Kurs Dolar AS Hari Ini 1 September 2026: Rupiah Menguat, Cek Harga USD di BCA, BRI, Mandiri dan BNI

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 1 September 2026 - 10:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) mengawali perdagangan Selasa, 1 September 2026, dengan penguatan tipis. Rupiah berada di level Rp17.715 per dolar AS, menguat 7 poin atau sekitar 0,04%.

Pergerakan rupiah tersebut menjadi perhatian pelaku pasar, terutama di tengah dinamika nilai tukar global dan pergerakan mata uang negara-negara Asia.

Selain mengetahui posisi rupiah di pasar, masyarakat yang memiliki kebutuhan transaksi dolar AS juga perlu mencermati kurs jual dan kurs beli USD di bank, termasuk BCA, BRI, Bank Mandiri, dan BNI.

Kurs dolar AS BCA hari ini

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menetapkan kurs dolar AS yang berbeda berdasarkan jenis transaksi.

Berdasarkan e-rate, kurs beli dolar AS berada di Rp17.705, sedangkan kurs jual mencapai Rp17.725.

Untuk transaksi melalui TT counter, BCA menetapkan kurs beli sebesar Rp17.550 dan kurs jual Rp17.830 per dolar AS.

Sementara berdasarkan kurs bank notes, harga beli USD tercatat Rp17.550 dan harga jual Rp17.830.

Kurs dolar AS BRI hari ini

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) mematok kurs dolar AS e-rate dengan harga beli Rp17.638 dan harga jual Rp17.789.

Untuk transaksi TT counter, kurs beli dolar AS berada di Rp17.580, sedangkan kurs jual mencapai Rp17.880 per dolar AS.

Perbedaan kurs tersebut menunjukkan bahwa harga dolar dapat bervariasi tergantung jenis transaksi yang digunakan nasabah.

Kurs dolar AS Bank Mandiri hari ini

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) mencatat kurs dolar AS special rate dengan harga beli Rp17.690 dan harga jual Rp17.720.

Baca Juga :  Harga Emas Hari Ini 31 Agustus 2026: 1 Gram Rp2,67 Juta, Cek Daftar Lengkap hingga 1 Kg

Sementara untuk TT counter, kurs beli ditetapkan sebesar Rp17.520, sedangkan kurs jual Rp17.820.

Untuk transaksi bank notes, Bank Mandiri menetapkan kurs beli Rp17.530 dan kurs jual Rp17.830 per dolar AS.

Kurs dolar AS BNI hari ini

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) menetapkan kurs dolar AS special rate dengan harga beli Rp17.702 dan kurs jual Rp17.732.

Pada transaksi TT counter, kurs beli dolar AS berada di Rp17.530, sementara kurs jual sebesar Rp17.830.

Adapun untuk bank notes, BNI menetapkan kurs beli Rp17.565 dan kurs jual Rp17.865.

Daftar kurs dolar AS BCA, BRI, Mandiri dan BNI

Bank Jenis transaksi Kurs beli Kurs jual
BCA E-rate Rp17.705 Rp17.725
BCA TT Counter Rp17.550 Rp17.830
BRI E-rate Rp17.638 Rp17.789
BRI TT Counter Rp17.580 Rp17.880
Mandiri Special Rate Rp17.690 Rp17.720
Mandiri TT Counter Rp17.520 Rp17.820
Mandiri Bank Notes Rp17.530 Rp17.830
BNI Special Rate Rp17.702 Rp17.732
BNI TT Counter Rp17.530 Rp17.830
BNI Bank Notes Rp17.565 Rp17.865

Catatan: kurs dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kebijakan masing-masing bank dan kondisi pasar.

Rupiah menguat tipis terhadap dolar AS

Pada pembukaan perdagangan 1 September 2026, rupiah menguat sekitar 0,04% ke level Rp17.715 per dolar AS.

Penguatan rupiah juga terjadi bersamaan dengan apresiasi sejumlah mata uang Asia. Dolar Taiwan menguat sekitar 0,23%, rupee India naik 0,22%, sementara peso Filipina menguat 0,14%.

Di sisi lain, won Korea Selatan melemah 0,24%, ringgit Malaysia turun 0,20%, dan baht Thailand melemah 0,12% terhadap dolar AS.

Pergerakan tersebut menunjukkan bahwa pasar valuta asing masih dipengaruhi oleh sentimen regional dan perkembangan ekonomi global.

Baca Juga :  Acer Perkenalkan Laptop RAM 100GB di CES 2026

Apa arti kurs beli dan kurs jual dolar?

Kurs beli merupakan nilai yang digunakan bank ketika membeli dolar AS dari nasabah.

Sebaliknya, kurs jual merupakan nilai yang digunakan bank ketika menjual dolar AS kepada nasabah.

Karena itu, masyarakat yang ingin membeli dolar untuk perjalanan, pembayaran internasional, pendidikan, investasi, atau kebutuhan bisnis sebaiknya memperhatikan kurs jual yang berlaku pada saat transaksi.

Kesimpulan

Kurs dolar AS pada Selasa, 1 September 2026, masih berada di kisaran Rp17.500-Rp17.880, tergantung bank dan jenis transaksi.

Rupiah sendiri membuka perdagangan dengan penguatan tipis ke level Rp17.715 per dolar AS.

Bagi masyarakat yang hendak melakukan transaksi valuta asing, penting untuk mengecek kembali kurs secara langsung di bank karena nilai tukar dapat berubah sepanjang hari.

FAQ Kurs Dolar 1 September 2026

Berapa kurs dolar AS hari ini?
Rupiah dibuka di sekitar Rp17.715 per dolar AS pada 1 September 2026.

Berapa kurs jual dolar di BCA?
Kurs jual BCA berdasarkan e-rate tercatat Rp17.725 per dolar AS.

Berapa kurs dolar di BRI?
Kurs jual BRI untuk e-rate tercatat Rp17.789 per dolar AS.

Berapa kurs dolar di Bank Mandiri?
Kurs jual Mandiri special rate tercatat Rp17.720 per dolar AS.

Berapa kurs dolar di BNI?
Kurs jual BNI special rate tercatat Rp17.732 per dolar AS.

Apakah kurs dolar bisa berubah dalam satu hari?
Ya. Kurs dapat berubah mengikuti kondisi pasar valuta asing serta kebijakan masing-masing bank. (*)

Editor : Fanda Yosephta

Berita Terkait

IHSG Hari Ini 21 Oktober 2026 Menguat, Investor Menanti Keputusan BI Rate
BI Rate Diprediksi Naik Jadi 6% pada Oktober 2026, Rupiah Tembus Rp17.995 per Dolar AS
Indeks Bisnis-27 Menguat 0,49%, Saham MBMA dan DEWA Melonjak
Harga BBM 21 Oktober 2026 di Jambi, Sumbar dan Sumut, Pertamax hingga Dexlite
Euro Tertekan terhadap Dolar AS, UOB Prediksi EUR/USD Bergerak di Kisaran Ini
Suku Bunga AS Bertahan di 3,75–4 Persen, Pasar Menanti Keputusan The Fed 28 Oktober
Harga Toyota Fortuner Bekas Oktober 2026, Mulai Rp 135 Juta, Ini Daftar Lengkapnya
IHSG Melejit 5,65% ke 5.278, Saham BBCA, BBRI, dan BMRI Kompak Menguat
Berita ini 219 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:57 WIB

IHSG Hari Ini 21 Oktober 2026 Menguat, Investor Menanti Keputusan BI Rate

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:49 WIB

BI Rate Diprediksi Naik Jadi 6% pada Oktober 2026, Rupiah Tembus Rp17.995 per Dolar AS

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:25 WIB

Indeks Bisnis-27 Menguat 0,49%, Saham MBMA dan DEWA Melonjak

Rabu, 21 Oktober 2026 - 03:01 WIB

Euro Tertekan terhadap Dolar AS, UOB Prediksi EUR/USD Bergerak di Kisaran Ini

Rabu, 21 Oktober 2026 - 01:00 WIB

Suku Bunga AS Bertahan di 3,75–4 Persen, Pasar Menanti Keputusan The Fed 28 Oktober

Berita Terbaru