masih Menunggu Kebijakan The Fed

Pergerakan pasar saham Indonesia masih dibayangi sentimen global, khususnya ekspektasi terhadap arah kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat atau The Federal Reserve (The Fed).

Tim riset Sinarmas Sekuritas menilai pergerakan IHSG masih berpotensi volatil karena pelaku pasar mencermati kebijakan suku bunga The Fed sekaligus perkembangan harga minyak dunia.

Kondisi tersebut membuat investor perlu mencermati perkembangan pasar global, arus dana asing, nilai tukar rupiah, serta kinerja saham-saham berkapitalisasi besar.

Dengan penutupan di level 6.599,94, perhatian investor selanjutnya akan tertuju pada kemampuan IHSG mempertahankan momentum penguatan pada perdagangan berikutnya.

Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual saham. Setiap keputusan investasi menjadi tanggung jawab masing-masing investor. (*)

Editor : Fanda Yosephta

Berita Terkait

Kurs Dolar AS Hari Ini 1 September 2026: Rupiah Menguat, Cek Harga USD di BCA, BRI, Mandiri dan BNI
Aturan Aset Kripto Baru OJK Mulai 1 September 2026, Ini yang Berubah dan Dampaknya bagi Investor
Samsung Galaxy S26 Ultra Jadi HP Android Terlaris Dunia, Ini Alasan Penjualannya Melonjak di Tengah RAMageddon
Harga Emas 1 September 2026: Antam Diprediksi Fluktuatif, Bisa Tembus Rp2,8 Juta per Gram?
Harga BBM 1 September 2026: Pertamax Turbo, Dexlite dan Pertamina Dex Naik
Harga BBM 1 September 2026: Pertalite Tetap Rp10.000, Pertamax Berpotensi Naik?
Bitcoin September 2026 Bisa Bergejolak? Ini 3 Tanda Peringatan yang Wajib Diwaspadai
Harga BBM Malaysia September 2026: RON 95 Rp8.767/Liter, Kuota Subsidi Naik Jadi 300 Liter
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 10:23 WIB

Kurs Dolar AS Hari Ini 1 September 2026: Rupiah Menguat, Cek Harga USD di BCA, BRI, Mandiri dan BNI

Selasa, 1 September 2026 - 05:00 WIB

Aturan Aset Kripto Baru OJK Mulai 1 September 2026, Ini yang Berubah dan Dampaknya bagi Investor

Selasa, 1 September 2026 - 04:08 WIB

Samsung Galaxy S26 Ultra Jadi HP Android Terlaris Dunia, Ini Alasan Penjualannya Melonjak di Tengah RAMageddon

Selasa, 1 September 2026 - 03:00 WIB

Harga Emas 1 September 2026: Antam Diprediksi Fluktuatif, Bisa Tembus Rp2,8 Juta per Gram?

Selasa, 1 September 2026 - 01:30 WIB

Harga BBM 1 September 2026: Pertamax Turbo, Dexlite dan Pertamina Dex Naik

Berita Terbaru